Petunjuk Mengonsumsi Obat Diare yang Tepat

Diare merupakan kondisi peningkatan frekuensi buang air besar yang ditandai dengan tinja encer, kram perut, mual dan demam. Walau diare umumnya bisa sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari, kadang obat diare diperlukan untuk mengatasi kondisi ini.  

Yang perlu diperhatikan adalah menghindari konsumsi obat diare tanpa rekomendasi dokter. Sebab, ada beberapa obat-obatan tertentu yang justru dapat menjadi penyebab diare bertambah parah. Karena itu penting untuk mengetahui apa penyebab diare, agar dapat menangani diare berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Sebaiknya selalu konsultasikan dokter untuk memperoleh rekomendasi obat diare yang tepat.

diarrhea medicine

Berbagai Obat Diare

Diare bisa menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini bisa berakibat fatal baik untuk anak-anak maupun dewasa. Itu sebabnya penting untuk menjaga kecukupan cairan tubuh saat diare. Saat cairan tubuh hilang melalui diare, Anda disarankan untuk mengganti cairan yang hilang dengan mengonsumsi minuman elektrolit atau oralit untuk membantu mencegah dehidrasi. Oralit merupakan obat cairan yang terdiri dari campuran air, gula, dan garam yang berfungsi untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang. Oralit bisa dikonsumsi semua umur dengan dosis yang disesuaikan oleh dokter.

Ada juga obat diare lainnya yaitu suplemen zinc yang merupakan salah satu mikronutrien penting dalam tubuh. Suplemen ini terbukti mampu mengurangi lama dan tingkat keparahan diare, mengurangi frekuensi buang air besar, serta mengurangi volume tinja pada anak.

Ada pula obat diare yaitu probiotik, yaitu bakteri baik yang terdapat pada makanan atau minuman. Probiotik dapat mengobati diare dengan cara melawan bakteri jahat penyebab diare sehingga diare dapat terhenti. Namun mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi probiotik.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat antidiare yang mampu mengurangi gejala diare, seperti loperamide dan kaolin-pektin. Namun, yang perlu diperhatikan dari obat antidiare adalah tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak dan saat kondisi demam tinggi.

Lalu bagaimana dengan obat antibiotik untuk diare? Sebenarnya diare akut tidak selalu memerlukan antibiotik. Diare yang umumnya disebabkan oleh virus akan membaik sendiri dalam waktu beberapa hari, dan penggunaan obat antibiotik hanya efektif untuk diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik untuk diare juga bisa dilakukan dalam beberapa kondisi seperti berikut:

  • Mengalami diare yang parah dan terus-menerus.
  • Terdapat infeksi bakteri yang lebih serius, seperti Shigella atau difficile.
  • Pasien memiliki penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, seperti gagal jantung, penyakit paru-paru, atau HIV/AIDS.

Namun, untuk menentukan obat mana yang sesuai untuk kondisi Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebab, setiap obat memiliki fungsi dan cara kerja obat yang berbeda.

Cara Mencegah Diare Secara Efektif

Hal terpenting dalam mencegah diare adalah pola hidup yang bersih dan sehat. Salah satu kebiasaan yang harus Anda lakukan adalah mencuci tangan dengan sabun. Biasakan untuk mencuci tangan terutama setelah buang air besar, setelah bermain, saat menyiapkan makanan dan sebelum makan.

Penyediaan air bersih juga menjadi hal penting mengingat ada beberapa penyakit yang ditularkan melalui air, seperti disentri, diare, hepatitis, dan kolera. Karena itu, jagalah kebersihan air, baik di rumah maupun lingkungan.

Selain itu, beberapa pencegahan diare lainnya yang efektif adalah:

  • Hindari makanan berminyak, serta makanan dengan pemanis buatan seperti permen karet dan pengganti gula.
  • Hindari minum air keran atau es yang terbuat dari air keran.
  • Jangan memakan daging mentah.
  • Perbanyak makan buah atau sayuran yang dimasak.

Anda juga tidak boleh buang sampah sembarangan, mengelola sampah dengan baik dan mengumpulkannya dalam satu wadah untuk dibuang setiap hari di tempat khusus. Hal itu dikarenakan sampah merupakan sumber penyakit dan dapat mencemari lingkungan.

Pola hidup dan lingkungan yang bersih dan sehat dapat membantu mencegah diare. Jika Anda mengalami diare, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat diare serta penanganan yang tepat.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi