Dalam merawat rambut dan mendapatkan penampilan yang menarik, pria tidak hanya cukup mengandalkan sisir dan air, tetapi juga perlu minyak rambut. Dengan minyak rambut, tatanan rambut yang diinginkan semakin mudah diwujudkan dan hasilnya pun lebih tahan lama.

Saat ini sudah semakin banyak tersedia produk perawatan untuk pria, salah satunya adalah minyak rambut. Minyak rambut untuk pria terdiri dari beberapa jenis dan tekstur, yang umumnya dikenal dengan wax, serum, pomade, dan gel.

 

Lengkapi Gaya Anda dengan Minyak Rambut - Alodokter

Jenis-Jenis Minyak Rambut untuk Pria

Minyak rambut pria berguna untuk menata rambut agar tampak bergaya, tetapi tetap berkesan natural. Meski begitu, penggunaan minyak rambut disarankan untuk disesuaikan dengan jenis rambut. Berikut adalah berbagai jenis minyak rambut untuk pria yang bisa dipakai sehari-hari, yaitu:

  • Krim
    Jika helaian rambut Anda bertipe tebal dan kasar, pilih minyak rambut bertekstur krim. Krim akan membuat rambut Anda tampak berkilau.
  • Wax
    Wax adalah minyak rambut berbahan lilin. Apabila Anda menginginkan gaya rambut agak berantakan yang natural tanpa terlihat basah dan kaku, gunakan minyak rambut pria jenis wax. Namun, hindari pemakaian wax jika jenis rambut Anda lemas dan panjang, karena minyak rambut ini dinilai terlalu berat bagi jenis rambut tersebut.
  • Pomade
    Pilihan lain jika Anda menginginkan penataan gaya rambut tertentu adalah menggunakan minyak rambut pria jenis pomade. Tekstur pomade hampir sama dengan wax, tetapi lebih lembut. Efek pemakaian pomade dapat membuat rambut tampak lebih basah, berkilau, dan melembutkan rambut yang susah diatur.
  • Gel
    Gel rambut umumnya mengandung polimer yang melapisi rambut, sehingga rambut lebih mudah dibentuk. Jika memiliki kulit kepala kering dan berketombe, hidari produk gel yang mengandung alkohol.
  • Serum
    Apabila Anda memiliki rambut keriting dan cenderung kering, serum adalah minyak rambut pria yang tepat. Serum berupa cairan yang digunakan dengan cara disemprotkan ke rambut. Serum berfungsi membuat rambut menjadi lebih lembut, berkilau, dan biasanya tidak digunakan untuk membentuk tatanan rambut.
  • Mousse
    Mousse ada yang berupa krim dan ada juga yang berbentuk cairan. Mousse bukanlah produk rambut berbahan dasar minyak, sehingga cocok digunakan oleh pemilik rambut berminyak. Fungsi mousse adalah menjadikan rambut tampak lebih mengembang dengan tampilan yang tetap alami tanpa terlihat menumpuk. Aplikasikan mousse ketika rambut masih dalam keadaan basah atau lembap. Setelah itu, ratakan mousse dengan cara menyisir rambut. 

Tips Menggunakan Minyak Rambut untuk Pria

Aturan memakai minyak rambut pria dan faktor kecocokan harus menjadi patokan ketika menggunakannya. Setidaknya ada tiga poin yang bisa Anda jadikan pertimbangan utama, di antaranya:

  • Ambil minyak rambut sedikit saja untuk menghindari pemakaian yang terlalu banyak. Gosokkan di telapak tangan sebelum diaplikasikan ke rambut agar minyak rambut lebih hangat dan cepat merata.
  • Saat memakainya, ratakan di seluruh kepala. Jangan sampai ada minyak rambut yang menggumpal atau lebih banyak hanya pada sisi tertentu agar penampilan Anda sempurna.
  • Minyak rambut pria dapat menyebabkan jerawat di kulit kepala, jika tidak dibersihkan dengan benar. Umumnya minyak rambut mengandung bahan berminyak yang dapat menyumbat kulit kepala. Jika kulit kepala berjerawat, hentikan dulu pemakaian minyak rambut.

Minyak rambut pria membantu dalam mengubah gaya rambut dalam waktu singkat sesuai selera. Meski demikian, jangan digunakan secara berlebihan untuk menghindari masalah pada rambut dan kulit kepala.