Kentang goreng merupakan salah satu makanan favorit. Namun, kalori kentang goreng yang tinggi membuat penggemar kentang goreng harus berhati-hati. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menekan efek negatif dari kentang goreng tersebut, khususnya dengan memerhatikan cara pengolahannya.

Kentang memang mengandung beragam nutrisi. Namun, kentang goreng dianjurkan untuk dikonsumsi secara terbatas. Bahkan, porsi sedang kentang goreng di restoran siap saji umumnya mengandung 300-400 kalori.

Kentang Goreng Dinilai Tidak Sehat, Ini Cara Mengakalinya - Alodokter

Kentang Goreng Tinggi Kalori dan Lemak

Kentang goreng bersama dengan makanan goreng lain memang sangat menggoda. Renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam, sehingga dapat membuat orang ingin terus mengonsuminya.

Dalam sebuah studi diungkap, kentang goreng merupakan makanan tinggi kalori dan sangat berkaitan dengan penambahan berat badan. Selain mengandung tinggi kalori, satu porsi sedang kentang goreng di restoran siap saji mengandung sekitar 300-500 miligram sodium atau garam. Jadi bila Anda sering mengonsumsi kentang goreng yang dibumbui dengan garam, Anda mungkin merasakan perut kembung setelahnya. Kadar garam yang tinggi itulah diyakini sebagai penyebabnya.

Sementara itu, kentang goreng yang digoreng dengan minyak sayur yang dicampur hidrogen (minyak hidrogenasi) akan menghasilkan kandungan lemak trans. Minyak jenis ini banyak dimanfaatkan restoran dengan tujuan produk yang digoreng akan lebih tahan lama.

Lemak trans tersebut sangat berbahaya bagi tubuh. Konsumsi lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat yaitu low density lipoprotein (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik yaitu high density lipoprotein (HDL). Hal ini yang kemudian dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penting Mengubah Cara Mengolah Kentang

Cara memasak merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menentukan kalori kentang yang akan dimasak. Berikut ada beberapa cara dalam memasak kentang yang baik:

  • Memanggang kentang
    Sebenarnya Anda lebih dianjurkan untuk memanggang kentang dibandingkan menggoreng. Hal itu karena memanggang kentang akan memberikan lebih banyak manfaat dengan memangkas kalori dan lemak. Cara ini juga dapat membantu kondisi tidak nyaman pada perut, termasuk akibat asam lambung yang dapat dipicu oleh makanan berminyak dan berlemak.
  • Menggunakan minyak zaitun
    Jika kentang goreng selama ini menggunakan minyak yang mengandung banyak lemak dan kalori, coba mengganti dengan minyak zaitun yang baik untuk kesehatan jantung. Caranya, gunakan dua sendok makan minyak zaitun pada kentang sebelum dipanggang.
  • Mengoleskan kaldu sayuran atau putih telur
    Jika Anda ingin mengurangi lebih banyak lagi kalori, cobalah memanggang kentang tanpa menggunakan minyak sama sekali. Akan tetapi, Anda bisa menggantinya dengan mengoleskan kaldu dari sayuran atau putih telur yang sudah dikocok. Kemudian, panggang selama beberapa menit hingga tampak kecokelatan.
  • Mengganti garam dengan rempah-rempah
    Jika Anda membuat kentang panggang di rumah, Anda juga bisa mengganti garam dengan beragam rempah-rempah untuk memperkaya rasa pengganti kentang goreng, seperti menggunakan bawang putih, paprika, jintan, dan lain-lain.

Bagi Anda penggemar kentang goreng, mengubah cara mengolah kentang dapat dilakukan sebagai langkah mencegah risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan. Jika perlu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapat resep atau informasi yang tepat dan aman dalam mengolah kentang.