Kenali Daftar Buah untuk Melancarkan BAB Berikut Ini

Kesulitan buang air besar (BAB) yang disebut konstipasi atau sembelit sering kali mengganggu aktivitas harian. Untuk memperoleh pencernaan yang sehat, salah satu resepnya adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan secara rutin dan teratur. Dalam hal ini, ada beberapa buah yang lebih dianjurkan untuk dikonsumsi ketika konstipasi.

Kesulitan BAB atau konstipasi merupakan gangguan pencernaan yang umum dialami banyak orang sebagaimana terdapat hambatan di dalam sistem pencernaan. Konstipasi ditandai dengan pergerakan isi perut yang tidak normal. Gangguan proses pencernaan di usus menghasilkan tinja yang bertekstur kering dan padat sehingga sulit untuk dikeluarkan. Penderita konstipasi biasanya juga merasa belum lega walaupun sudah melakukan BAB. Gejala-gejala lain yang dapat dialami, antara lain:

  • BAB menjadi tidak mudah sehingga perlu mengejan.
  • Frekuensi BAB tidak normal yang terjadi kurang dari tiga kali dalam seminggu.
Fruits to ease constipation_compress

Utamakan Konsumsi Buah untuk Melancarkan BAB

Pada umumnya, penanganan BAB bisa dilakukan di rumah dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup. Beberapa hal di antaranya adalah dengan meningkatkan aktivitas berolahraga, perbanyak asupan cairan serta mengonsumsi jenis-jenis makanan yang tinggi serat.

Beberapa buah di bawah ini bisa Anda pilih untuk melancarkan BAB, yaitu:

Jeruk

Siapa yang tidak kenal dengan kepopuleran buah berwarna oranye ini? Sebuah jeruk ukuran besar mengandung sebanyak 4 gram serat dan menyediakan sekitar 86 kalori. Nilai gizi ini menjadikan jeruk sebagai buah untuk melancarkan BAB yang tepat karena mengandung serat tinggi.

Apel

Salah satu buah yang mudah dan banyak dijumpai di pasar, kios, atau toko buah umumnya adalah apel. Manfaat apel tidak hanya terdapat pada daging buah, kulitnya pun dapat dikonsumsi karena mengandung banyak serat. Serat alami pada apel berukuran sedang mencapai 3,3 gram.

Pir dan kiwi

Dua buah ini memang jarang ditemui dibandingkan jeruk dan apel. Anda bisa mendapatkan pir dan kiwi di supermarket atau toko buah segar. Untuk ukuran yang kecil, sebuah pir mengandung sekitar 4,4 gram serat. Adapun buah kiwi termasuk golongan buah dengan tinggi serat dan rendah gula sehingga aman untuk kesehatan perut. Dari satu buah kiwi saja sudah memberikan 5 gram serat dan vitamin C dua kali lebih banyak dari angka kecukupan harian.

Waspadai Buah-buahan Ini karena Justru Memicu Konstipasi

Terlepas dari adanya buah-buahan untuk melancarkan BAB, ada juga buah-buahan yang justru memicu konstipasi. Anda dianjurkan menghindari buah-buah di bawah ini untuk mencegah gejala atau memperparah konstipasi yang sudah diderita.

Pisang

Buah ini bagai pedang bermata dua karena bisa berefek meredakan atau malah memicu konstipasi. Efek yang berbeda ini dipengaruhi dari kematangan buahnya. Pisang hijau yang belum matang bisa memicu konstipasi. Sedangkan, pisang yang matang memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga bisa melancarkan BAB. Jadi, bukan sepenuhnya dihindari, tetapi lebih jeli dalam memilih pisang yang sudah matang dan berkualitas untuk mengatasi konstipasi secepatnya.

Kesemek

Serupa dengan pisang yang berefek ganda, konsumsi buah kesemek perlu diperhatikan juga. Kesemek yang terasa terlalu asam mengandung asam tanin yang tinggi. Hal ini al dapat melambatkan pergerakan makanan menuju usus dan memperburuk kondisi sulit BAB. Namun, kesemek yang terasa manis cenderung aman bagi kondisi konstipasi.

Lebih Baik Dimakan Langsung atau Diproses?

Tidak perlu repot, Anda bisa mengonsumsi buah untuk melancarkan BAB di atas secara langsung atau diproses. Namun, tentu saja lebih baik untuk dikonsumsi dalam keadaan buah masih segar. Sebagai variasi yang tetap menyehatkan, buah apel dan pir dapat diolah menjadi minuman jus. Dua jenis jus ini dapat meningkatkan kandungan cairan dan frekuensi pergerakan usus.

Jika mengonsumsi buah-buahan masih belum mampu meredakan atau malah memperparah konstipasi yang dialami, maka dianjurkan untuk berkonsultasi kepada dokter. Segera hubungi dokter jika sembelit yang dialami disertai sakit perut, terdapat darah di dalam kotoran, dan berat badan menurun.

Konstipasi yang tidak reda selama tiga minggu lebih juga dianjurkan untuk terus berkonsultasi kepada dokter. Pada kondisi ini, mengonsumsi buah untuk melancarkan BAB mungkin tidak akan memiliki pengaruh secara signifikan dalam meredakan konstipasi parah. Konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi yang dialami.