Promavit adalah suplemen untuk memelihara kesehatan ibu hamil dan menyusui. Suplemen ini mengandung kombinasi vitamin, mineral, dan minyak ikan yang berguna untuk mendukung kesehatan ibu serta perkembangan janin atau bayi.
Promavit mengandung berbagai nutrisi penting, seperti asam folat, zat besi, kalsium, magnesium, vitamin A, vitamin D3, vitamin B12, vitamin B6, serta omega-3 dari minyak ikan. Tidak hanya itu, kandungan DHA dan EPA di dalamnya berperan untuk mendukung perkembangan otak dan penglihatan janin.
Sementara itu, asam folat, zat besi, vitamin B12, dan vitamin B6 juga memiliki peranan penting dalam pembentukan sel darah merah, mencegah anemia selama kehamilan, serta mencegah cacat tabung saraf pada janin, seperti spina bifida.
Selain itu, kombinasi kalsium, vitamin D3, dan magnesium pada Promavit bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi janin, menjaga kesehatan tulang ibu, serta membantu mengurangi kram kaki selama hamil. Dengan kombinasi nutrisinya yang lengkap, Promavit akan membantu menjaga stamina ibu, mendukung tumbuh kembang janin, serta mempersiapkan tubuh ibu untuk proses menyusui.
Namun, penting diingat bahwa suplemen ini tidak dapat menggantikan pola makan sehat dan seimbang.
Apa Itu Promavit
| Bahan aktif | Minyak ikan tuna 179 mg (yang terdiri atas omega-3 64,5 mg, eicosapentaenoic acid (EPA) 12,5 mg, dan docosahexaenoic acid (DHA) 48,5 mg), asam folat 400 mcg, vitamin A 345 IU, vitamin D3 34,5 IU, vitamin B12 0,5 mcg, vitamin B6 150 mcg, kalsium karbonat 100 mg, magnesium oksida 62,5 mg, dan zat besi 23,5 mg |
| Golongan | Suplemen |
| Kategori | Suplemen multivitamin dan mineral |
| Manfaat | Memelihara kesehatan ibu hamil dan menyusui |
| Mencukupi kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan dan menyusui | |
| Membantu pembentukan tulang dan gigi janin | |
| Mendukung perkembangan otak, penglihatan, dan sistem saraf janin atau bayi | |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa |
| Promavit untuk ibu hamil | Kategori A: Studi terkontrol pada ibu hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin sehingga kecil kemungkinan suplemen ini untuk membahayakan janin. |
| Suplemen ini dapat digunakan sejak masa persiapan kehamilan, selama hamil, hingga menyusui untuk mendukung kecukupan nutrisi ibu dan janin. | |
| Promavit untuk ibu menyusui | Promavit aman digunakan selama masa menyusui. Kandungan omega-3 (DHA dan EPA) di dalamnya dapat membantu mendukung perkembangan otak bayi dan meningkatkan kualitas ASI. |
| Bentuk obat | Kapsul lunak |
Peringatan sebelum Menggunakan Promavit
Meski dijual bebas di pasaran, penggunaan Promavit tetap tidak boleh sembarangan. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal-hal berikut sebelum menggunakan Promavit:
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu kandungan di dalam Promavit.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang merencanakan operasi sebelum mengonsumsi Promavit.
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat gangguan tiroid, gangguan hati, gangguan ginjal, atau kadar zat besi yang tinggi dalam darah (hemokromatosis).
- Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini bila Anda sedang mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral lain untuk menghindari konsumsi ganda.
- Hindari penggunaan dosis berlebih, karena dapat meningkatkan risiko efek samping dari zat besi, vitamin A, atau yodium.
- Segera hentikan pemakaian dan temui dokter jika muncul reaksi alergi, seperti ruam, gatal, bengkak, atau sesak napas setelah mengonsumsi Promavit.
Dosis dan Aturan Pakai Promavit
Dosis umum penggunaan Promavit yang dianjurkan adalah 1 kapsul, 1–2 kali sehari. Suplemen ini sebaiknya diberikan bersama makanan atau sesuai petunjuk dokter.
Cara Menggunakan Promavit dengan Benar
Pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan aturan pakai yang tercantum pada kemasan sebelum menggunakan Promavit. Ingat, jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Namun, jika ragu atau memiliki kondisi kesehatan khusus, diskusikan dengan dokter perihal dosis dan cara penggunaan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Agar hasilnya maksimal, ikuti penggunaan Promavit yang benar berikut ini:
- Telan kapsul secara utuh dengan air putih, jangan dikunyah atau dibelah.
- Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan atau setelah makan.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Promavit, segera minum suplemen ini bila masih pada hari yang sama. Bila sudah beda hari, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan minum suplemen ini tanpa menggandakan dosis.
- Pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang setiap hari. Suplemen vitamin dan mineral hanya berfungsi sebagai pelengkap ketika asupan nutrisi dari makanan kurang, bukan pengganti nutrisi dari makanan.
- Simpan Promavit di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung.
Interaksi Blackmores Promavit dengan Obat Lain
Interaksi obat bisa terjadi jika Promavit digunakan bersamaan dengan obat-obatan tertentu. Berikut interaksi obat yang dapat terjadi:
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama obat pengencer darah antikoagulan, seperti warfarin, atau antiplatelet, misalnya aspirin
- Penurunan penyerapan suplemen ini jika digunakan bersama obat antibiotik golongan tetracycline atau quinolone
- Penurunan efektivitas beberapa jenis obat antikonvulsan jika digunakan secara bersamaan dengan vitamin tertentu dalam suplemen ini
- Penurunan kadar zat besi jika digunakan bersama kloramfenikol atau cholestyramine
- Penurunan efektivitas zat besi jika digunakan bersama lansoprazole, vitamin E, atau antasida yang mengandung zinc atau magnesium
- Penurunan efektivitas minyak ikan dalam menurunkan trigliserida darah jika digunakan bersama pil KB
- Peningkatan risiko terjadinya tekanan darah rendah (hipotensi) jika digunakan bersama obat antihipertensi
Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, mintalah saran dokter jika hendak menggunakan Promavit bersama obat, suplemen lain, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Promavit
Jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan, Promavit jarang menimbulkan efek samping. Namun, bila dikonsumsi berlebihan, suplemen ini dapat menimbulkan efek samping berupa:
- Heartburn
- Diare atau sembelit
- Sakit perut
- Mimisan
- Perubahan warna tinja menjadi lebih gelap (akibat zat besi)
Pada umumnya, efek samping ini bersifat sementara dan akan hilang seiring waktu penggunaan suplemen tersebut. Namun, jangan ragu untuk menghubungi dokter melalui Chat Bersama Dokter jika efek samping tersebut tidak mereda atau malah makin berat.
Segeralah ke IGD rumah sakit terdekat jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang mengganggu, seperti biduran, bengkak di kelopak mata atau bibir, mengi, atau sesak napas.
