Setiap bagian tubuh dikendalikan oleh bagian otak yang berbeda-beda, sehingga gejala stroke tergantung pada bagian otak yang terserang dan tingkat kerusakannya. Gejala atau tanda stroke bervariasi pada setiap orang, tetapi umumnya muncul secara tiba-tiba. Ada tiga gejala utama stroke yang mudah untuk dikenali, yaitu:

  • Face (wajah)
    Wajah akan terlihat menurun pada satu sisi dan tidak mampu tersenyum karena mulut atau mata terkulai.
  • Arms (lengan)
    Orang dengan gejala stroke tidak mampu mengangkat salah satu lengannya karena terasa lemas atau mati rasa. Tidak hanya lengan, tungkai yang satu sisi dengan lengan tersebut juga mengalami kelemahan.
  • Speech (cara bicara)
    Ucapan tidak jelas, kacau, atau bahkan tidak mampu berbicara sama sekali meskipun penderita terlihat sadar.

Selain ketiga gejala di atas, stroke juga dapat menimbulkan gejala atau tanda seperti berikut:

  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala hebat yang datang secara tiba-tiba, disertai kaku pada leher dan pusing berputar (vertigo)
  • Penurunan kesadaran
  • Sulit menelan (disfagia), sehingga mengakibatkan tersedak
  • Gangguan pada keseimbangan dan kendali gerak tubuh
  • Hilangnya penglihatan secara tiba-tiba atau penglihatan ganda

Kapan harus ke dokter

Segera periksakan ke dokter jika Anda atau seseorang mengalami gejala stroke seperti yang telah disebutkan di atas. Disarankan untuk menghubungi layanan ambulans, agar petugas medis dapat langsung memberikan pertolongan pertama selama dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Jika Anda menduga seseorang sedang mengalami gejala stroke, untuk memastikannya, lakukan pemeriksaan sederhana berikut ini:

  • Minta orang tersebut untuk tersenyum.
  • Minta orang tersebut untuk mengangkat kedua tangan.
  • Minta orang tersebut untuk mengulang kalimat yang Anda ucapkan.

Jika dia tidak mampu melakukan yang diminta, hal itu dapat menandakan bahwa ia sedang terkena stroke. Secepatnya periksakan ke dokter dan jangan menunggu hingga gejala berhenti dengan sendirinya. Penanganan dini sangat berpengaruh pada kesembuhan pasien.

Stroke dapat kambuh. Oleh karena itu, segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika pernah terkena stroke dan kembali mengalami gejalanya. Pemeriksaan sangat penting dilakukan meskipun gejala hanya terjadi sementara atau untuk waktu yang singkat.