Paracetine-F adalah obat untuk meredakan keluhan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, atau nyeri otot. Obat ini tersedia dalam bentuk kaplet dan termasuk obat bebas, sehingga bisa diperoleh tanpa resep dari dokter.

Paracetamol dalam Paracetine-F bekerja langsung pada pusat pengaturan suhu tubuh dan rasa sakit yang ada di otak. Sementara itu, kandungan caffeine di dalamnya dapat meningkatkan efek pereda nyeri dari paracetamol, serta mengurangi rasa kantuk sehingga aktivitas sehari-hari bisa berjalan dengan normal.

Paracetine-F

Apa Itu Paracetine-F

Bahan aktif Paracetamol 500 mg, caffeine 65 mg
Golongan  Obat bebas
Kategori  Analgetik-antipiretik
Manfaat Meredakan nyeri ringan hingga sedang
Menurunkan demam
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Paracetine-F untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Paracetine-F untuk ibu menyusui Obat ini umumnya aman untuk digunakan oleh ibu menyusui, selama sesuai dengan aturan pakai produk atau anjuran dokter.
Bentuk obat Kaplet

Peringatan sebelum Menggunakan Paracetine-F

Meski mudah didapatkan, Paracetine-F tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Paracetine-F tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap obat ini atau obat lain yang satu golongan dengan obat ini.
  • Informasikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita defisiensi G6PD, penyakit hati, anemia, penyakit ginjal, aritmia, hipertensi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, malnutrisi kronis, atau tukak lambung.
  • Bicarakan dengan dokter jika Anda sering mengonsumsi minuman beralkohol atau mengalami kecanduan alkohol. Penggunaan Paracetine-F bersama alkohol bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Paracetine-F jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mencegah interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan Paracetine-F.

Dosis dan Aturan Pakai Paracetine-F

Berikut adalah dosis umum penggunaan Paracetine-F untuk meredakan demam dan nyeri berdasarkan usia pasien:

  • Dewasa dan anak usia ≥12 tahun: 1 kaplet, 3–4 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½–1 kaplet, 3–4 kali sehari.

Cara Menggunakan Paracetine-F dengan Benar 

Gunakan Paracetine-F sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.

Agar mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal, pastikan untuk mengikuti cara menggunakan Paracetine-F dengan benar di bawah ini:

  • Minumlah Paracetine-F kaplet sebelum atau sesudah makan. Telan obat ini dengan bantuan air putih.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Paracetine-F, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Konsultasikan dengan dokter jika setelah 3 hari demam tidak turun atau setelah 5 hari nyeri tidak kunjung mereda.
  • Simpan Paracetine-F di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Paracetine-F dengan Obat Lain 

Ada beberapa efek interaksi yang dapat terjadi jika Paracetine-F digunakan bersama obat lain, yaitu:

  • Peningkatan kadar kafein di dalam darah jika digunakan bersama obat golongan MAOI, seperti isocarboxazid
  • Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
  • Penurunan efektivitas lamotrigine dalam mencegah kejang
  • Penurunan efektivitas dari obat penenang atau obat golongan penghambat beta
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping Paracetine-F jika digunakan bersama isoniazid atau probenecid
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dalam jangka panjang bersama warfarin atau antikoagulan lain

Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, berdiskusilah melalui fitur Chat Bersama Dokter jika Anda berencana menggunakan Paracetine-F bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Paracetine-F

Efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi Paracetine-F adalah:

  • Sakit perut
  • Susah tidur
  • Mual
  • Muntah
  • Jantung berdebar
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa
  • Urine berwarna gelap
  • Penyakit kuning

Konsultasikan dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter jika efek samping di atas tidak kunjung membaik. Dokter dapat memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut. 

Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Paracetine-F.