Beberapa orang mungkin pernah atau sering merasa tidak enak badan setelah berhubungan seks. Meski umumnya tidak terlalu berbahaya, Anda tetap perlu waspada jika mengalaminya, karena kondisi ini bisa saja disebabkan oleh penyakit yang tengah diderita.

Berhubungan intim biasanya terasa menyenangkan bagi sebagian besar orang. Meski begitu, ada juga yang justru mengalami tidak enak badan setelah berhubungan seks, seperti nyeri vagina, nyeri panggul, sakit kepala, atau sakit perut.

Merasa Tidak Enak Badan Setelah Berhubungan Seksual? Ini Penyebabnya - Alodokter

Berbagai Penyebab Tidak Enak Badan Setelah Berhubungan Seks

Berikut adalah berbagai faktor yang bisa menyebabkan munculnya keluhan tidak enak badan setelah berhubungan seksual:

1. Reaksi emosional

Tak hanya rasa gembira, berhubungan seksual juga dapat memunculkan rasa cemas. Perasaan tersebut dapat dilatarbelakangi oleh banyak faktor, seperti masalah dengan pasangan, stres karena rutinitas, atau bahkan rasa cemas akan seks itu sendiri.

Reaksi emosional saat berhubungan seksual itulah yang bisa menyebabkan ketegangan pada otot perut dan panggul, serta gangguan pada pencernaan.

2. Penetrasi dalam

Masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) yang dalam dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seksual. Rasa sakit tersebut biasanya bersifat sementara dan akan hilang saat berubah posisi atau beristirahat.

3. Orgasme

Rasa sakit setelah orgasme disebut juga dengan disorgasmia. Saat mencapai orgasme, kuatnya kontraksi otot panggul dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian perut bawah dan panggul.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita hamil, wanita yang mengalami kista ovarium, endometriosis, dan penyakit radang panggul, serta pria yang sudah menjalani operasi pengangkatan prostat.

4. Udara

Saat berhubungan seksual, udara dapat terdorong dan terperangkap dalam vagina. Hal inilah yang mungkin membuat sebagian wanita merasa tidak nyaman pada area sekitar perut bagian atas atau dada setelah berhubungan seks. Gejala biasanya akan mereda setelah tubuh mengeluarkan gas.

5. Tekanan pada dada

Aktivitas seksual yang terlalu bersemangat atau posisi tertentu dapat menimbulkan tekanan pada dada yang bisa membuat beberapa orang pusing setelah berhubungan seks.

6. Hiperventilasi

Gairah seksual dapat menyebabkan tarikan napas menjadi lebih cepat dan memendek, yang disebut hiperventilasi. Saat ini terjadi, Anda akan lebih banyak membuang napas daripada mengambil napas, sehingga pernapasan tidak bekerja optimal untuk mendapatkan oksigen. Akibatnya, Anda akan merasa pusing, kelelahan, bahkan pingsan.

7. Vertigo

Vertigo juga bisa menjadi penyebab tidak enak badan setelah berhubungan seks. Hal ini biasanya dipicu oleh perubahan posisi kepala saat berbaring atau duduk di tempat tidur. Saat mengalami vertigo, Anda mungkin akan merasa pusing seolah-olah ruangan di sekitar berputar, mual, atau muntah.

8. Penyakit menular seksual

Meski jarang terjadi, penderita penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia, juga bisa mengalami gejala sakit perut setelah berhubungan seks. Selain itu, penderita juga mungkin mengalami nyeri saat buang air kecil dan bau yang tidak enak.

Itulah berbagai penyebab tidak enak badan setelah berhubungan seksual. Di samping faktor tersebut, tidak enak badan setelah berhubungan seksual bisa juga disebabkan oleh beberapa kondisi atau penyakit berikut:

Cara Mencegah dan Mengatasi Rasa Tidak Enak Badan Setelah Berhubungan Seksual

Untuk mencegah sekaligus mengatasi rasa tidak enak badan setelah berhubungan seks, berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

Minum dengan cukup

Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa menyebabkan tubuh mudah merasa lelah, pusing, atau sakit kepala. Untuk mencegahnya, minumlah air putih yang cukup sebelum dan setelah berhubungan seksual.

Atur pernapasan dengan baik

Cobalah untuk belajar mengatur napas dengan baik. Pasalnya, bernapas tergesa-gesa saat berhubungan seksual dapat meningkatkan kadar karbondioksida dan mengurangi asupan oksigen menuju otak, sehingga bisa membuat Anda merasa tidak enak badan.

Hindari perubahan posisi yang terlalu cepat

Perubahan posisi, baik dari tidur ke duduk atau duduk ke berdiri, bila dilakukan terlalu cepat bisa mengurangi aliran darah ke otak dan jantung, sehingga tak jarang membuat beberapa orang merasa pusing atau lemah sesaat.

Jika Anda merasakan hal tersebut, mulai sekarang cobalah untuk bergerak perlahan saat mengganti posisi tubuh.

Makan secara teratur

Seperti olahraga, seks juga bisa menyebabkan kadar gula darah menurun. Untuk mencegahnya, makanlah dengan teratur, terutama bagi Anda yang punya riwayat sakit maag.

Kurangi stres dan lakukan foreplay yang cukup

Tidak mood, stres, atau tidak siap untuk berhubungan seks bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, pastikan Anda mengelola stres dengan baik dan melakukan foreplay yang cukup bersama pasangan.

Konsultasikan ke dokter jika Anda terus-menerus merasa tidak enak badan setelah berhubungan seks guna mendapatkan penanganan yang tepat. Apalagi jika tidak enak badan setelah berhubungan seks disertai dengan gejala lain, seperti mual, gangguan penglihatan, kelelahan, atau kehilangan kesadaran.