Persiapan sebelum memulai program hamil dapat membuat tubuh calon ibu lebih siap menghadapi kehamilan, sehingga melahirkan bayi yang sehatMasa persiapan program hamil yang disarankan yaitu sekitar tiga bulan. Bahkan, untuk beberapa pasangan tertentu, persiapan program hamil dapat mencapai satu tahun.

Penelitian menunjukkan, persiapan sebelum memulai program hamil dapat meningkatkan kesuburan, kehamilan yang lebih nyaman, serta melahirkan bayi yang sehat. Persiapan yang perlu dilakukan untuk hamil, termasuk konsultasi ke dokter serta menjalani gaya hidup sehat.

Persiapan Sebelum Memulai Program Hamil Demi Bayi yang Sehat - Alodokter

Untuk Anda yang sedang merencanakan program hamil, berikut beberapa persiapan yang disarankan untuk dilakukan:

  • Konsultasi ke dokter kandungan

Berkonsultasi ke dokter kandungan merupakan persiapan sebelum memulai program hamil yang penting untuk dilakukan. Konsultasi ke dokter kandungan termasuk melakukan pemeriksaan prenatal, rekomendasi pengobatan jika diperlukan, dan pemeriksaan kesehatan terkait riwayat penyakit tertentu yang kemungkinan dapat memengaruhi kehamilan

Dalam pemeriksaan kesehatan ini, dokter juga mungkin akan menyarankan Anda untuk mendapatkan vaksinasi, seperti vaksinasi tetanus, hepatitis B, rubella, HPV, campak, dan vaksinasi difteri. Tujuan dilakukannya vaksinasi adalah agar selama kehamilan, ibu dan janin tetap sehat

  • Konsultasi ke dokter gigi

Melakukan konsultasi ke dokter gigi juga perlu dilakukan sebagai persiapan sebelum memulai program hamil. Saat hamil, perubahan hormon dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit gigi dan gusi yang dapat memengaruhi kesehatan janin yang dikandung. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mengatasi masalah yang ada, sebelum hamil

  • Mengecek berat badan

Bagi Anda yang memiliki berat badan ideal, kemungkinan untuk hamil akan lebih mudah. Pastikan berat badan ideal dengan memeriksa indeks massa tubuh (IMT) Anda. Berat badan berlebih atau obesitas, lebih berisiko mengalami komplikasi selama kehamilan. Sedangkan, calon ibu dengan berat badan kurang, perlu waspada kemungkinan berat badan lahir rendah pada bayi. Untuk mengatasi kelebihan atau kekurangan berat badan, konsultasi ke dokter terkait pola makan yang disarankan untuk mendapatkan berat badan sehat dan ideal.

  • Konsumsi suplemen asam folat

Persiapan sebelum memulai program hamil yang tak kalah penting adalah mengonsumsi suplemen asam folat. Dengan mengonsumsi suplemen asam folat sebanyak 400 mikrogram (mcg) setiap hari selama satu bulan sebelum hamil atau selama trimester pertama kehamilan, maka risiko bayi lahir cacat dapat berkurang. Dengan suplementasi asam folat, risiko bayi lahir cacat tabung saraf, seperti spina bifida, dapat berkurang sebanyak 50-70 persen.

  • Menyiapkan mental

Persiapan sebelum memulai program hamil bukan hanya baik  kesehatan fisik saja, tapi juga kesehatan mental. Setiap orang pernah merasa stres, cemas, sedih, atau khawatir. Calon ibu sebaiknya mampu mengontrol hal tersebut dengan baik.  Konsultasi ke dokter atau psikolog, jika mengalami tanda depresi seperti kehilangan minat dan energi, merasa putus asa, tidak berharga, dan nafsu makan berkurang. Wanita yang mengalami depresi lebih berisiko mengalami masalah kesuburan, dibandingkan wanita yang sehat secara mental.

  • Menjalani pola hidup sehat

Menjalani pola hidup sehat merupakan bagian dari persiapan sebelum memulai program hamil. Disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan hindari pemanis buatan dan kafein. Konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi serta konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan produk makanan yang mengandung susu. Tinggalkan kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman keras karena dapat membahayakan kesehatan janin dalam kandungan.

  • Rutin olahraga

Selain menjaga pola makan, disarankan pula untuk rutin olahraga. Sebab, olahraga yang dilakukan sebelum hamil dapat membantu tubuh mengatasi perubahan yang akan dialami selama kehamilan hingga persalinan. Untuk mendapatkan manfaat olahraga ini, disarankan untuk menyempatkan diri olahraga 30 menit selama 5 hari dalam seminggu baik sebelum hamil ataupun selama masa kehamilan. Namun, sesuaikan jenis olahraga dengan kondisi Anda atau menurut saran dokter.

Lakukan persiapan sebelum memulai program hamil untuk mendukung kehamilan dan bayi yang sehat. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis kandungan untuk informasi lebih lanjut mengenai persiapan program hamil yang perlu dilakukan.