Lactobacillus Acidophilus

Pengertian Lactobacillus Acidophilus

Lactobacillus acidophilus adalah probiotik atau bakteri baik yang hidup di sistem pencernaan tubuh manusia. Bakteri ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam saluran cerna, sehingga dapat menghentikan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya penyebab diare. L. acidophilus bersama bakteri baik lainnya dalam saluran cerna akan menghasilkan asam laktat dalam menghentikan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya dalam saluran cerna.

Selain terkandung dalam produk-produk hasil fermentasi seperti yogurt, Lactobacillus acidophilus juga tersedia dalam bentuk suplemen. L. acidophilus yang tersedia dalam bentuk suplemen masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan keamanannya.

Merek dagang: Lacto-B, L-Bio, Probiokid

LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS - alodokter

Tentang Lactobacillus Acidophilus

Golongan Suplemen, probiotik
Kategori Obat bebas
Manfaat Menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran cerna
Dikonsumsi oleh Dewasa dan Anak-anak (usia di atas 3 tahun)
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan.Lactobacillus Acidophilus belum diketahui dapat diserap ke dalam ASI atau tidak. Bagi ibu menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.
Bentuk obat Tablet salut selaput, kapsul, serbuk (granule)

Peringatan:

  • Penggunaan probiotik yang mengandung Lactobacilus acidophilus untuk anak kurang dari 3 tahun sebaiknya dalam pengawasan dokter.
  • Informasikan riwayat kesehatan Anda kepada dokter, terutama bila sedang atau pernah mengalami short bowel syndrome atau sindrom usus pendek, intoleransi laktosa, sistem kekebalan tubuh yang lemah, diare lebih dari 2 hari, gangguan pada perut, serta infeksi pada vagina dan saluran kemih.
  • Hati-hati penggunaan acidophilus pada pasien yang juga rutin mengonsumsi obat kortikosteroid, seperti pasien setelah transplantasi organ karena berisiko menimbulkan efek samping.
  • Beri tahu dokter apabila sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herba.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi Lactobacillus acidophilus, segera temui dokter.

Dosis Lactobacillus Acidophilus

Dosis Lactobacillus acidophilus ditentukan dengan satuan colony forming units (CFU) atau unit pembentuk koloni. Belum ada dosis yang tetap untuk Lactobacillus acidophilus, tetapi dosis yang biasanya dianjurkan adalah 1-10 milyar CFU per hari dan dibagi menjadi 3-4 kali jadwal konsumsi. Untuk lebih pasti, tanyakan kepada dokter atau baca keterangan yang tertera pada kemasan obat. Bila diminum bersama antibiotik, berikan jarak 2-3 jam

Mengonsumsi Lactobacillus Acidophilus dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca keterangan yang tertera pada kemasan obat.

Suplemen Lactobacillus acidophilus tersedia dalam bentuk tablet salut selaput. Jangan mengonsumsi suplemen dengan mengunyah atau membelahnya. Suplemen harus dikonsumsi secara utuh.

Suplemen Lactobacillus acidophilus dapat dikonsumsi setelah atau sebelum makan. Disarankan untuk diminum bersamaan dengan susu atau jus buah.

Penggunaan suplemen Lactobacillus acidophillus dalam bentuk serbuk (granule) dapat berbeda. Beberapa produk dapat dikonsumsi secara langsung, namun ada pula yang harus dicampurkan terlebih dahulu dengan air. Baca petunjuk kemasan atau konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat.

Konsumsi suplemen Lactobacillus acidophilus secara rutin, agar memperoleh hasil pengobatan yang maksimal. Hindari mengurangi atau menambahkan dosis tanpa anjuran dokter.

Jika gejala tidak kunjung membaik, segera temui dokter.

Interaksi Obat

Efektivitas Lactobacillus acidophilus akan berkurang, jika digunakan dengan antibiotik.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Lactobacillus Acidophilus

Efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi suplemen Lactobacillus acidophilus adalah:

  • Perut kembung
  • Sakit perut
  • Diare

Segera temui dokter, jika terjadi efek samping berikut:

  • Biduran
  • Sesak napas
  • Pembengkakan di wajah, lidah, mulut, dan tenggorokan
Ditinjau oleh : dr. Tjin Willy

Referensi