Mounjaro adalah obat untuk mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 yang tersedia dalam bentuk pen suntik. Obat ini juga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan pada penderita obesitas, tetapi dosis dan penggunaannya harus dalam pengawasan dokter.
Mounjaro mengandung tirzepatide, yaitu kandungan yang bekerja sebagai agonis reseptor glucose-dependent insulinotropic polypeptide (GIP) dan glucagon-like peptide-1 (GLP-1). Melalui mekanisme kerja tersebut, tirzepatide membantu meningkatkan pelepasan insulin saat kadar gula darah tinggi, menekan produksi glukagon, serta memperlambat pengosongan lambung.

Selain membantu mengontrol kadar gula darah, tirzepatide juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan sehingga dapat mendukung penurunan berat badan. Oleh karena itu, Mounjaro dapat digunakan untuk menurunkan berat badan pada penderita obesitas, baik dengan maupun tanpa diabetes tipe 2.
Mounjaro tersedia dalam bentuk pen suntik yang masing-masing berisi 4 dosis. Obat ini tersedia dalam beberapa ukuran kandungan, yaitu 2,5 mg, 5 mg, 7,5 mg, 10 mg, 12,5 mg, dan 15 mg tiap 0,6 ml.
Apa Itu Mounjaro
| Bahan aktif | Tirzepatide |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antidiabetes golongan agonis reseptor GIP dan GLP-1 (dual GIP/GLP-1 receptor agonist) |
| Manfaat | Mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 |
| Membantu menurunkan berat badan pada pasien obesitas | |
| Digunakan oleh | Dewasa (usia >18 tahun) |
| Mounjaro untuk ibu hamil | Kategori D: Kandungan tirzepatide dalam Mounjaro berisiko menyebabkan gangguan perkembangan janin. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan diabetes yang aman pada masa kehamilan. |
| Mounjaro untuk ibu menyusui | Mounjaro dapat digunakan oleh ibu menyusui, tetapi dosis yang digunakan harus mengikuti anjuran dokter. |
| Obat ini dapat menurunkan nafsu makan. Ibu menyusui disarankan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian selama masa menyusui agar produksi ASI tidak berkurang. | |
| Bentuk obat | Injeksi (suntik) |
Peringatan sebelum Menggunakan Mounjaro
Mounjaro harus digunakan sesuai saran dari dokter dan aturan pakai pada kemasan. Perhatikan hal-hal berikut sebelum menggunakan obat ini:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Mounjaro tidak boleh digunakan oleh individu yang alergi terhadap tirzepatide atau bahan lain yang terkandung di dalam obat ini.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita kanker tiroid, memiliki benjolan di leher, atau gangguan saluran cerna berat.
- Sampaikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, penyakit pankreas, atau retinopati diabetik.
- Diskusikan dengan dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius setelah menggunakan Mounjaro.
Dosis dan Aturan Pakai Mounjaro
Dosis dan aturan pakai Mounjaro ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi dan respons pasien terhadap pengobatan. Secara umum, berikut adalah dosis penggunaan Mounjaro:
Dewasa
Dosis awal adalah 2,5 mg, 1 kali seminggu, selama 4 minggu. Setelah itu, dosis akan ditingkatkan menjadi 5 mg, 1 kali seminggu. Bila diperlukan, dokter dapat meningkatkan dosis secara bertahap sebesar 2,5 mg hingga 7,5 mg, 10 mg, 12,5 mg, atau 15 mg, 1 kali seminggu. Setiap peningkatan dosis dilakukan setelah penggunaan dosis sebelumnya selama minimal 4 minggu.
Cara Menggunakan Mounjaro dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan sebelum menggunakan Mounjaro. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.
Agar hasil pengobatan maksimal, ikutilah cara menggunakan Mounjaro berikut ini:
- Gunakan pen Mounjaro hanya untuk diri sendiri dan jangan dipakai bergantian dengan orang lain meskipun jarumnya telah diganti.
- Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menggunakan Mounjaro.
- Pasang jarum baru pada pen, kemudian atur dosis sesuai anjuran dokter.
- Usap area kulit yang akan disuntikkan obat dengan alcohol swab dan tunggu hingga kering.
- Suntikkan Mounjaro ke jaringan bawah kulit (subkutan) pada area perut, paha, atau bagian belakang lengan atas.. Tekan tombol di ujung pen untuk memasukkan obat sampai dosis menunjukkan ke angka nol (0). Tahan sekitar 6 detik guna memastikan seluruh obat sudah masuk.
- Setelah Mounjaro disuntikkan, pasang penutup jarum berwarna bening, lalu putar untuk melepaskan seluruh bagian jarum. Selanjutnya, buang jarum ke tempat sampah khusus.
- Pastikan untuk menggunakan jarum baru setiap kali menyuntikkan Mounjaro. Usahakan untuk tidak menyuntikkan obat ini di tempat yang sama secara berturut-turut.
- Bila dosis obat yang harus disuntikkan tidak tercapai, hubungi dokter untuk mendapatkan pen Mounjaro baru.
- Makan secara perlahan dengan porsi yang kecil dan batasi konsumasi makanan yang tiggi lemak dan minyak. Ini dilakukan untuk meringankan rasa tidak nyaman di perut akibat pemakaian Mounjaro.
- Imbangi pemakaian Mounjaro dengan berolahraga rutin dan tidak merokok.
- Simpan Mounjaro di kulkas. Setelah digunakan, letakkan pen di tempat bersuhu ruangan selama 56 hari. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Mounjaro dengan Obat Lain
Tirzepatide dalam Mounjaro dapat berinteraksi dengan beberapa obat sehingga meningkatkan risiko efek samping atau memengaruhi efektivitas pengobatan. Berikut ini adalah beberapa obat dan interaksinya:
- Penurunan kadar gula darah secara berlebihan (hipoglikemia) bila digunakan bersama insulin
- Penurunan efektivitas obat minum, karena Mounjaro dapat memperlambat pengosongan lambung
- Penurunan efektivitas pil kontrasepsi pada awal penggunaan maupun setiap kali dosis tirzepatide dinaikkan
Untuk mencegah interaksi obat, konsultasikan kepada dokter sebelum menggunakan Mounjaro bersama obat, suplemen, atau produk herbal lainnya.
Efek Samping dan Bahaya Mounjaro
Efek samping yang mungkin muncul setelah menggunakan Mounjaro antara lain:
- Mual muntah
- Perut kembung
- Sendawa
- Nyeri ulu hati
- Diare atau sembelit
- Nafsu makan menurun
Seperti telah disebutkan di atas, Mounjaro sering digunakan untuk menurunkan berat badan karena efeknya yang dapat menekan nafsu makan. Walaupun dapat membantu menurunkan berat badan, Mounjaro hanya boleh digunakan sesuai indikasi dan di bawah pengawasan dokter.
Agar penurunan berat badan lebih aman, konsultasikan dengan dokter secara online. Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter kapan dan di mana saja.
Hubungi dokter jika keluhan yang muncul akibat penggunaan Mounjaro tidak kunjung membaik. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi efek samping tersebut.
Meski jarang, Mounjaro juga dapat menimbulkan reaksi alergi atau efek samping serius seperti di bawah ini:
- Ruam, sesak napas, serta bengkak di wajah, mata, atau mulut
- Gangguan penglihatan
- Gejala kadar gula sangat rendah, seperti pusing berat, pandangan kabur, cemas, gelisah, linglung, dan lemas
- Nyeri di perut bagian atas disertai demam dan mata atau kulit menguning
- Benjolan di leher yang sampai menyebabkan susah menelan dan sesak napas
- Jarang buang air kecil
- Urine disertai darah
Bila hal tersebut terjadi dan diperlukan pertolongan medis secepatnya, dokter akan segera menyarankan Anda untuk ke IGD rumah sakit terdekat.