Langkah utama untuk mencegah stroke adalah menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, kenali dan hindari faktor risiko yang ada, serta ikuti anjuran dokter. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah stroke:

1. Menjaga pola makan

Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dan berlemak dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah dan meningkatkan risiko terjadinya hipertensi yang dapat memicu stroke.

Oleh karena itu, jenis makanan yang rendah lemak jenuh tapi kaya akan lemak tidak jenuh, protein, vitamin, dan serat sangat disarankan untuk kesehatan. Seluruh nutrisi tersebut bisa diperoleh dari sayur, buah, biji-bijian, dan daging rendah lemak, seperti dada ayam tanpa kulit.

Selain itu, konsumsi garam juga perlu diperhatikan dan tidak berlebihan. Batas konsumsi garam yang disarankan adalah sebanyak 6 gram atau 1 sendok teh per hari.

2. Olahraga secara teratur

Olahraga secara teratur dapat membuat jantung dan sistem peredaran darah bekerja lebih efisien. Olahraga juga dapat menjaga kadar kolesterol, berat badan, dan tekanan darah pada tingkat yang normal .

Bagi orang yang berusia 19–64 tahun, pastikan melakukan aktivitas aerobik setidaknya 150 menit seminggu yang dibagi dalam beberapa hari, ditambah dengan latihan kekuatan otot setidaknya dua kali seminggu.

Aktivitas aerobik yang dapat dipilih antara lain jalan cepat atau bersepeda. Sementara, latihan kekuatan yang dapat dipilih adalah angkat beban, yoga, push-up, dan sit-up.  

Namun, bagi penderita stroke yang baru sembuh, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai kegiatan olahraga. Olahraga teratur biasanya tidak dianjurkan hingga rehabilitasi mengalami kemajuan.

3. Berhenti merokok

Risiko stroke meningkat dua kali lipat jika seseorang merokok, karena rokok dapat mempersempit pembuluh darah dan membuat darah mudah menggumpal. Tidak merokok berarti juga mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit paru-paru dan jantung.

4. Hindari konsumsi minuman beralkohol

Minuman beralkohol mengandung kalori tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman ini dapat menimbulkan berbagai penyakit pemicu stroke, seperti diabetes dan hipertensi. Mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat membuat detak jantung menjadi tidak teratur.

5. Hindari penggunaan NAPZA

Beberapa jenis NAPZA, seperti kokain dan methamphetamine, dapat menyebabkan penyempitan arteri dan mengurangi aliran darah yang dapat menyebabkan stroke.