Langkah-langkah pengobatan yang dilakukan untuk menghilangkan polip hidung akan disesuaikan dengan gejala dan kondisi yang dialami pasien. Pengobatan tersebut dapat dilakukan dengan:

Obat kortikosteroid

Kortikosteroid dapat dapat mengurangi ukuran bahkan menghilangkan Tergantung keparahannya, dokter dapat memberikan obat kortikosteroid jenis semprot hidung, tablet, suntik, ataupun kombinasi. Contoh obat kortikosteroid antara lain fluticasone, budesonide, mometason, atau prednisone.

Perlu diingat, kortikosteroid dapat menyebabkan efek samping, seperti meningkatnya tekanan darah, bila digunakan untuk jangka Terutama dalam bentuk tablet dan suntik. Diskusikan kembali dengan dokter THT mengenai manfat dan risiko menggunakan obat kortikosteroid.

Obat-obatan lainnya

Dokter dapat meresepkan obat lain untuk mengatasi polip hidung, antara lain:

  • Antihistamin, misalnya cetirizine atau loratadine, untuk mengobati alergi.
  • Antibiotik, untuk mengobati infeksi pada hidung dan sinus.

Operasi

Jika ukuran polip hidung penderita terlalu besar dan tidak bisa dihilangkan dengan obat-obatan, maka penderita dapat menjalani operasi untuk mengangkat polip. Operasi dilakukan dengan teknik endoskopi. Karena tidak dilakukan sayatan selain pada polip, risiko timbulnya perdarahan pada prosedur ini lebih rendah.

Setelah operasi, pasien dianjurkan untuk membersihkan hidung dengan larutan garam (saline) dan tetap menggunakan kortikosteroid jenis semprotan hidung agar polip hidung tidak kambuh, tentunya dengan pemantauan dari dokter THT.

Komplikasi Polip Hidung

Polip hidung dapat menyebabkan komplikasi jika tidak diobati. Komplikasi yang bisa terjadi meliputi:

  • Sinusitis
    Sinusitis adalah peradangan atau infeksi di rongga sinus, yaitu rongga yang ada di sekitar hidung. Kondisi ini terjadi ketika rongga sinus terhalang oleh polip hidung, sehingga lendir tidak bisa keluar dari dalam rongga sinus dan menyebabkan infeksi.
  • Sleep apnea
    Sleep apnea merupakan gangguan pernapasan saat tidur. Kondisi ini dapat terjadi ketika polip hidung berukuran besar menyebabkan aliran pernapasan terhambat.
  • Serangan asma
    Peradangan hidung dan sinus yang berlangsung lama akibat polip hidung, dapat memicu timbulnya serangan asma.
  • Mengubah bentuk hidung
    Polip hidung dapat bertumbuh menjadi besar dan mengubah bentuk hidung.

Pencegahan Polip Hidung

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah polip hidung, yaitu:

  • Mengonsumsi obat alergi dan asma sesuai petunjuk dokter.
  • Menjaga kebersihan dan mencuci tangan secara teratur.
  • Menghindari pemicu alergi dan iritasi yang dapat menyebabkan peradangan pada hidung atau rongga sinus.
  • Mencuci rongga hidung dengan cairan khusus.