Palenox adalah obat yang bermanfaat untuk mengatasi jerawat (acne vulgaris) ringan hingga sedang. Obat ini hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter.

Palenox mengandung adapalene, yang termasuk obat golongan retinoid. Obat ini dapat membuka pori-pori kulit yang tersumbat dan menyebabkan jerawat. Adapalene biasanya digunakan ketika jerawat masih kecil atau masih berbentuk komedo.

Palenox

Adapalene juga dapat meredakan peradangan pada jerawat. Dengan begitu, kulit yang berjerawat dan meradang bisa pulih dengan lebih cepat. Selain itu, cara kerja ini juga mampu mencegah jerawat muncul kembali.

Apa Itu Palenox

Bahan aktif Adapalene 0,1%
Golongan Retinoid topikal
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi jerawat (acne vulgaris)
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas
Palenox untuk ibu hamil  Kategori D: Ada dugaan bahwa kandungan obat berisiko menyebabkan cacat lahir atau efek samping yang parah pada janin. 
Oleh sebab itu, obat ini tidak boleh digunakan pada masa kehamilan tanpa seizin dokter.
Palenox untuk ibu menyusui Adapalene topikal di dalam Palenox aman bila digunakan oleh ibu menyusui.
Bila obat ini digunakan di area dada, pastikan area tersebut sudah bersih dari obat sebelum menyusui. Jangan sampai masih ada obat yang tersisa dan tertelan oleh bayi saat menyusu.
Bentuk obat  Gel

Peringatan sebelum Menggunakan Palenox

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan Palenox, yaitu:

  • Beri tahu dokter riwayat alergi yang Anda miliki. Palenox tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap adapalene atau obat lain dari golongan retinoid.
  • Jangan menggunakan Palenox pada kulit yang terbakar sinar matahari (sunburn) atau terluka. 
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita penyakit kulit lain, misalnya eksim.
  • Jangan terlalu lama terpapar sinar matahari selama menggunakan Palenox. Gunakan tabir surya dan baju yang tertutup jika hendak beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
  • Jangan melakukan waxing atau menggunakan krim perontok rambut di area kulit yang sedang diobati dengan obat ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, mungkin hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Palenox. 

Dosis dan Aturan Pakai Palenox

Untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang, oleskan Palenox tipis-tipis dan merata 1 kali sehari di bagian kulit yang berjerawat pada malam hari.

Cara Menggunakan Palenox dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk pada kemasan sebelum menggunakan Palenox. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.

Agar efek pengobatan maksimal, lakukanlah langkah-langkah menggunakan Palenox dengan benar berikut:

  • Cuci tangan sebelum dan setelah menggunakan Palenox.
  • Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati.
  • Oleskan Palenox tipis-tipis di kulit yang berjerawat secara merata.
  • Jangan menutup bagian yang diobati dengan perban, kecuali atas anjuran dokter.
  • Palenox hanya boleh digunakan di kulit. Bila tidak sengaja terkena mata, bagian dalam hidung, atau mulut, segera bilas obat ini dengan air mengalir.
  • Adapalene topikal, seperti Palenox dapat menyebabkan kulit lebih mudah terbakar sinar matahari. Oleh sebab itu, gunakan tabir surya dan pakaian tertutup saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. 
  • Hubungi dokter jika Anda mengalami sunburn yang parah selama memakai obat ini.
  • Gunakan Palenox pada waktu yang sama setiap harinya. Jika Anda lupa, tidak perlu mengoleskan lebih banyak salep pada waktu pemakaian berikutnya.
  • Simpan Palenox di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Palenox dengan Obat Lain

Penggunaan adapalene topikal, seperti Palenox, dengan obat lain atau skin care yang dioleskan ke kulit dapat meningkatkan risiko terjadinya iritasi kulit. Interaksi ini dapat terjadi terutama jika digunakan bersama produk dengan kandungan yang iritatif, seperti alkohol atau asam.

Untuk menghindari efek interaksi antarobat yang tidak diinginkan, diskusikan dengan dokter jika hendak menggunakan obat, suplemen, produk herbal, atau produk perawatan kulit bersamaan dengan Palenox.

Efek Samping dan Bahaya Palenox

Beberapa efek samping yang bisa muncul setelah menggunakan obat dengan kandungan adapalene topikal, seperti Palenox, yaitu:

  • Kulit kering, memerah, atau bersisik
  • Terasa panas atau perih di bagian kulit yang diolesi obat
  • Kulit mengelupas
  • Area kulit yang diobati terasa nyeri
  • Kulit gatal

Periksakan diri ke dokter jika keluhan di atas tidak kunjung mereda atau malah memburuk. Segera cari pertolongan medis dan hentikan penggunaan obat jika mengalami reaksi alergi obat, seperti wajah dan lidah bengkak atau sesak napas.