Guna meningkatkan berat tubuh, tak sedikit orang mengonsumsi susu penambah berat badan yang banyak dijual bebas. Susu ini dipercaya dapat meningkatkan berat badan dengan cepat. Namun, apakah susu penambah berat badan benar-benar efektif untuk meningkatkan bobot tubuh?

Di saat banyak orang ingin menurunkan berat badan agar terlihat ramping, sebagian orang justru harus menambah berat badan karena terlalu kurus. Hal ini bisa saja disebabkan oleh malnutrisi.

Susu Penambah Berat Badan dan Efektivitasnya - Alodokter

Bukan hanya menurunkan rasa percaya diri, memiliki badan yang terlalu kurus juga dapat meningkatkan risiko munculnya beragam masalah kesehatan, seperti melemahnya daya tahan tubuh, anemia, sulit memperoleh keturunan, luka sulit sembuh, tulang lemah dan rapuh, hingga gangguan irama jantung.

Untuk mengetahui apakah berat badan Anda normal atau di bawah rata-rata, Anda perlu menghitung indeks massa tubuh. Jika hasil penghitungan indeks massa tubuh menunjukkan nilai antara 18,5 sampai 24,9, berarti Anda memiliki berat badan normal. Namun jika hasil penghitungan menunjukkan nilai di bawah 18,5, maka berat badan Anda termasuk kurang.

Apa Bedanya Susu Penambah Berat Badan dengan Susu Biasa?

Sebetulnya, susu biasa juga mengandung nutrisi-nutrisi yang dapat meningkatkan berat badan. Hanya saja, pada susu khusus penambah berat badan, kadar nutrisi tersebut lebih tinggi sehingga bisa lebih cepat menambah berat badan. Beberapa jenis nutrisi yang dimaksud adalah:

Kalori

Untuk menambah berat badan, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak kalori. Pada susu biasa, umumnya terkandung sekita­r 80-140 kalori dalam tiap gelasnya. Jumlah itu berbeda jauh dengan susu penambah berat badan. Dengan takaran yang sama, kalori yang terkandung dalam susu penambah berat badan dapat mencapai 600 atau lebih.

Protein

Salah satu nutrisi dalam susu yang berperan untuk meningkatkan berat badan adalah protein. Di dalam tubuh, protein berfungsi untuk meningkatkan massa otot dan memperbaiki jaringan tubuh. Oleh sebab itu, susu tinggi protein banyak dikonsumsi oleh atlet dan binaragawan (bodybuilder).

Sama seperti kalori, perbedaan jumlah antara protein yang ada dalam susu khusus penambah berat badan jauh lebih banyak daripada protein dalam susu biasa.

Dalam 1 gelas susu biasa, umumnya hanya terdapat sekitar 5-8 gram protein. Sementara dalam segelas susu penambah berat badan, kandungan proteinnya bisa mencapai 60 gram atau bahkan lebih.

Karbohidrat dan lemak

Susu penambah berat badan juga unggul dalam jumlah karbohidrat dan lemak yang merupakan sumber kalori.

Dalam 1 gelas susu penambah berat badan, terkandung sekitar 80-100 gram karbohidrat dan 10-17 gram lemak. Sedangkan dalam 1 gelas susu biasa, kandungan karbohidratnya hanya 8-13 gram, dan kandungan lemaknya hanya 5-8 gram.

Apakah Susu Penambah Berat Badan Efektif?

Berkat kandungannya yang padat nutrisi, susu berat badan memang dapat membantu menambah berat badan. Namun sebenarnya, konsumsi susu khusus ini bukanlah cara utama untuk meningkatkan berat badan.

Cara mendongkrak berat badan yang benar dan aman adalah mengatur pola makan, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, dan rutin berolahraga. Prosesnya pun harus dilakukan secara bertahap. Karena jika tidak, Anda justru berisiko mengalami obesitas.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui lebih dulu penyebab tubuh Anda terlalu kurus. Pasalnya, tubuh terlalu kurus bukan hanya bisa disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi atau pola makan yang tidak sehat, tapi juga bisa karena suatu penyakit, masalah psikologis, efek samping obat, atau faktor genetik.

Jika terdapat penyakit atau kondisi lain yang menyebabkan tubuh terlalu kurus, maka dokter perlu mengobatinya terlebih dahulu.

Susu atau suplemen penambah berat badan baru diberikan ketika target berat badan yang ditentukan oleh dokter tidak tercapai. Namun, tidak sembarang susu penambah berat badan bisa Anda konsumsi. Tiap produk susu penambah berat badan memiliki takaran nutrisi yang berbeda.

Untuk memilih jenis susu yang tepat, Anda perlu menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. Oleh karena itu, mengonsumsi susu penambah berat badan sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dokter gizi, agar bobot tubuh Anda dapat meningkat secara aman dan proporsional.