Jari tangan bengkak rentan terjadi sebab jari tangan termasuk bagian tubuh yang sangat sering digunakan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jangan panik jika mengalami jari tangan bengkak, kenali penyebabnya dan ketahui cara mengatasi yang tepat.

Jari tangan bengkak bisa disebabkan oleh pembesaran otot, peradangan, atau penumpukan cairan di dalam jari tangan. Ketika otot-otot atau jaringan di dalam jari tangan membesar, tentunya jari tangan akan tampak bengkak. Terkadang kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba tanpa menimbulkan gejala, dan dapat disebabkan oleh beberapa hal berbeda.

Penyebab Jari Tangan Bengkak dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Penyebab Jari Tangan Bengkak

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan jari tangan bengkak, di antaranya:

  • Asam urat
    Jari tangan bengkak bisa jadi merupakan gejala terjadinya penyakit asam urat. Biasanya kondisi ini disertai dengan rasa nyeri mendadak di persendian. Asam urat bisa menyerang semua persendian di seluruh tubuh, tapi paling sering terjadi di sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Rasa nyeri dan pembengkakan terjadi karena penumpukan serta pembentukan kristal asam urat pada sendi.
  • Infeksi
    Pada banyak kasus yang terjadi, jari tangan bengkak disebabkan infeksi bakteri Staphylococcus dan Streptococcus. Bakteri itu tumbuh di jaringan-jaringan yang ada di dalam jari tangan yang terluka, bisa karena sengatan serangga, luka tusuk, atau karena luka potong. Jika terlambat ditangani, bakteri ini bisa terus menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui peredaran darah.
  • Cantengan (paronychia)
    Paronychia atau yang lebih dikenal dengan istilah cantengan, merupakan jari bengkak yang juga disebabkan oleh pertumbuhan kuku yang menjorok ke dalam dan melukai kulit, sehingga mudah terinfeksi bakteri. Cantengan bisa terjadi di jari tangan maupun di jari kaki. Kondisi ini menimbulkan luka atau pembengkakan di daerah tepian kuku. Bagian yang terluka biasanya terasa nyeri jika disentuh dan tampak bernanah.
  • Cedera tangan
    Jari tangan bengkak bisa disebabkan oleh cedera, misalnya patah tulang jari, terkilir, terjepit, atau tulang jari mengalami pergeseran (dislokasi). Biasanya kondisi ini disertai dengan memar, jari tampak membiru, dan terasa nyeri ketika disentuh. Jika cedera yang terjadi cukup parah, kondisi ini juga bisa menimbulkan luka terbuka di permukaan kulit.
  • Jari tabuh (clubbing finger)
    Jari tabuh merupakan salah satu gejala terjadinya hipoksia atau kondisi rendahnya kadar oksigen dalam darah yang terjadi dalam jangka waktu lama. Kondisi ini sering dialami oleh penderita gangguan pada jantung dan paru-paru, misalkan penyakit jantung bawaan, kanker paru, atau cystic fibrosis. Ciri jari tabuh yaitu ujung jari yang membesar atau membengkak.

Mengatasi Jari Tangan Bengkak di Rumah

Jari tangan bengkak bisa ditangani secara mandiri di rumah dengan beberapa langkah sederhana, di antaranya:

  • Membersihkan jari tangan dengan air hangat secara berkala, khususnya jika kondisi ini disebabkan oleh infeksi.
  • Meletakkan atau mengangkat tangan sampai posisinya lebih tinggi dari jantung. Cara ini mampu membantu meredakan jari tangan bengkak karena cedera.
  • Jari tangan bengkak karena cedera sebaiknya tidak banyak digerakkan. Jika perlu, tempel jari tangan yang cedera dengan jari tangan yang terdekat. Gunakan alat bantu seperti pulpen atau kayu yang kecil, agar membantu jari tetap lurus.
  • Mengompres jari tangan yang bengkak dengan es batu. Cara ini bisa membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit.
  • Jika terjadi perdarahan karena ada luka yang terbuka, bersihkan luka dan segera tutup luka tersebut dengan menggunakan perban.

Jika pengobatan yang Anda lakukan di rumah tak mampu mengatasi jari tangan bengkak, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Apalagi jika jari tangan bengkak akibat kondisi cedera yang parah atau diiringi rasa sakit yang tidak kunjung mereda, maka mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebab jari tangan bengkak yang Anda alami dan menentukan metode pengobatan yang tepat.