Sendi engsel adalah jenis sendi yang mendukung pergerakan satu arah pada tubuh, seperti membuka dan menutup layaknya pintu. Meski penting untuk aktivitas sehari-hari, sendi engsel juga rentan mengalami gangguan kesehatan, terutama jika sering digunakan berlebihan atau terkena cedera.

Sendi engsel memberikan kemampuan tubuh untuk bergerak dengan stabil dan terkontrol, misalnya saat menekuk lutut, menggerakkan jari tangan, atau membengkokkan siku. Struktur sendi ini dirancang agar tulang hanya bergerak maju dan mundur, sehingga membantu mencegah pergerakan ke samping atau memutar yang dapat meningkatkan risiko cedera.

Sendi Engsel, Ketahui Fungsi dan Gangguan yang Dapat Terjadi - Alodokter

Sama seperti bagian tubuh lainnya, sendi engsel dapat mengalami masalah kesehatan jika tidak dijaga dengan baik. Oleh karena itu, memahami fungsi serta risiko gangguan pada sendi engsel penting untuk membantu menjaga kesehatannya dalam jangka panjang.

Fungsi dan Contoh Sendi Engsel pada Tubuh

Sendi engsel memiliki peran utama dalam memudahkan berbagai aktivitas yang melibatkan gerakan melipat dan meluruskan. Beberapa bagian tubuh yang memiliki sendi engsel beserta fungsinya antara lain:

1. Siku

Pada siku, sendi engsel memungkinkan lengan untuk ditekuk dan diluruskan dengan lancar. Gerakan ini sangat penting dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti mengangkat barang, mendorong, menarik, hingga membawa beban.

2. Lutut

Fungsi sendi engsel di lutut adalah mendukung pergerakan kaki saat berjalan, berlari, duduk, berdiri, dan melompat, serta membantu menjaga kestabilan tubuh.

3. Jari tangan

Sendi engsel pada jari membantu gerakan menggenggam dan mencengkeram benda. Pada jari kaki, sendi ini berperan dalam menopang berat badan serta menjaga keseimbangan saat berdiri dan berjalan.

Karena hanya memungkinkan gerakan satu arah, sendi engsel membantu menjaga kestabilan sendi dan mengurangi risiko cedera akibat pergerakan yang tidak normal.

Risiko Gangguan pada Sendi Engsel

Berikut ini adalah beberapa gangguan kesehatan yang dapat menyerang sendi engsel:

1. Cedera pada sendi engsel

Cedera pada sendi engsel sering terjadi akibat aktivitas berlebihan, olahraga intens, kecelakaan, atau gerakan mendadak yang melebihi kemampuan sendi. Cedera ini bisa berupa keseleo, robekan ligamen, hingga cedera tulang rawan. 

Sendi engsel yang paling sering mengalami cedera adalah lutut dan siku. Keluhan yang muncul umumnya berupa nyeri, pembengkakan, rasa tidak stabil, serta keterbatasan gerak, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

2. Radang sendi

Radang sendi atau artritis merupakan kondisi peradangan pada sendi engsel yang dapat menyebabkan nyeri, kaku, dan penurunan fungsi sendi. Jenis yang paling umum adalah osteoarthritis, yaitu kerusakan tulang rawan sendi akibat penuaan atau penggunaan jangka panjang. 

Pada kondisi ini, sendi engsel seperti lutut, jari, dan siku terasa sakit saat digerakkan, terutama setelah lama digunakan atau saat bangun tidur.

3. Tendinitis

Tendinitis adalah peradangan pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang di sekitar sendi engsel. Kondisi ini biasanya terjadi akibat gerakan berulang dalam waktu lama, seperti mengetik, mengangkat beban, atau aktivitas olahraga tertentu. Tendinitis dapat menimbulkan nyeri saat sendi digerakkan, rasa kaku, serta kelemahan pada area sendi yang terdampak.

4. Bursitis

Bursitis terjadi ketika bursa, yaitu kantong kecil berisi cairan yang berfungsi mengurangi gesekan di sekitar sendi engsel, mengalami peradangan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh tekanan berulang, cedera, atau infeksi. 

Gejala bursitis meliputi nyeri, pembengkakan, rasa hangat, dan ketidaknyamanan saat sendi digerakkan, terutama pada siku dan lutut.

5. Asam urat

Asam urat atau gout merupakan kondisi akibat penumpukan kristal asam urat di dalam sendi engsel, yang memicu peradangan mendadak. Serangan gout sering ditandai dengan nyeri hebat, pembengkakan, kemerahan, dan rasa panas pada sendi, terutama di jari kaki, lutut, atau jari tangan. Keluhan ini dapat muncul secara tiba-tiba dan sangat mengganggu aktivitas.

Cara Mencegah Gangguan pada Sendi Engsel

Menjaga kesehatan sendi engsel dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana berikut:

  • Menghindari aktivitas berlebihan atau gerakan berulang pada sendi yang sama tanpa jeda istirahat.
  • Menggunakan pelindung sendi atau alat bantu saat melakukan pekerjaan fisik berat atau olahraga tertentu.
  • Melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya agar sendi tetap lentur.
  • Menjaga berat badan ideal untuk mengurangi tekanan berlebih pada sendi, terutama lutut dan pergelangan kaki.
  • Menghindari duduk terlalu lama agar sendi tetap fleksibel.

Pada keluhan ringan, seperti nyeri atau bengkak ringan di sendi engsel, penanganan awal dapat dilakukan dengan mengistirahatkan sendi, mengompres dingin, membalut dengan perban elastis, dan memposisikan sendi lebih tinggi. 

Untuk gangguan akibat penyakit tertentu, seperti radang sendi atau asam urat, penanganan dapat mencakup penggunaan obat antiinflamasi, fisioterapi, serta pengaturan pola makan sesuai kondisi.

Jika Anda mengalami masalah pada sendi engsel dan gejalanya mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, segeralah konsultasikan ke dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.