Meski tidak ramai dibicarakan seperti jenis kanker lainnya, kanker usus merupakan penyebab kematian ketiga terbanyak di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker usus adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Kanker usus terbagi dalam dua jenis, yaitu kanker usus halus dan kanker usus besar. Kanker usus besar atau kanker kolorektal merupakan jenis kanker usus yang lebih sering terjadi dibanding kanker usus halus.

Memahami Penyebab Kanker Usus dan Faktor Risikonya - Alodokter

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus

Penyebab kanker usus, baik kanker usus kecil maupun kanker usus besar, belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa hal yang bisa membuat seseorang lebih berisiko terkena kanker usus, yaitu:

1. Usia

Sebuah studi menyatakan bahwa usia merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker usus. Lebih dari 90% kanker usus terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun. Kanker usus juga cenderung lebih banyak menyerang laki-laki dibandingkan perempuan.

2. Riwayat polip atau kanker usus dalam keluarga

Faktor risiko selanjutnya adalah riwayat polip atau kanker usus dalam keluarga. Jika Anda memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita polip atau kanker usus, maka risiko Anda untuk terkena kanker usus akan semakin tinggi.

3. Obesitas

Banyak penelitian yang menunjukkan adanya kaitan antara obesitas dengan peningkatan risiko terjadinya beragam jenis kanker, termasuk kanker usus. Hal ini karena penderita obesitas sering kali mengalami peningkatan kadar insulin dan insulin growth factor-1 (IGF-1). Tingginya kadar insulin dan IGF-1 tersebut sangat berkaitan dengan perkembangan sel-sel kanker.

4. Kebiasaan merokok

Sudah sejak lama, merokok diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya beberapa jenis kanker. Salah satunya adalah kanker usus. Hal ini karena rokok mengandung zat karsinogen yang dapat terhirup dan masuk ke dalam darah, kemudian menyebabkan kanker pada paru-paru serta berbagai organ lain, termasuk usus.

5. Konsumsi alkohol berlebihan

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker usus. Namun, mekanismenya berhubungan dengan faktor risiko yang lain, seperti obesitas dan riwayat kanker usus dalam keluarga.

Faktor-faktor lain yang juga dapat memperbesar risiko seseorang untuk terkena kanker usus adalah terapi radiasi di bagian perut, kebiasaan mengonsumsi daging merah dan olahannya, serta kurangnya aktivitas fisik atau olahraga.

Setelah mengetahui berbagai faktor risiko dan penyebab terjadinya kanker usus, mulai sekarang lakukanlah pencegahan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika Anda memiliki salah satu faktor risiko di atas, lakukanlah pemeriksaan rutin ke dokter untuk mendeteksi kanker secara dini.