Mesocon krim adalah obat oles yang mengandung mometasone furoate. Obat ini digunakan untuk mengurangi gejala peradangan, seperti gatal-gatal, bengkak, dan ruam pada kulit. Mesocon krim tergolong obat resep yang penggunaannya harus sesuai arahan dokter.
Mometasone furoate pada Mesocon krim bekerja dengan cara menghambat zat alami pemicu radang dan gatal pada kulit. Bahan aktif ini juga mengecilkan pembuluh darah di kulit yang meradang. Dengan begitu, keluhan akibat radang kulit bisa mereda.

Beberapa kondisi radang kulit yang bisa diobati dengan Mesocon krim yaitu:
- Dermatitis, termasuk eksim
- Psoriasis
- Alergi kulit
Mometasone furoate merupakan kortikosteroid topikal yang cukup kuat. Obat ini biasanya diresepkan dokter jika kortikosteroid topikal berkekuatan ringan, seperti hydrocortisone, tidak cukup efektif mengatasi gejala radang kulit.
Mesocon krim tersedia dalam kemasan tube 5 gr dan 10 gr. Mesocon krim dapat diperoleh dengan resep dokter.
Apa Itu Mesocon Krim
| Bahan aktif | Mometasone furoate |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kortikosteroid topikal |
| Manfaat | Meredakan gatal-gatal dan peradangan pada kulit |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia ≥2 tahun |
| Mesocon krim untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat oles berbahan mometasone furoate terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat oles ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Mesocon krim untuk ibu menyusui | Produk mometasone furoate, seperti Mesocon krim, aman untuk ibu menyusui selama digunakan dalam jangka pendek dan sesuai petunjuk dokter. |
| Pastikan bayi tidak bersentuhan langsung dengan area kulit Anda yang sedang diobati dengan Mesocon krim. | |
| Jika perlu menggunakan obat ini pada puting, oleskan setelah selesai menyusui dan jangan lupa untuk membersihkan sisa obat sebelum waktu menyusui selanjutnya. | |
| Bentuk obat | Krim |
Peringatan sebelum Menggunakan Mesocon Krim
Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan Mesocon krim meliputi:
- Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami iritasi atau alergi terhadap obat oles. Bila memungkinkan, beri tahu juga jenis obatnya. Mesocon krim tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap mometasone furoate.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah mengalami iritasi kulit setelah menggunakan obat lain yang termasuk kortikosteroid topikal, seperti triamcinolone topikal.
- Jangan menggunakan krim mometasone furoate untuk mengobati jerawat, rosacea, atau dermatitis perioral. Obat ini juga tidak boleh digunakan untuk mengobati ruam popok.
- Hindari penggunaan Mesocon krim jika Anda sedang mengalami infeksi kulit, seperti herpes, skrofuloderma atau tuberkulosis kulit, impetigo, atau kandidiasis kulit. Infeksi kulit perlu diobati terlebih dahulu sebelum menggunakan produk mometasone furoate.
- Diskusikan mengenai penggunaan Mesocon cream ke dokter jika Anda memiliki penyakit liver, katarak, glaukoma, diabetes, atau gangguan kelenjar adrenal, seperti sindrom Cushing.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang mengalami kondisi yang menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial, misalnya meningitis, cedera kepala, tumor otak, stroke, atau aneurisma otak.
- Berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Mesocon krim jika terdapat luka bakar, luka tusuk, atau luka bernanah di area kulit yang akan diobati.
- Beritahukan dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan produk herbal, suplemen, atau obat tertentu, termasuk obat oles lain.
- Hindari pemakaian obat lain pada kulit yang sedang diobati dengan Mesocon krim, kecuali jika diperbolehkan dokter.
- Jangan mengoleskan Mesocon krim pada wajah, selangkangan, atau ketiak tanpa arahan dokter.
- Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping yang mengganggu setelah memakai Mesocon krim.
Dosis dan Aturan Pakai Mesocon Krim
Mesocon krim digunakan 1 kali sehari sampai gejala radang kulit mereda. Penggunaan obat ini tidak lebih dari 3 minggu.
Cara Menggunakan Mesocon Krim dengan Benar
Gunakanlah Mesocon krim sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasannya. Jangan menggunakan krim ini terlalu banyak atau terlalu sering, tetapi secukupnya saja sesuai aturan pakai. Penggunaan produk mometasone furoate secara berlebihan bisa menimbulkan iritasi kulit.
Gunakanlah Mesocon krim sesuai petunjuk berikut:
- Cuci tangan dan keringkan sebelum menggunakan Mesocon cream. Bersihkan dan keringkan juga area kulit yang akan diobati.
- Oleskan Mesocon krim tipis-tipis di area kulit yang perlu diobati hingga merata.
- Jangan menutup atau membalut area yang diolesi Mesocon krim dengan perban, kecuali atas saran dokter.
- Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah menggunakan Mesocon krim, kecuali yang diobati area tangan.
- Bila Mesocon krim tidak sengaja mengenai mata, atau bagian dalam hidung, mulut, vagina, maupun anus, segera bilas area tersebut dengan air bersih.
- Jika lupa menggunakan Mesocon krim, segera pakai obat ini begitu teringat. Namun, bila sudah dekat dengan jadwal pemakaian berikutnya, tidak perlu mengoleskan obat ini lebih banyak pada pemakaian selanjutnya.
- Hubungi dokter jika gejala radang kulit belum mereda dalam waktu 2 minggu memakai Mesocon krim. Guna mendapat penanganan yang cepat, lakukan konsultasi online dengan dokter. Jika keluhan makin parah sebelum 2 minggu, segeralah ke dokter.
- Simpan Mesocon krim di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari panas serta lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan Mesocon krim yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat oles dalam kemasan tube tidak boleh digunakan lebih dari 3 bulan setelah kemasan dibuka.
Interaksi Mesocon Krim dengan Obat Lain
Mesocon krim sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat oles lain, seperti antijamur topikal yang kuat atau antibiotik topikal, karena dapat meningkatkan risiko iritasi kulit. Hindari juga penggunaan dua obat kortikosteroid topikal di area yang sama tanpa persetujuan dokter.
Agar terhindar dari efek interaksi yang merugikan, jangan mengoleskan Mesocon krim bersama produk perawatan kulit atau obat oles lain pada area kulit yang sama, kecuali jika dianjurkan dokter.
Efek Samping dan Bahaya Mesocon Krim
Mesocon krim dapat menimbulkan rasa perih, panas, atau gatal sesaat setelah pemakaian. Umumnya, efek samping tersebut bisa hilang dalam beberapa hari.
Stop penggunaan Mesocon krim dan segera temui dokter jika muncul reaksi alergi obat atau keluhan yang mengganggu, termasuk:
- Folikulitis
- Jerawat yang banyak
- Stretch mark
- Gejala infeksi kulit, seperti kemerahan, bengkak, dan benjolan berisi nanah
- Tumbuh bulu yang banyak atau hypertrichosis pada area kulit yang diobati
- Kulit menipis sehingga gampang memar atau berubah warna
- Gangguan penglihatan yang menetap, seperti pandangan buram atau berkabut, rabun jauh, buta warna, atau melihat lingkaran pelangi di sekitar sumber cahaya
Lewat fitur Buat Janji di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa membuat janji temu dengan dokter tanpa harus datang langsung ke tempat praktik. Cukup buka aplikasi, pilih dokter, dan atur waktu sesuai kebutuhan Anda.