Badan terasa dingin adalah hal yang wajar terjadi, terutama jika Anda sedang berada di tempat dingin atau ruangan ber-AC. Namun, Anda perlu waspada bila rasa dingin tak kunjung hilang meski sedang berada di tempat yang panas. Hal ini bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan yang sedang diderita.

Suhu tubuh diatur oleh berbagai organ dan jaringan dalam tubuh, seperti hipotalamus di otak, sistem saraf, kulit, otot, dan jaringan lemak. Hipotalamus berfungsi untuk mengirimkan pesan ke seluruh tubuh guna mengatur produksi panas dan menjaga suhu tubuh tetap normal, yaitu sekitar 36–37o Celsius.

Penyebab Badan Sering Terasa Dingin dan Obatnya - Alodokter

Selain bertindak sebagai pengatur suhu tubuh, hipotalamus juga berperan dalam mengontrol kelenjar tiroid. Saat kelenjar tiroid tidak berfungsi secara optimal, tubuh akan menimbulkan berbagai reaksi, salah satunya adalah sering merasa kedinginan.

Berbagai Penyebab Badan Terasa Dingin

Sebagian orang memang lebih sensitif terhadap suhu dingin. Akan tetapi, jika Anda sering merasa kedinginan meski sedang tidak berada di tempat bersuhu dingin, bisa jadi itu tanda adanya penyakit tertentu.

Berikut ini adalah beberapa kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan badan sering terasa dingin:

1. Anemia

Zat besi dan vitamin B12 berperan penting dalam produksi sel darah merah, yaitu sel yang bertugas untuk membawa oksigen dan nutrisi, serta mendistribusikan panas ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, tanpa zat besi dan vitamin B12 yang cukup, sel darah merah tidak dapat bekerja dengan efektif sehingga badan merasa kedinginan. Kekurangan vitamin dan mineral ini juga menjadi penyebab utama anemia.

Guna mencegah anemia, Anda perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan vitamin B12, misalnya daging, telur, ikan, makanan laut, dan sayuran hijau, seperti bayam. Anda juga bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tersebut dengan mengonsumsi suplemen penambah darah sesuai anjuran dokter.

2. Dehidrasi

Sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari air. Asupan air yang cukup berperan penting untuk mengontrol suhu tubuh. Oleh karena itu, jika Anda mengalami dehidrasi, tubuh Anda akan lebih sensitif terhadap suhu ekstrem.

Agar terhindar dari dehidrasi, pastikan Anda selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air setidaknya 8 gelas per hari, terutama sebelum dan sesudah melakukan aktivitas fisik.

3. Hipotiroidisme

Kelenjar tiroid merupakan kelenjar pembentuk hormon tiroid yang terletak di leher bagian depan dan berbentuk seperti kupu-kupu. Tanpa hormon tiroid yang cukup, metabolisme tubuh menjadi lambat dan produksi panas tubuh menjadi berkurang.

Biasanya, seseorang yang kekurangan hormon tiroid berisiko mengalami hipotiroid. Salah satu gejalanya adalah badan sering terasa dingin disertai kulit kering, kelelahan, dan sembelit.

4. Diabetes

Penyakit diabetes yang tidak terkontrol bisa menimbulkan komplikasi, misalnya gangguan saraf dan ginjal. Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf pada penderita diabetes akibat tingginya kadar gula darah. Kondisi ini merupakan salah satu komplikasi diabetes yang cukup sering terjadi.

Kerusakan saraf akibat diabetes sering kali menyebabkan kaki dan tangan kesemutan atau mati rasa, terlihat pucat, dan sering terasa dingin. Kondisi ini terkadang juga bisa menimbulkan nyeri pada kaki dan tangan.

Diabetes juga bisa menyebabkan gangguan pada organ ginjal. Kondisi ini dikenal juga dengan nefropati diabetik. Gejalanya bisa berupa kedinginan sepanjang waktu, hilangnya nafsu makan, sesak napas, gatal-gatal, bengkak di bagian tubuh, serta mual dan muntah.

5. Gangguan hipotalamus

Gangguan hipotalamus terjadi ketika jaringan hipotalamus mengalami kerusakan. Kerusakan pada jaringan hipotalamus bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti cedera kepala berat, cacat bawaan lahir, stroke, infeksi, hingga penyakit autoimun, misalnya multiple sclerosis.

Gangguan hipotalamus tak hanya membuat seseorang menjadi sering kedinginan, tetapi juga mudah kepanasan. Selain itu, kerusakan hipotalamus juga menyebabkan munculnya berbagai gejala lain, seperti gangguan tidur, perubahan nafsu makan dan libido, serta suasana hati yang cepat berubah.

6. Kurang tidur

Orang yang kurang tidur cenderung lebih sering mengalami badan terasa dingin. Hal ini terjadi karena kurang tidur dapat mengganggu sistem saraf dan kinerja hipotalamus di otak yang bertugas untuk mengatur suhu tubuh.

Belum jelas mengapa hal ini bisa terjadi, tetapi sebuah penelitian menunjukkan bahwa menurunnya kinerja hipotalamus bisa disebabkan oleh respons tubuh terhadap stres karena kurang tidur.

7. Kurang gizi atau malnutrisi

Seseorang yang mengalami kekurangan gizi atau malnutrisi biasanya memiliki tubuh terlalu kurus atau indeks massa tubuh (IMT) lebih rendah dari 18,5. Ketika tubuh terlalu kurus, jaringan lemak pun akan berkurang. Hal ini bisa membuat penderitanya sering merasa kedinginan.

Selain itu, kekurangan kalori juga dapat menurunkan metabolisme tubuh sehingga tubuh tidak mampu memproduksi panas yang cukup. Untuk mengatasinya, konsumsilah makanan sehat yang mengandung banyak protein, lemak, dan karbohidrat kompleks.

8. Peredaran darah tidak lancar

Jika hanya tangan dan kaki saja yang terasa dingin, bisa jadi terdapat masalah di sirkulasi darah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyakit jantung, yaitu kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah dengan efektif. Akibatnya, aliran darah ke berbagai bagian tubuh menjadi terhambat, termasuk tangan dan kaki.

Di samping penyebab yang sudah dijelaskan di atas, ada berbagai penyebab lain yang bisa membuat badan sering terasa dingin, di antaranya:

  • Gangguan pembuluh darah, misalnya aterosklerosis
  • Kebiasaan merokok
  • Gangguan pembekuan darah
  • Sindrom Raynaud
  • Fibromyalgia
  • Gangguan cemas

Karena bisa disebabkan oleh banyak hal, keluhan badan sering terasa dingin sebaiknya diperiksakan ke dokter. Hal ini penting dilakukan agar dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti keluhan yang Anda alami.

Cara Mengobati Badan Terasa Dingin

Pengobatan untuk mengatasi keluhan badan yang sering terasa dingin akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Jika terdapat gangguan tiroid, Anda perlu menjalani pengobatan untuk menangani masalah pada tiroid.

Jika badan Anda terasa dingin karena anemia, dokter dapat memberikan suplemen penambah darah dan menyarankan Anda untuk menjalani pola makan bernutrisi guna meningkatkan jumlah darah.

Namun, Anda juga bisa meringankan keluhan badan terasa dingin dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menjalani pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan yanhg kaya akan zat besi, folat, dan vitamin B12
  • Memenuhi asupan cairan tubuh dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari
  • Mengenakan pakaian yang tebal atau hangat
  • Menghindari ruangan yang menggunakan AC
  • Menghentikan kebiasaan merokok dan membatasi konsumsi kafein atau minuman beralkohol

Segera periksakan diri ke dokter apabila badan sering terasa dingin dan berlangsung terus-menerus selama beberapa hari, terutama jika sudah membuat Anda menggigil dan lemas.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, misalnya dengan tes darah, untuk mengetahui penyebab pasti badan terasa dingin, lalu memberikan pengobatan yang sesuai dengan penyebabnya.