Meski tidak semua kista ovarium dapat dicegah, menerapkan langkah pencegahan tetap penting untuk dilakukan guna membantu menurunkan kemungkinan terbentuknya kista. Selain itu, kebiasaan menjaga kesehatan juga berperan dalam membantu mengenali gangguan pada ovarium sejak dini. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum muncul komplikasi.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kista ovarium, yaitu:
1. Melakukan pemeriksaan ginekologi rutin
Pemeriksaan panggul dan USG secara berkala penting dilakukan, terutama bagi wanita yang memiliki riwayat keluarga atau faktor risiko tertentu. Melalui pemeriksaan ini, kista ovarium dapat diketahui lebih awal, sehingga penanganan dapat segera dilakukan sebelum menimbulkan komplikasi.
2. Mencatat dan memantau siklus menstruasi
Perhatikan bila terjadi perubahan pada pola haid, seperti menstruasi tidak teratur, nyeri hebat, atau perdarahan di luar jadwal. Catat pula keluhan lain yang terasa tidak biasa. Jika perubahan tersebut terus berulang, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.
3. Menggunakan kontrasepsi hormonal sesuai anjuran dokter
Pil KB atau kontrasepsi hormonal lainnya dapat membantu menstabilkan hormon dan menurunkan risiko terbentuknya kista fungsional pada sebagian wanita. Namun, penggunaannya sebaiknya sesuai anjuran dokter dan tidak dilakukan secara sembarangan.
4. Menjaga berat badan ideal dan pola hidup sehat
Berat badan berlebih dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan meningkatkan risiko terbentuknya kista ovarium. Untuk mencegahnya, biasakan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak buah dan sayur, serta lakukan aktivitas fisik secara teratur.
5. Menghindari penggunaan obat hormonal tanpa pengawasan dokter
Sebelum mengonsumsi obat atau suplemen yang mengandung hormon, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya, konsumsi obat atau suplemen yang mengandung hormon tanpa pengawasan dapat mengganggu keseimbangan hormon alami tubuh dan membuat ovarium bekerja terlalu keras. Efeknya, potensi untuk mengalami kista ovarium meningkat.
6. Mengelola stres dengan baik
Stres yang berlangsung lama dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti berolahraga, melakukan relaksasi, meditasi, atau menjalani aktivitas yang menyenangkan.
Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami nyeri panggul yang menetap, perut terasa penuh, atau perubahan siklus haid yang drastis. Keluhan-keluhan tersebut perlu dievaluasi agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sejak dini.
Pencegahan kista ovarium memang tidak selalu bisa dilakukan sepenuhnya. Namun, dengan menerapkan langkah-langkah di atas, risiko dapat dikurangi dan kesehatan reproduksi tetap terjaga. Pemeriksaan rutin menjadi kunci utama agar masalah dapat terdeteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi komplikasi.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin mendiskusikan keluhan yang dirasakan, Anda dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.