Nyeri di bagian pinggul saat berjalan umumnya terjadi karena ada masalah pada struktur tulang ekor atau jaringan sekitarnya, seperti ligamen atau otot. Nyeri di pinggul saat berjalan yang terjadi sesekali dan hilang sendiri biasanya tidak berbahaya. Namun, keluhan ini tetap perlu diwaspadai apabila terasa parah atau berlangsung lama.

Nyeri di bagian pinggul saat berjalan merupakan keluhan yang umum terjadi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Rasa nyeri dapat muncul secara tiba-tiba maupun bertahap dan sering kali disertai kaku atau pegal, bahkan terkadang membuat Anda sulit menggerakkan pinggul.

Nyeri di Bagian Pinggul Saat Berjalan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Jika keluhan ini berlanjut, nyeri di pinggul saat berjalan bisa berdampak terhadap fungsi pinggul dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar keluhan ini bisa diatasi dengan tepat.

Nyeri di Bagian Pinggul Saat Berjalan dan Penyebabnya

Nyeri di bagian pinggul saat berjalan bisa disebabkan oleh cedera maupun penyakit tertentu. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Postur tubuh yang salah

Postur tubuh yang salah dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan tekanan dan ketegangan pada otot dan sendi di sekitar pinggul. Salah satu contoh postur tubuh yang salah adalah kebiasaan berjalan dengan posisi membungkuk, menyeret kaki, atau melangkah dengan jarak yang tidak seimbang. Akibatnya, otot di sekitar pinggul bisa menegang dan menyebabkan nyeri.

Jika postur tubuh yang salah dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa memicu gangguan pada struktur pinggul, termasuk radang atau ketidakseimbangan otot. Oleh karena itu, menjaga postur tetap tegak sangat penting untuk mencegah dan mengurangi risiko nyeri di bagian pinggul saat berjalan.

2. Cedera 

Cedera otot, tendon, atau ligamen di sekitar pinggul biasanya terjadi akibat terjatuh atau benturan keras. Cedera ini dapat membuat otot atau jaringan di pinggul menjadi tegang, tertarik, atau bahkan robek, sehingga menyebabkan rasa nyeri, terutama saat Anda berjalan dan menahan beban tubuh.

Gejala cedera bisa berupa nyeri tajam, bengkak, atau memar di area pinggul. Nyeri ini biasanya muncul setelah beberapa jam atau beberapa hari setelah aktivitas penyebab cedera.

3. Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah kondisi peradangan sendi akibat kerusakan tulang rawan di dalam sendi pinggul. Akibatnya, tulang-tulang di sendi saling bergesekan dan menyebabkan nyeri atau bahkan bengkak yang sangat terasa saat berjalan atau melakukan aktivitas.

Risiko osteoarthritis dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi pada usia muda, terutama pada orang yang punya riwayat cedera sendi atau kelebihan berat badan.

4. Bursitis

Bursitis merupakan peradangan pada bursa, yaitu kantung kecil berisi cairan yang berfungsi sebagai bantalan antara tulang dan jaringan di sekitar sendi pinggul. Peradangan pada bursa ini sering terjadi akibat tekanan atau gesekan berulang, seperti terlalu lama berjalan, berdiri, atau naik tangga.

Gejala bursitis bisa berupa nyeri tajam di bagian luar pinggul yang makin terasa saat beraktivitas. Selain nyeri, pinggul juga bisa terasa kaku dan tampak sedikit bengkak. Jika tidak mendapat penanganan yang tepat, bursitis bisa mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

5. Skiatika

Skiatika terjadi ketika saraf skiatik, yaitu saraf besar yang memanjang dari punggung bawah hingga ke kaki, terjepit atau tertekan. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri yang menjalar dari bagian pinggul hingga ke bokong, paha, bahkan sampai ke betis dan kaki.

Selain nyeri, penderita skiatika juga dapat mengalami sensasi kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada tungkai kaki. Nyeri biasanya terasa semakin hebat ketika Anda berjalan atau berdiri terlalu lama.

6. Sindrom piriformis

Nyeri di bagian pinggul saat berjalan juga bisa terjadi akibat sindrom piriformis. Keluhan ini disebabkan oleh otot piriformis di bokong yang menekan saraf skiatik. Sindrom piriformis umumnya dialami oleh orang yang sering duduk dalam waktu lama atau melakukan gerakan berulang yang melibatkan pinggul, seperti bersepeda atau berlari.

Akibat tekanan pada saraf skiatik, nyeri bisa terasa mulai dari bokong, bagian pinggul, hingga turun ke tungkai. Selain nyeri, terkadang muncul sensasi kebas atau kesemutan. 

Nyeri di Bagian Pinggul Saat Berjalan dan Cara Mengatasinya

Nyeri di bagian pinggul saat berjalan yang disebabkan oleh postur tubuh yang salah atau cedera ringan umumnya tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri. Namun, untuk mempercepat pemulihan dan meredakan rasa sakit pada pinggul, Anda bisa mencoba beberapa perawatan di rumah berikut ini:

  • Kompres hangat atau kompres dingin area pinggul selama 20–30 menit. Lakukanlah kompres beberapa kali sehari.
  • Mandi menggunakan air hangat guna mengendurkan otot-otot yang tegang dan mengurangi nyeri di bagian pinggul.
  • Lakukan peregangan ringan pada otot pinggul setiap hari untuk menjaga kelenturan. Latihan ini bertujuan untuk mendukung stabilitas sendi serta mencegah cedera.
  • Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen dan paracetamol.

Sementara itu, nyeri di bagian pinggul saat berjalan yang tergolong parah atau tidak kunjung membaik setelah berminggu-minggu umumnya memerlukan penanganan medis dari dokter.

Untuk memastikan penyebab nyeri di bagian pinggul saat berjalan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, meliputi foto Rontgen, CT Scan, atau MRI pada area sekitar pinggul. Setelah mengetahui penyebabnya, dokter akan memberikan penanganan yang sesuai, baik dengan pemberian obat-obatan, fisioterapi, atau operasi.

Nyeri di bagian pinggul saat berjalan umumnya bisa dicegah dengan cara berolahraga secara rutin minimal 150 menit dalam seminggu, menjaga berat badan ideal, dan menjaga postur tubuh tetap tegap.

Segera konsultasikan ke dokter jika nyeri di bagian pinggul saat berjalan semakin berat, tidak membaik setelah istirahat, atau disertai gejala lain, seperti mati rasa, kelemahan pada kaki, atau kesulitan menggerakkan pinggul. Penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi serius dan membantu Anda kembali beraktivitas dengan nyaman.

Jangan ragu untuk menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER jika Anda membutuhkan saran medis atau panduan lebih lanjut mengenai penyebab dan cara mengatasi nyeri di bagian pinggul saat berjalan. Melalui konsultasi online, Anda bisa mendapatkan informasi yang cepat, tepat, dan terpercaya untuk menjaga kesehatan serta kenyamanan dalam beraktivitas.