Anda pasti sudah tidak asing dengan aromaterapi. Nah, aroma harum pada produk ini bersumber dari minyak atsiri atau dikenal juga dengan sebutan essential oil. Selain menghasilkan aroma yang harum, minyak atsiri juga memiliki beragam manfaat dan salah satunya untuk relaksasi tubuh.

Minyak atsiri atau minyak esensial merupakan senyawa yang diekstrak dari bagian tumbuhan dan diperoleh melalui proses distilasi atau penyulingan. Bagian tumbuhan yang diekstrak dapat berupa kelopak bunga, daun, kulit kayu, biji, hingga akar.

Manfaat Minyak Atsiri untuk Relaksasi - Alodokter

Berbagai Jenis Minyak Atsiri dan Manfaatnya

Minyak atsiri kini banyak tersedia di pasaran dengan beragam pilihan aroma yang berbeda, sesuai dengan tumbuhan yang diekstrak. Berikut adalah beberapa jenis tumbuhan yang menghasilkan minyak atsiri dan kegunaannya:

  • Peppermint, untuk meningkatkan energi dan mood
  • Lavender, untuk membuat tidur lebih nyenyak dan meredakan nyeri
  • Jahe, untuk meredakan mual
  • Eukaliptus, untuk meredakan hidung tersumbat dan sakit kepala
  • Lemon dan jeruk purut, untuk menenangkan pikiran dan mengurangi stres
  • Sereh, sebagai pengusir nyamuk dan pengharum ruangan

Beberapa minyak atsiri yang berasal dari chamomile, cedarwood, kayu cendana, vanila, atau berbagai jenis bunga, seperti melati, mawar, dan kenanga, juga sering digunakan sebagai aromaterapi untuk relaksasi tubuh.

Saat aromaterapi dihirup, molekul aroma dari minyak atsiri akan keluar dan merangsang saraf-saraf penghidu di hidung. Selanjutnya, saraf tersebut akan mengirim pesan ke bagian otak yang dapat mengatur emosi dan pikiran, yaitu amigdala.

Proses inilah yang diduga berpengaruh pada cara kerja aromaterapi dalam merelaksasi tubuh dan pikiran.

Beberapa riset pun menunjukkan bahwa minyak atsiri juga terlihat dapat mengurangi stres dan menenangkan pikiran, meredakan rasa cemas, meringankan gejala depresi, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi rasa mual pada penderita kanker yang menjalani kemoterapi.

Namun, hingga kini, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanan minyak atsiri secara umum bagi kesehatan tubuh.

Cara Menggunakan Minyak Atsiri

Guna mendapatkan manfaat minyak atsiri untuk relaksasi tubuh, minyak esensial ini dapat digunakan dengan dua cara, yaitu:

Dihirup

Menghirup minyak atsiri dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dihirup langsung dan tidak langsung. Jika ingin menghirupnya langsung, Anda dapat membuat inhaler sendiri dengan cara meneteskan secukupnya minyak atsiri di atas air panas, kemudian hirup aromanya.

Jika ingin menghirupnya secara tidak langsung, Anda dapat menggunakan diffuser. Alat ini akan mengubah minyak atsiri menjadi uap atau asap wangi dan menyebarkannya di udara, sehingga mudah dihirup.

Dioleskan ke tubuh

Minyak atsiri mudah diserap oleh kulit, sehingga juga bisa digunakan untuk pijat aromaterapi dan campuran losion perawatan tubuh.

Untuk menikmati hal tersebut, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat yang menyediakan jasa aromaterapi, seperti salon kecantikan, tempat pijat, dan spa.

Anda juga bisa menikmatinya sendiri di rumah dengan membeli minyak atsiri yang dijual bebas. Namun, agar lebih aman, campurkan minyak atsiri dengan carrier oil, seperti minyak kelapa atau minyak kedelai, agar tidak menyebabkan iritasi kulit.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Minyak Atsiri

Pada dasarnya, minyak atsiri yang telah melalui proses penyulingan dan terdaftar di BPOM RI aman untuk digunakan. Namun, jika Anda memiliki riwayat alergi, eksim, atau memiliki kulit sensitif, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya.

Selain itu, ikuti petunjuk penggunaan minyak atsiri dengan benar. Hindari pemakaian di daerah sekitar mata atau mulut agar terhindar dari iritasi. Tidak disarankan juga untuk menggunakan minyak atsiri di kulit saat akan beraktivitas di tempat yang terpapar sinar matahari.

Jika ingin menggunakan minyak atsiri di rumah, ingatlah untuk menyimpannya di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak, karena minyak ini bisa berbahaya jika tertelan.

Penggunaan minyak atsiri pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak juga perlu diperhatikan, karena efeknya pada kondisi tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Jika tetap ingin menggunakan minyak esensial ini, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter dan segera periksakan ke dokter jika muncul keluhan setelahnya.