Lupus memang tidak dapat dicegah sepenuhnya karena berkaitan dengan faktor genetik dan sistem imun. Meski demikian, beberapa upaya berikut dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya lupus atau mencegah kekambuhan gejalanya:
1. Menghindari paparan sinar matahari langsung
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memicu kambuhnya gejala lupus, terutama ruam kulit. Oleh karena itu, gunakan tabir surya, pakaian tertutup, dan batasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari.
2. Mengelola stres dengan baik
Stres berat dapat memicu perburukan keluhan lupus. Itulah sebabnya, penderita lupus disarankan untuk mengelola stres secara positif, misalnya dengan melakukan yoga, meditasi, atau beristirahat dan tidur yang cukup. Dengan cara tersebut, kondisi fisik maupun emosional dapat tetap stabil sehingga risiko kekambuhan dapat berkurang.
3. Menjaga daya tahan tubuh dan mencegah infeksi
Infeksi dapat memicu kekambuhan lupus. Menjaga kebersihan diri, rutin mencuci tangan, dan segera berobat bila sakit dapat membantu menurunkan risiko infeksi. Selain itu, penderita lupus juga disarankan untuk mengikuti anjuran dokter terkait vaksinasi yang aman dan sesuai dengan kondisinya.
4. Melakukan aktivitas fisik secara rutin
Olahraga ringan dan teratur, seperti berjalan kaki atau peregangan, dapat membantu menjaga kekuatan otot dan sendi serta meningkatkan kebugaran tubuh tanpa memperberat gejala. Aktivitas fisik juga bermanfaat untuk mengurangi rasa kaku pada sendi dan membantu menjaga suasana hati.
5. Menerapkan pola makan sehat dan seimbang
Mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang, termasuk buah, sayur, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh, dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Pola makan sehat juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan membantu mengontrol peradangan.
Selain itu, penderita lupus disarankan membatasi konsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh, terutama bila memiliki gangguan ginjal atau jantung.
6. Tidak merokok
Merokok dapat memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko komplikasi lupus, terutama pada jantung dan pembuluh darah. Kebiasaan merokok juga dapat menurunkan efektivitas pengobatan lupus yang sedang dijalani.
Oleh karena itu, berhenti merokok merupakan salah satu langkah penting untuk membantu menjaga kestabilan kondisi dan kesehatan jangka panjang penderita lupus.
Beristirahat dan tidur yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh memulihkan diri serta mengurangi rasa lelah yang sering dialami penderita lupus.
Selain itu, melakukan kontrol rutin ke dokter diperlukan agar kondisi lupus dapat terus dipantau, pengobatan disesuaikan dengan kebutuhan, dan komplikasi dapat dideteksi sejak dini, terutama pada penderita lupus atau orang dengan riwayat keluarga penyakit autoimun.
Penerapan pola hidup sehat dan kontrol rutin penting dilakukan untuk membantu mengendalikan lupus dan mencegah kekambuhan.
Jika Anda memiliki pertanyaan, mengalami keluhan baru, atau ingin memastikan langkah pencegahan yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui layanan chat agar mendapatkan saran medis sesuai kondisi Anda.