Procold Flu adalah obat untuk mengatasi gejala flu, seperti demam, sakit kepala, pilek atau hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Obat ini tersedia dalam bentuk kaplet yang bisa dibeli tanpa resep dokter.
Procold Flu mengandung tiga bahan aktif, yaitu paracetamol, phenylephrine HCl, dan chlorpheniramine maleate. Kandungan paracetamol bekerja langsung pada pusat pengaturan suhu dan rasa sakit yang ada di otak. Cara kerja ini dapat membantu meredakan gejala demam dan nyeri, termasuk sakit kepala atau pegal-pegal, saat tubuh terserang flu.
Sementara itu, kandungan phenylephrine bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di saluran hidung sehingga hidung tersumbat dapat berkurang dan pernapasan menjadi lebih lega. Tidak hanya itu, chlorpheniramine dalam Procold Flu juga berfungsi menghambat zat pemicu reaksi alergi yang menyebabkan bersin dan pilek.
Apa Itu Procold Flu
| Bahan aktif | 500 mg paracetamol, 10 mg phenylephrine HCl, dan 2 mg chlorpheniramine maleat. |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Analgesik & antipiretik, dekongestan, antitusif, dan antihistamin |
| Manfaat | Meringankan gejala flu |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Procold Flu untuk ibu hamil | Penggunaan Procold Flu tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter. |
| Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. | |
| Procold Flu hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Procold Flu untuk ibu menyusui | Kandungan paracetamol dalam Procold dapat terserap ke dalam ASI, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. |
| Bentuk obat | Kaplet |
Peringatan sebelum Menggunakan Procold Flu
Meski dapat dibeli tanpa resep, penggunaan Procold Flu tetap perlu diperhatikan dengan cermat. Berikut ini adalah hal yang penting diperhatikan sebelum mengonsumsi Procold Flu:
- Jangan mengonsumsi Procold Flu jika Anda alergi terhadap paracetamol atau kandungan lain dalam produk ini. Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi Anda.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Procold Flu jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit jantung, diabetes, atau penyakit hati yang berat.
- Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Procold Flu jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, glaukoma, gangguan prostat, hipertiroidisme, atau susah buang air kecil.
- Jangan memberikan Procold Flu kepada anak usia di bawah 6 tahun.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Procold Flu, karena bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping, seperti kerusakan hati.
- Jangan langsung berkendara atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Procold Flu, karena obat ini dapat menyebabkan kantuk.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang atau baru saja mengonsumsi obat antidepresan golongan MAOI dalam 14 hari terakhir. Procold Flu tidak boleh diminum berdekatan atau bersamaan dengan obat tersebut.
- Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Procold Flu jika Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana hamil.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Procold Flu jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Procold Flu.
Dosis dan Aturan Pakai Procold Flu
Untuk meredakan gejala flu, Anda dapat mengonsumsi Procold Flu sesuai dosis umum penggunaannya di bawah ini:
- Dewasa dan anak usia >12 tahun: 1 kaplet, 3–4 kali sehari.
- Anak-anak usia 6–12 tahun: ½ kaplet, 3–4 kali sehari.
Cara Menggunakan Procold Flu dengan Benar
Gunakan Procold Flu sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dianjurkan tanpa persetujuan dokter.
Agar hasil pengobatan dengan Procolld efektif, ikutilah panduan penggunaan Procold Flu berikut ini:
- Procold Flu bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika timbul sakit perut, minumlah obat ini bersama makanan atau segera setelah makan.
- Telan kaplet Procold Flu secara utuh dengan air putih.
- Jika lupa mengonsumsi Procold Flu, segera minum jika jeda dengan jadwal berikutnya belum terlalu dekat. Bila sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Jika gejala flu masih belum mereda setelah 3 hari, hentikan pengobatan dan diskusikan dengan dokter. Konsultasikan pula ke dokter jika selama pengobatan muncul efek samping, seperti pusing, susah tidur, dan jantung berdebar.
- Simpan Procold Flu di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Procold Flu dengan Obat Lain
Efek interaksi yang bisa terjadi jika kandungan Procold Flu digunakan bersama dengan obat lain adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya krisis hipertensi jika Procold Flu digunakan bersama obat antidepresan jenis monoamine oxidase inhibitors (MAOIs), seperti selegiline
- Penurunan penyerapan paracetamol jika digunakan bersama cholestyramine
- Peningkatan penyerapan paracetamol jika digunakan dengan metoclopramide dan domperidone
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama dengan antikoagulan, seperti warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping paracetamol jika digunakan dengan probenecid atau isoniazid
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan irama jantung (aritmia) jika digunakan dengan quinidine atau digoxin
- Peningkatan efek obat antidepresan trisiklik, seperti amitriptyline, doxepine, dan imipramine
- Potensi berkurangnya efektivitas obat, jika dikonsumsi bersama dengan chlorpromazine atau amiodarone
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping pusing, kantuk, dan sulit berkonsentrasi jika digunakan dengan antihistamin atau opioid
Untuk menghindari terjadinya efek interaksi di atas, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Procold Flu bersama obat-obat lain.
Anda dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan informasi mengenai keamanan penggunaan Procold Flu dengan obat lain, sehingga risiko terjadinya interaksi obat yang tidak diinginkan dapat diminimalkan.
Efek Samping dan Bahaya Procold Flu
Umumnya, Procold Flu aman jika dikonsumsi sesuai dosis dan aturan pakai yang dianjurkan. Namun, pada beberapa orang, obat ini dapat menyebabkan efek samping, yaitu:
- Kantuk
- Mulut kering
- Gangguan pencernaan
- Sulit buang air kecil
- Detak jantung terasa cepat, lambat, tidak teratur, atau berdebar-debar
- Sakit kepala
- Sulit tidur (insomnia)
- Gelisah
- Gemetaran (tremor)
Hentikan penggunaan Procold Flu dan periksakan diri ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung mereda atau justru memburuk. Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami reaksi alergi obat yang bisa ditandai dengan kesulitan bernapas, gatal-gatal yang parah, diare, serta pembengkakan di bibir dan kelopak mata.
Perlu diketahui, mengonsumsi Procold Flu dalam dosis besar dan jangka panjang bisa menyebabkan gangguan hati yang bisa ditandai dengan mual, lemas, nyeri perut bagian atas, hilang nafsu makan, dan penyakit kuning.
