Bila gejala lupus (systemic lupus erythematosus/SLE) yang dialami ringan atau terkontrol, lupus tidak mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan tidak mengakibatkan komplikasi. Namun untuk beberapa orang, SLE dapat serius dan mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa.

SLE dan Komplikasi Penyakit Kardiovaskular

SLE dapat menyebabkan inflamasi pada jantung, pembuluh darah (vaskulitis) dan selaput jantung (perikarditis). Komplikasi sering berhubungan dengan pembekuan darah dan aterosklerosis yang mengakibatkan stroke dan serangan jantung. Risiko ini dapat dikurangi melalui langkah-langkah berikut:

  • Berolahraga secara teratur, setidaknya 2,5 jam dalam seminggu.
  • Menjaga berat badan dalam batasan ideal dan sehat.
  • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Hindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, gula, atau garam. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran setidaknya lima porsi dalam sehari.
  • Berhenti merokok.
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol.

SLE dan Komplikasi Lupus Nefritis

Peradangan yang terjadi pada ginjal untuk waktu yang lama akibat SLE memiliki potensi untuk menyebabkan penyakit ginjal yang lebih serius sampai gagal ginjal dan memerlukan cuci darah. Komplikasi ini disebut sebagai lupus nefritis.

Penyakit ini juga cenderung berkembang pada tahap awal SLE (biasanya dalam lima tahun pertama). Beberapa gejala lupus nefritis meliputi:

  • Rasa gatal.
  • Nyeri dada.
  • Mual,
  • muntah.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Sering buang air kecil.
  • Hematuria.
  • Pembengkakan pada kaki.

SLE dan Komplikasi pada Sel Darah

Anemia, peningkatan risiko perdarahan atau sebaliknya pembekuan darah, dapat diakibatkan oleh lupus.

SLE dan Kehamilan

Penderita SLE wanita harus waspada terhadap komplikasi yang dapat terjadi pada masa kehamilan. Komplikasi tersebut meliputi preeklamsia, kelahiran prematur, dan keguguran. Untuk mengurangi komplikasi, dokter akan menganjurkan untuk menunda kehamilan sampai peyakit terkontrol atau tenang.

SLE dan Komplikasi pada Otak

Jika lupus menyerang otak, gejala yang dirasakan adalah sakit kepala, pusing, perubahan perilaku, halusinasi, bahkan kejang dan stroke. Pada beberapa orang juga dapat mengalami gangguan memori.

Komplikasi Lainnya

Beberapa komplikasi lainnya yang mungkin dapat terjadi akibat lupus adalah:

  • Infeksi. Dikarenakan penderita lupus memiliki sistem imun yang lebih lemah akibat obat dan penyakit lupus itu sendiri, maka mereka rentan terkena infeksi. Infeksi yang sering terjadi pada penderita lupus biasanya meliputi infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur
  • Kematian jaringan tulang (nekrosis avaskular). Komplikasi ini terjadi pada saat aliran darah ke jaringan tulang berkurang, sehingga menyebabkan kerusakan tulang.

Perubahan Gaya Hidup Bagi Penderita Lupus

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penderita dalam menjaga pola hidup sehat adalah:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi seimbang. Penderita lupus sangat dianjurkan untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang. Makanan yang sangat dianjurkan untuk selalu dikonsumsi penderita lupus adalah buah-buahan, sayur, dan gandum. Terkadang pembatasan jenis makanan dan minuman tertentu diperlukan pada penderita lupus yang mengalami darah tinggi dan masalah pada ginjal.
  • Istirahat yang cukup. Penderita lupus sering mengalami kelelahan yang menetap. Oleh karena itu, dianjurkan untuk beristirahat dan tidur secara cukup.
  • Rutin berolahraga.Olahraga rutin dapat membantu penyembuhan saat lupus dalam fase aktif, menurunkan risiko serangan jantung, membantu mencegah depresi, serta menjaga kesehatan fisik secara umum.
  • Kontrol kepada dokter secara rutin. Untuk memantau perkembangan gejala lupus serta mencegah terjadinya komplikasi, penderita lupus dianjurkan untuk melakukan pengecekan medis secara rutin.
  • Berhenti m Menurut penelitian, tembakau diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit lupus. Karena itu disarankan untuk menghindari atau berhenti dari kebiasaan merokok untuk menekan risiko terjadinya penyakit ini.