Rexulti adalah obat untuk menangani gejala skizofrenia. Obat ini juga dapat digunakan untuk terapi tambahan pada depresi yang tidak membaik dengan pemberian antidepresan saja. Rexulti tersedia dalam bentuk tablet dan hanya bisa diperoleh serta digunakan sesuai resep dokter.
Rexulti mengandung brexpiprazole sebagai bahan aktifnya. Brexpiprazole bekerja dengan cara membantu menyeimbangkan senyawa kimia dalam otak, yaitu serotonin dan dopamin. Senyawa ini diketahui bisa berdampak pada pikiran.

Berbekal cara kerja brexpiprazole dalam Rexulti, keluhan halusinasi bisa berkurang dan pasien dapat berpikir lebih jernih.
Produk Rexulti
Rexulti tersedia dalam beberapa kekuatan dosis berikut:
- Rexulti 0,25 mg tablet
- Rexulti 0,5 mg tablet
- Rexulti 1 mg tablet
- Rexulti 2 mg tablet
- Rexulti 3 mg tablet
- Rexulti 4 mg tablet
Apa Itu Rexulti
| Bahan aktif | Brexpiprazole |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antipsikotik jenis atipikal |
| Manfaat | Menangani gejala skizofrenia |
| Mengatasi depresi | |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Rexulti untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Rexulti untuk ibu menyusui | Jangan mengonsumsi Rexulti tanpa persetujuan dokter jika Anda sedang menyusui. |
| Konsultasikan dengan dokter terkait obat yang lebih aman bagi ibu menyusui, terutama apabila bayi lahir prematur atau usianya belum genap 1 bulan. | |
| Bentuk obat | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Rexulti
Penggunaan Rexulti harus sesuai petunjuk dokter. Sebelum memakai obat ini, perhatikan beberapa hal berikut:
- Informasikan kepada dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Rexulti tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap brexpiprazole.
- Jangan memberikan Rexulti tanpa saran dari dokter, terutama pada orang usia <24 tahun dan lansia >65 tahun.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita hipertensi, hipotensi, penyakit jantung, stroke, kadar kolesterol atau trigliserida tinggi, diabetes, penyakit liver, penyakit ginjal, kejang, jumlah sel darah putih rendah, sleep apnea, atau penyakit Parkinson.
- Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Rexulti jika Anda sedang menyusui, hamil, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan kegiatan lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Rexulti. Obat ini bisa menyebabkan kantuk.
- Hindari aktivitas di bawah paparan sinar matahari langsung saat udara panas. Rexulti dapat mengurangi keluarnya keringat sehingga bisa memicu terjadinya heatstroke.
- Beri tahu dokter jika muncul keinginan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri setelah mengonsumsi Rexulti.
- Segera temui dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius setelah menggunakan Rexulti.
Dosis dan Aturan Pakai Rexulti
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Rexulti berdasarkan kondisi pasien:
Kondisi: Skizofrenia
- Dewasa: Dosis awal 1 mg, 1 kali sehari pada hari ke 1–4. Dosis dapat ditingkatkan 2 mg, 1 kali sehari pada hari ke 5–7, kemudian 4 mg pada hari ke-8. Dosis dapat ditambahkan sesuai respons pasien terhadap obat. Dosis maksimal 4 mg per hari.
Kondisi: Depresi
- Dewasa: Sebagai terapi tambahan, dosis awal 0,5–1 mg, 1 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan hingga 2 mg, 1 kali sehari, sesuai dengan respons pasien terhadap obat. Dosis maksimal 3 mg per hari.
Cara Menggunakan Rexulti dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum mengonsumsi Rexulti. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar efek pengobatan maksimal, perhatikan cara penggunaan Rexulti yang benar berikut ini:
- Rexulti bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan tablet secara utuh dengan bantuan air putih.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Rexulti, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Minumlah banyak air putih selama menjalani terapi dengan Rexulti, terutama ketika sedang banyak aktivitas atau ketika kondisi lingkungan sedang panas.
- Hindari gerakan yang terlalu cepat saat berdiri dari posisi berbaring. Obat ini bisa menyebabkan tekanan darah turun dan hipotensi ortostatik, yaitu pusing saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring.
- Jangan menghentikan konsumsi obat ini secara tiba-tiba kecuali atas anjuran dari dokter
- Patuhi jadwal kontrol yang diberikan oleh dokter. Selama menggunakan Rexulti, Anda mungkin perlu menjalani pemeriksaan rutin untuk memantau respons tubuh terhadap obat.
- Simpan Rexulti di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Rexulti yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Rexulti dengan Obat Lain
Interaksi antarobat yang dapat terjadi bila Rexulti digunakan bersama obat tertentu adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping Rexulti jika digunakan dengan itraconazole, ritonavir, clarithromycin, ketoconazole, atau fluoxetine
- Penurunan efektivitas Rexulti jika digunakan dengan rifampicin
Perlu diketahui bahwa konsumsi minuman beralkohol selama menggunakan Rexulti juga bisa menimbulkan efek interaksi berupa kantuk yang berat.
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, diskusikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Rexulti bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Rexulti
Efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi Rexulti antara lain:
- Kantuk
- Mual atau muntah
- Pusing atau sakit kepala
- Mulut kering atau sebaliknya, air liur menjadi berlebihan
- Berat badan bertambah
- Cemas
- Tidak bisa berhenti bergerak (akathisia)
- Sulit tidur
- Sembelit
Berkonsultasilah dengan dokter melalui chat jika efek samping di atas tidak kunjung membaik. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut.
Rexulti juga dapat menimbulkan reaksi alergi obat atau efek samping yang serius, seperti:
- Muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
- Perubahan suasana hati atau perilaku yang tidak biasa, seperti terlalu agresif atau impulsif
- Sering haus atau sering buang air kecil
- Gejala tardive dyskinesia, yaitu gerakan berulang yang terjadi dengan sendirinya, seperti menjulurkan lidah, mengecapkan bibir, mengedipkan mata, serta menyeringai atau meringis
- Neuroleptic malignant syndrome, yang bisa ditandai dengan demam, nyeri atau kaku otot, linglung, keringat berlebih, serta detak jantung cepat atau tidak beraturan
- Kejang
Jika muncul efek samping tersebut, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.