Aroma harum dari aromaterapi bersumber dari minyak atsiri. Anda pasti sudah tidak asing mendengar kata aromaterapi. Ya, terapi yang mengeluarkan aroma harum ini kerap dijadikan pilihan untuk merelaksasi tubuh, terutama bagi kaum hawa.

Benarkah minyak yang berasal dari sari tanaman tersebut bisa membantu Anda merelaksasi tubuh? Dan bagaimanakah keamanan pemakaian minyak ini untuk anak-anak, wanita hamil atau menyusui, serta yang memiliki kondisi medis tertentu?

Manfaat Minyak Atsiri untuk Relaksasi - Alodokter

Bagian tanaman yang dijadikan bahan baku pembuatan minyak atsiri terdiri dari batang tanaman, bunga, daun, kulit kayu, biji, atau akar tumbuhan. Setelahnya, bahan-bahan tersebut disuling sehingga menghasilkan uap. Uap tanaman ini kemudian mengembun dan kembali menjadi cairan yang kemudian dikumpulkan pada sebuah wadah.

Sebutan lain minyak atsiri adalah minyak aromatik, minyak esensial, atau minyak eterik.

Kegunaan Minyak Atsiri

Minyak atsiri pada aromaterapi digunakan untuk merelaksasi tubuh, minyak ini bekerja dengan cara merangsang reseptor bau di hidung. Setelah itu, reseptor mengirim pesan melalui sistem saraf ke bagian otak yang mengontrol emosi, yaitu sistem limbik. Proses ini diduga berpengaruh pada cara kerja aromaterapi dalam merelaksasi.

Biasanya minyak atsiri yang dipakai untuk merelaksasi tubuh berasal dari tanaman lavender, kamomil, jeruk, mint, melati, mawar, bergamot, kayu cendana, dan vanila. Namun, masih banyak tanaman lain yang kerap dijadikan sumber pembuatan minyak atsiri.

Sebagian ahli pun telah mengaji khasiat minyak atsiri. Hasil penelitian ada yang menunjukkan bahwa minyak ini efektif untuk merelaksasi tubuh, seperti mengatasi rasa cemas, depresi, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi mual pada penderita kanker yang menjalani kemoterapi. Namun ada pula penelitian yang tidak menemukan khasiatnya.

Secara umum, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat minyak atsiri yang sebenarnya.

Bagaimana Cara Menikmatinya?

Jika Anda ingin mencoba merelaksasi tubuh dengan minyak ini, ada dua cara yang bisa dilakukan. Minyak atsiri bisa dinikmati dengan cara dihirup atau dioleskan pada kulit.

  • Dihirup

Minyak atsiri bisa dipanaskan pada tungku khusus aromaterapi atau dicampur pada semangkok air panas. Setelahnya minyak atsiri akan menguap dan siap untuk Anda hirup.

  • Dioleskan pada kulit.

Olesi kulit dengan minyak atsiri kemudian pijat dengan lembut. Tidak perlu mandi setelah pemijatan karena minyak baru bisa diserap  kulit dengan sempurna setelah 6 hingga 8 jam.

Untuk menikmati hal tersebut, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat yang menyediakan jasa aromaterapi, seperti salon kecantikan, tempat pijat, dan spa. Anda juga bisa menikmatinya sendiri di rumah dengan membeli minyak atsiri yang dijual bebas.

Disarankan untuk menyetel musik-musik yang bisa menenangkan selama terapi, seperti musik klasik.

Apakah Minyak Atsiri Aman Digunakan?

Pada dasarnya, minyak atsiri aman digunakan jika telah melalui proses penyulingan. Pastikan juga produk sudah terdaftar di BPOM RI. Meski aman, kadang ada beberapa laporan kasus terkait penggunaannya seperti untuk kondisi alergi dan dermatitis.

Jika Anda ingin memakai minyak atsiri di rumah, ikuti petunjuknya dengan benar. Hindari pemakaian di daerah sekitar mata atau mulut agar terhindar dari iritasi. Pilihlah terapis yang sudah berpengalaman ketika Anda ingin melakukan terapi minyak atsiri di tempat-tempat yang menyediakan jasa pengobatan aromaterapi.

Ingat, jangan menelan minyak ini karena bisa berbahaya bagi tubuh Anda.

Saat ini, penggunaan minyak atsiri pada anak-anak berusia di bawah 5 tahun, ibu hamil dan menyusui, pengidap asma, atau memiliki gangguan ginjal masih belum jelas. Namun untuk berjaga-jaga, sebaiknya hindari penggunaannya. Pemakaian minyak atsiri pada kulit juga sebaiknya dihindari pada saat hendak beraktivitas di tempat yang terpapar sinar matahari.

Jika Anda tertarik ingin merelaksasi tubuh memakai minyak atsiri, konsultasikan hal ini kepada dokter terlebih dahulu. Terutama jika Anda memiliki riwayat alergi atau kulit sensitif.