Sebagian orang memilih keramas tanpa sampo karena dinilai lebih minim paparan bahan kimia dan katanya bagus untuk kesehatan rambut serta kulit kepala. Lantas, apakah anggapan tersebut benar? Yuk, simak fakta dan cara tepat melakukannya di sini!
Metode keramas tanpa sampo atau lebih dikenal dengan no poo cukup dikenal di masyarakat. Soalnya, mulai banyak orang yang mengkhawatirkan dampak buruk paparan bahan kimia pada sampo untuk kesehatan rambut dan kulit kepala.

Apalagi, kebanyakan sampo konvensional mengandung surfaktan, sulfat, dan silikon yang tujuannya adalah membuat rambut bersih dan tampak berkilau. Namun, di sisi lain, bahan-bahan kimia tersebut ternyata bisa membuat rambut menjadi kering karena menghilangkan minyak alami kulit kepala.
Fakta di Balik Metode Keramas Tanpa Sampo
Mendengar metode keramas tanpa sampo, wajar kalau kamu langsung kepikiran rambut akan lepek, bau, atau gatal. Soalnya, metode ini populer di negara yang udaranya dingin dan kering, berbeda dengan Indonesia yang panas, lembap, dan bikin kulit kepala cepat berkeringat.
Keramas tanpa sampo bukan berarti hanya pakai air. Metode ini tetap menggunakan bahan alami, seperti cuka apel, baking soda, atau minyak kelapa yang bisa membantu membersihkan rambut.
Metode ini dinilai dapat membantu kulit kepala mempertahankan minyak alaminya sehingga rambut tidak terlalu kering atau mudah gatal. Beberapa manfaat lain yang mungkin dirasakan antara lain:
- Rambut tampak lebih bervolume
- Rambut terasa lebih halus
- Ketombe ringan berkurang
- Rambut kering jadi tidak mudah kusut
Tapi manfaat ini bisa berbeda pada tiap orang, tergantung kondisi kulit kepala serta bahan alami yang digunakan.
Kalau kulit kepalamu berminyak, cuka apel atau baking soda dapat membantu mengurangi minyak berlebih. Jika kulit kepala kering, minyak kelapa bisa membantu menjaga kelembapan rambut. Untuk kulit kepala normal, keramas dengan air saja kadang cukup, tergantung aktivitas dan kondisi lingkungan.
Namun, perlu diingat, iklim panas dan lembap di Indonesia membuat kulit kepala lebih mudah berkeringat dan cepat berbau. Aktivitas di luar ruangan atau penggunaan hijab juga bisa membuat rambut lebih cepat lepek, sehingga tidak semua orang cocok dengan metode ini.
Intinya, keramas tanpa sampo bisa bermanfaat kalau bahan dan metodenya sesuai dengan kondisi kulit kepalamu. Bila kamu memiliki masalah kulit tertentu atau ragu apakah metode ini cocok untukmu, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Cara Melakukan Keramas Tanpa Sampo
Cara keramas tanpa sampo bisa dikatakan lebih praktis daripada keramas dengan sampo. Jika ingin menggunakan cuka apel dan baking soda, cukup larutkan sedikit baking soda dengan 2–3 sdm cuka apel. Campurkan bahan tersebut dengan air, lalu ratakan ke atas kulit kepala. Diamkan selama 2–3 menit sebelum dibilas.
Untuk penggunaan minyak kelapa, oleskan sedikit minyak kelapa ke bagian ujung dan tengah rambut, lalu diamkan sekitar 15–30 menit. Setelah itu, bilas dengan air hingga sisa minyaknya tak lagi menempel di rambut.
Kalau ingin keramas hanya dengan air, kamu bisa gunakan waslap basah untuk membersihkan kulit kepala sebelum membilas semua bagian rambut dengan air. Bagaimana, cukup mudah dan praktis, kan?
Sebagai catatan, rambutmu mungkin akan terasa lebih berminyak pada 2–3 minggu pertama keramas tanpa sampo. Hal ini normal terjadi dan minyak di kulit kepalamu perlahan akan seimbang di minggu-minggu selanjutnya.
Akan tetapi, jika sudah lebih dari 3 minggu minyak di kulit kepalamu tidak berkurang atau justru malah semakin berminyak, hentikan metode keramas tanpa sampo, ya. Lebih baik konsultasikan ke dokter melalui chat di ALODOKTER untuk mendapatkan saran metode keramas yang tepat dan sesuai dengan kondisi kulit kepalamu.