Lenacapavir adalah obat untuk mencegah dan menangani infeksi virus HIV tipe 1 (HIV-1) pada orang dewasa dan remaja. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan suntik. Penggunaan lenacapavir harus berdasarkan resep serta pengawasan dokter.
Lenacapavir bekerja dengan cara menghambat fungsi kapsid virus HIV-1, yaitu lapisan protein pelindung yang membungkus materi genetik virus. Dengan mekanisme kerja tersebut, obat ini mampu memperlambat atau menghentikan perkembangan virus di dalam tubuh.

Pada pencegahan HIV, lenacapavir digunakan sebagai terapi tunggal, sedangkan untuk pengobatan HIV, obat ini umumnya dikombinasikan dengan obat HIV lainnya. Lenacapavir dijadikan pilihan terapi bagi pasien HIV yang mengalami resistensi atau tidak bisa menjalani terapi dengan obat HIV lainnya.
Di luar negeri, lenacapavir tersedia dengan merek dagang Sunlenca dan Yeztugo. Sementara itu, di Indonesia sendiri hingga kini belum ditemukan merek dagang lenacapavir yang terdaftar resmi di BPOM.
Apa Itu Lenacapavir
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antiretroviral |
| Manfaat | Menangani infeksi virus HIV tipe 1 (HIV-1) |
| Digunakan oleh | Dewasa dan remaja dengan berat badan ≥35 kg |
| Lenacapavir untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini. | |
| Lenacapavir untuk ibu menyusui | Lenacapavir bisa digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai dengan anjuran dokter. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait pilihan obat yang lebih aman, terutama jika bayi lahir prematur atau usianya belum genap 1 bulan. |
| Bentuk obat | Tablet dan suntik |
Peringatan sebelum Menggunakan Lenacapavir
Lenacapavir hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum menggunakan obat ini:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Lenacapavir tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap obat ini atau obat antiretroviral lainnya.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit hati, peradangan, atau penyakit infeksi lain.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, implan, atau cincin vagina.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan lenacapavir.
Dosis dan Aturan Pakai Lenacapavir
Dosis lenacapavir akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien, riwayat pengobatan HIV sebelumnya, dan respons tubuh terhadap obat. Umumnya, dosis awal diberikan secara oral atau suntik, kemudian dilanjutkan dengan dosis pemeliharaan melalui suntikan subkutan/SC (di dalam kulit).
Berikut adalah beberapa opsi dosis lenacapavir untuk penanganan HIV pada dewasa dan remaja dengan berat badan ≥35 kg:
Opsi 1:
- Hari ke-1: 927 mg (2 vial) melalui suntik subkutan dan 600 mg secara oral (2 tablet 300 mg).
- Hari ke-2: 600 mg secara oral (2 tablet 300 mg).
Opsi 2:
- Hari ke-1 dan ke-2: Masing-masing 600 mg secara oral (2 tablet 300 mg).
- Hari ke-8: 300 mg secara oral (1 tablet 300 mg).
- Hari ke-15: 927 mg (2 vial) melalui suntik subkutan.
Setelah itu dilanjutkan dosis pemeliharaan sebesar 927 mg melalui suntik subkutan setiap 6 bulan (26 minggu).
Cara Menggunakan Lenacapavir dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum menggunakan lenacapavir. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Untuk lenacapavir bentuk tablet, ikutilah cara penggunaan yang benar berikut ini:
- Minumlah lenacapavir tablet sebelum atau sesudah makan. Telan lenacapavir tablet secara utuh dengan air putih.
- Konsumsilah lenacapavir pada waktu yang sama setiap harinya. Jika Anda lupa, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
- Patuhi jadwal kontrol yang diberikan oleh dokter. Selama menggunakan obat ini, Anda akan diminta untuk menjalani tes darah secara rutin guna memantau perkembangan penyakit HIV dan efek samping obat.
- Simpan lenacapavir di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Lenacapavir suntik diberikan lewat suntikan subkutan/SC (di dalam kulit) oleh dokter atau petugas medis yang diberi instruksi oleh dokter. Sebaiknya gunakan pakaian dengan lengan yang mudah digulung agar proses penyuntikkan lebih mudah.
Interaksi Lenacapavir dengan Obat Lain
Ada interaksi yang bisa terjadi jika lenacapavir digunakan bersama dengan obat lain, yaitu:
- Penurunan efektivitas lenacapavir jika digunakan dengan phenobarbital, phenytoin, rifampicin, atau efavirenz
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping lenacapavir jika digunakan dengan itraconazole, ketoconazole, atau antivirus lain, seperti ritonavir
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dengan rivaroxaban, dabigatran, atau edoxaban
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan lenacapavir bersama obat, suplemen, makanan, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Lenacapavir
Berikut ini adalah efek samping yang mungkin muncul setelah menggunakan lenacapavir:
- Reaksi pada area bekas suntikan, seperti kemerahan, nyeri, atau bengkak
- Pusing
- Sakit kepala
- Mual
Konsultasikan dengan dokter melalui chat jika efek samping di atas terjadi dan tidak kunjung membaik. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut.
Segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Lemah otot
- Demam
- Gangguan penglihatan
- Jantung berdebar
- Tremor
- Gangguan fungsi hati, seperti kulit dan mata menguning