Beban pekerjaan yang berat di kantor, aktivitas yang padat, bahkan masalah pribadi dapat menimbulkan stres, yang kemudian memicu sakit kepala. Sakit kepala akibat stres ini bisa mengganggu kenyamanan dan menurunkan kinerjamu, lho. Yuk, cari tahu cara mengatasinya!

Salah satu jenis sakit kepala yang dipicu oleh stres adalah sakit kepala tegang atau sering disebut tension headache. Sakit kepala jenis ini sering digambarkan seperti tali kuat yang mengikat dahi, dan menyebabkan rasa tegang di kepala, leher, hingga bahu.

Sakit Kepala Tegang akibat Stres? Singkirkan dengan Cara Ini! - Alodokter

Yuk, Atasi Sakit Kepala akibat Stres

Sakit kepala tegang akibat stres bisa terjadi selama 30 menit sampai beberapa hari. Biasanya sakit kepala tersebut tidak memengaruhi penglihatan, keseimbangan, dan kekuatan tubuhmu. Walaupun cukup mengganggu, sakit kepala akibat stres tidak sampai membuatmu kesulitan untuk melakukan aktivitas.

Untuk meredakan sakit kepala tegang akibat stres, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut ini:

1. Kompres kepala dengan air dingin atau hangat

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sakit kepala tegang akibat stres adalah mengompres kepala atau dahi dengan waslap yang dicelupkan ke air dingin atau air hangat. Kompres dahi selama kurang lebih 5-10 menit. Selain itu, kamu juga bisa mandi dengan air hangat untuk meredakan sakit kepala tegang.

2. Perbaiki postur tubuh

Postur tubuh yang baik juga bisa membantu mengatasi ketegangan otot, lho. Saat kamu mengalami sakit kepala akibat stres yang membuat otot lehermu menjadi tegang, coba perbaiki postur tubuhmu. Pastikan tubuh selalu berada dalam posisi yang tegap saat duduk maupun berdiri.

3. Lakukan teknik relaksasi

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sakit kepala akibat stres adalah melakukan teknik relaksasi, seperti yoga, meditasi, tai chi, atau sekadar menarik napas panjang dan menghembuskannya perlahan.
Melakukan teknik relaksasi selama kurang lebih 10 menit setiap hari bermanfaat untuk mengatasi stres yang kamu alami.

4. Olahraga yang teratur

Selain teknik relaksasi, kamu juga disarankan untuk melakukan olahraga secara teratur. Olahraga yang bisa kamu coba antara lain berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga kardio. Selain mengatasi stres, olahraga secara teratur juga bermanfaat untuk mengatasi sakit kepala.

5. Tidur yang cukup

Saat mengalami sakit kepala akibat stres, tidur yang cukup menjadi hal yang wajib. Kamu juga disarankan untuk mengambil waktu untuk istirahat dan menenangkan pikiran sejenak di tengah padatnya aktivitasmu. Hal ini bermanfaat untuk mengatasi stres yang kamu alami.

6. Konsumsi obat pereda nyeri

Bila perlu, kamu juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang bisa dibeli di apotek, seperti paracetamol. Namun sebelum mengonsumsi obat pereda nyeri, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, agar tetap aman.

Meski tidak terlalu mengganggu, sakit kepala akibat stres tetap harus diwaspadai. Jika sakit kepala tidak juga membaik setelah mencoba beberapa cara di atas, terlebih jika disertai dengan leher kaku, demam, mual, dan muntah, segeralah periksakan diri ke dokter.