Kanker payudara stadium 3 merupakan kondisi ketika sel kanker di payudara sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang berada di sekitar ketiak. Kondisi ini sangat berbahaya dan biasanya benjolan yang tumbuh di area payudara ukurannya sudah lebih dari 5 centimeter (cm).
Pada dasarnya, stadium kanker payudara dilakukan untuk menentukan sejauh mana kanker berkembang dan menyebar. Untuk mengatasi kanker payudara dibutuhkan kombinasi lebih dari satu jenis pengobatan. Misalnya, kemoterapi yang dilakukan untuk memperkecil tumor diterapkan sebelum dilakukan prosedur operasi.

Pembagian Stadium Kanker Payudara
Untuk mengetahui sejauh mana kanker payudara berkembang dan apakah telah menyebar ke jaringan atau organ lain, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, biopsi, serta pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah dan pemindaian menggunakan mammografi, USG, CT scan, MRI, atau PET scan.
Hasil pemeriksaan tersebut digunakan untuk menentukan stadium kanker berdasarkan sistem TNM, yaitu ukuran dan penyebaran tumor (T), keterlibatan kelenjar getah bening di sekitar payudara (N), serta penyebaran kanker ke organ atau bagian tubuh lain (M).
Kanker payudara stadium 3 dibagi menjadi stadium 3A, 3B, dan 3C. Secara umum, pada stadium ini kanker belum menyebar ke organ tubuh yang jauh (M0), tetapi dapat melibatkan kelenjar getah bening di sekitar payudara, kulit payudara, atau dinding dada.
Pembagian substadium ditentukan berdasarkan ukuran dan lokasi tumor serta kelenjar getah bening yang terkena. Berikut penjelasannya:
Stadium 3A
Umumnya mencakup kanker yang telah menyebar ke beberapa kelenjar getah bening di sekitar payudara, seperti 4–9 kelenjar getah bening di ketiak, atau kondisi tertentu ketika tumor berukuran lebih dari 5 cm dan telah menyebar ke 1–3 kelenjar getah bening.
Stadium 3B
Umumnya ditandai dengan kanker yang telah tumbuh hingga kulit payudara atau dinding dada. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit payudara membengkak, kemerahan, atau membentuk luka.
Stadium 3C
Stadium 3C menunjukkan penyebaran kanker yang lebih luas ke kelenjar getah bening, termasuk 10 atau lebih kelenjar getah bening di ketiak, kelenjar di bawah tulang selangka, atau kelenjar di atas tulang selangka pada sisi yang sama dengan payudara yang terkena.
Penentuan stadium kanker payudara tidak hanya berdasarkan ukuran tumor atau jumlah kelenjar getah bening yang terkena. Dokter juga akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan jaringan, karakteristik biologis kanker, serta kondisi kesehatan pasien untuk menentukan pengobatan yang sesuai.
Pilihan Pengobatan Kanker Payudara Stadium 3
Tindakan pengobatan terhadap kanker payudara stadium 3 tidak jauh berbeda dengan stadium 2. Beberapa pilihan pengobatan kanker stadium 3 antara lain :
1. Kemoterapi
Jika kanker disertai tumor berukuran besar, dokter mungkin akan merekomendasikan kemoterapi. Selain menjadi pengobatan utama, kemoterapi bisa dikombinasikan sebelum dan sesudah operasi. Kemoterapi bisa berupa pil, cairan yang diminum atau disuntik ke pembuluh darah.
2. Lumpectomy atau mastectomy
Ada dua kemungkinan operasi. Pertama, operasi lumpectomy pada kanker payudara stadium 3 untuk mengangkat tumor dan jaringan di sekitar tumor payudara. Kedua, mastectomy yang akan mengangkat seluruh payudara sekaligus bersama dengan kelenjar getah bening.
3. Terapi radiasi
Terapi radiasi umumnya disarankan dokter setelah dilakukan operasi kanker payudara stadium 3 guna menghancurkan sel kanker yang tersisa. Hal ini bertujuan agar sel kanker tidak kembali lagi. Prosedur ini kemungkinan juga diperlukan sebelum dilakukan tindakan rekonstruksi payudara.
4. Terapi hormon
Terapi hormon atau terapi endokrin digunakan untuk menghambat efek hormon, terutama estrogen, yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker. Terapi ini diberikan pada kanker payudara yang memiliki reseptor hormon positif, yaitu reseptor estrogen (ER) dan/atau progesteron (PR).
Obat yang dapat digunakan antara lain, tamoxifen dan penghambat aromatase, seperti anastrozole, letrozole, atau exemestane. Pada wanita yang belum menopause, dokter juga dapat memberikan obat untuk menekan fungsi ovarium sehingga produksi estrogen berkurang.
Penekanan fungsi ovarium dapat dilakukan sementara dengan obat atau secara permanen melalui operasi pengangkatan ovarium. Sementara itu, pada wanita yang sudah menopause, penghambat aromatase dapat menjadi salah satu pilihan.
Pengobatan kanker payudara stadium 3 dapat melibatkan beberapa jenis terapi yang diberikan secara berurutan atau dikombinasikan, tergantung pada stadium, karakteristik sel kanker, kondisi kesehatan, dan respons tubuh terhadap pengobatan.
Oleh karena itu, rencana pengobatan perlu ditentukan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan dan evaluasi secara menyeluruh.
Jika Anda atau orang terdekat didiagnosis mengalami kanker payudara stadium 3 dan masih memiliki pertanyaan mengenai pilihan pengobatan, efek samping, atau langkah selanjutnya, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan informasi dan arahan sesuai kondisi Anda.