Obat sakit gusi bengkak perlu dikonsumsi dengan tepat, sesuai dengan penyebabnya. Meski gusi terbentuk dari jaringan yang kokoh dan tebal, namun gusi rentan mengalami masalah yang sering ditandai dengan gusi bengkak.

Untuk memastikan penyebab gusi bengkak, dokter akan melakukan sejumlah prosedur diagnosis, misalnya dengan wawancara penelusuran riwayat keluhan, pemeriksaan fisik, hingga foto Rontgen atau dengan tes darah untuk memeriksa berbagai kemungkinan penyebab. Setelah diagnosisnya diketahui, dokter dapat memberikan obat sakit gusi bengkak yang sesuai dengan penyebabnya.

Memahami Penyebab dan Obat Sakit Gusi Bengkak yang Tepat - Alodokter

Berbagai Penyebab Gusi Bengkak

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gusi bengkak, di antaranya:

  • Gingivitis
    Gingivitis atau radang gusi sering menjadi penyebab utama gusi bengkak. Gingivitis umumnya terjadi karena kebersihan mulut tidak terjaga, sehingga menyebabkan penumpukan plak yang mengandung banyak bakteri di gigi dan gusi. Jika tidak ditangani dengan tepat, gingivitis dapat memicu kondisi yang lebih parah yaitu periodontitis hingga gigi tanggal.
  • Cara menggosok gigi yang salah
    Banyak orang menggosok gigi terlalu keras, sehingga menyebabkan bagian-bagian rongga mulut, termasuk gusi luka atau bengkak. Seharusnya, menggosok gigi dilakukan secara perlahan dengan menggerakkan sikat gigi dari atas ke bawah, menggunakan bulu sikat yang halus. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir gusi akan terluka dan menjadi bengkak.
  • Pengaruh Hormonal
    Sejumlah wanita mengeluhkan gangguan pada gusi ketika memasuki masa pubertas, haid, hamil, atau menopause. Pembengkakan gusi pada masa ini dipengaruhi oleh peningkatan hormon. Ketika hormon meningkat, aliran darah ke gusi makin tinggi. Akibatnya, gusi menjadi bengkak.
  • Obat-obatan
    Ada beberapa jenis obat yang bisa menyebabkan gusi bengkak, antara lain obat anti kejang, obat penekan imun, atau obat penghambat kanal kalsium. Biasanya efek samping obat ini baru dirasakan sekitar 2-4 bulan setelah dikonsumsi.
  • Kekurangan vitamin C
    Kekurangan vitamin C bisa memicu terjadinya pembengkakan pada gusi. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kekurangan vitamin C, misalnya pola makan yang tidak mengandung cukup nutrisi, atau karena penyakit diabetes, stres, dan kebiasaan merokok.

Selain itu, perubahan anatomi tubuh di sekitar rongga mulut juga bisa memengaruhi gusi atau penampakan rongga mulut. Misalnya, perubahan ukuran tulang. Kondisi ini bisa membuat gusi tampak membengkak atau menonjol, padahal sebenarnya tidak. Bagian yang tampak menonjol di dinding rongga mulut tersebut bukanlah gusi, melainkan tulang. Sedangkan pada kasus yang lebih jarang, bengkak pada gusi bisa saja dipengaruhi oleh kista, tumor, hingga kanker.

Obat Sakit Gusi Bengkak dan Pencegahannya

Pada dasarnya, obat sakit gusi bengkak bermacam-macam. Penggunaan obat-obatan ini akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Obat-obatan itu terdiri dari:

  • Obat pereda nyeri
    Untuk meredakan rasa sakit akibat gusi bengkak, dokter mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri. Jenis dan dosis obat yang diberikan, akan disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Obat pembersih mulut
    Dokter mungkin akan meresepkan obat kumur untuk membersihkan mulut, yang mengandung chlorhexidine atau hidrogen peroksida. Pastikan selalu membaca keterangan di label kemasan sebelum menggunakan obat kumur ini.
  • Obat antibiotik
    Bila gusi bengkak disebabkan oleh infeksi, maka dokter mungkin akan memberikan obat antibiotik untuk membasmi bakteri yang menyebabkan infeksi pada gusi. Biasanya dokter meresepkan obat ini untuk dikonsumsi setidaknya selama tiga hari.

Dokter juga akan menyarankan perbaikan cara merawat kebersihan rongga mulut, serta perbaikan asupan nutrisi. Pada kondisi yang cukup berat, mungkin perlu dilakukan tindakan pembedahan.

Meski tersedia obat sakit gusi bengkak, namun lebih baik berusaha mencegahnya sejak awal dengan senantiasa menjaga kebersihan rongga mulut. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gusi bengkak, antara lain:

  • Menjaga kebersihan mulut dan menggunakan obat kumur.
  • Menggosok gigi dengan lembut setidaknya dua kali sehari.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Jauhkan diri dari pikiran yang berat dan menyebabkan stres.
  • Hindari rokok, serta minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas.

Obat sakit gusi bengkak sebaiknya dikonsumsi setelah konsultasi ke dokter terlebih dulu. Dokter akan memberikan obat yang sesuai dengan penyebab gusi bengkak. Yang terpenting, jagalah kebersihan mulut setiap hari.