Konsumsi obat demam perlu disesuaikan dengan usia penggunanya. Nah, ada beragam pilihan obat demam untuk dewasa yang dapat meredakan berbagai keluhan akibat demam. Dengan begitu, pengobatan bisa berlangsung efektif dan demam pun bisa segera teratasi.

Demam merupakan respons alami tubuh saat mengalami peradangan atau infeksi. Respons ini umumnya ditandai dengan peningkatan suhu tubuh hingga mencapai 38°C atau lebih. Selain itu, demam juga ditandai dengan gejala lain, seperti menggigil, badan pegal-pegal, sakit kepala, keringat berlebihan, atau kulit kemerahan.

Pilihan Obat Demam untuk Dewasa yang Ampuh Redakan Gejala Demam - Alodokter

Namun, jangan khawatir, karena demam umumnya hanya terjadi selama beberapa hari dan dapat diatasi dengan konsumsi obat demam. Meski begitu, sebelum Anda mengonsumsinya, perhatikan kembali jenis obat demam yang dipilih. Kandungan obat demam dan cara kerjanya bisa berbeda-beda, begitu pun aturan pakainya.

Jenis Obat Demam untuk Dewasa

Obat demam untuk dewasa tentunya memiliki dosis yang berbeda dengan obat demam untuk anak. Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi obat demam perhatikan lebih dulu informasi tentang usia dan jenis obatnya agar obat demam dapat bekerja secara efektif. Berikut ini adalah beberapa jenis obat demam untuk dewasa:

Paracetamol

Paracetamol adalah salah satu obat demam untuk dewasa yang paling sering digunakan untuk meredakan gejala demam. Jenis obat ini dijual secara bebas di apotek dan jarang menimbulkan efek samping.

Obat demam untuk dewasa ini bekerja dengan cara memengaruhi hipotalamus, bagian otak yang mengatur suhu tubuh dan mengatur rasa sakit. Dengan begitu, suhu tubuh akan menurun dan gejala nyeri di badan dapat mereda setelah mengonsumsi paracetamol.

Ibuprofen

Jenis obat demam untuk dewasa yang satu ini termasuk dalam kategori obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Artinya, ibuprofen bekerja dengan cara mengurangi kadar senyawa penyebab inflamasi atau peradangan.

Efek samping ibuprofen cukup beragam, tetapi yang paling sering terjadi adalah gangguan pencernaan. Oleh karena itu, bila Anda mengalami demam disertai keluhan pencernaan, seperti sakit perut atau perut kembung, konsumsi obat ini tidak dianjurkan.

Aspirin

Sama halnya dengan ibuprofen, aspirin juga termasuk dalam kategori OAINS yang bekerja dengan cara mengurangi hormon penyebab peradangan. Aspirin adalah obat demam untuk dewasa yang tidak boleh dikonsumsi oleh anak berusia di bawah 18 tahun karena berisiko untuk menyebabkan sindrom Reye.

Karena termasuk dalam kategori yang sama, efek samping yang ditimbulkan setelah mengonsumsi aspirin cukup mirip dengan ibuprofen, yaitu sakit perut, mual, perut kembung, atau sakit kepala.

Agar obat demam untuk dewasa dapat bekerja secara efektif, konsumsi obat perlu disertai dengan makan makanan bernutrisi, perbanyak minum, dan istirahat yang cukup.

Perlu diingat bahwa beberapa kandungan dalam obat demam juga terdapat pada jenis obat lain, misalnya obat flu. Beberapa orang dengan kondisi medis tertentu juga perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, seseorang dengan alergi obat, atau penderita penyakit liver atau gangguan jantung.

Agar lebih aman, konsumsi obat demam untuk dewasa sebaiknya sesuai anjuran dari dokter. Nantinya, dokter akan menentukan jenis pengobatan yang aman dan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.