Vitamin penggemuk badan kerap digunakan oleh orang berbadan kurus untuk meningkatkan bobot tubuhnya. Padahal, cara ini belum tentu efektif. Nah, ada cara yang lebih aman dan efektif yang dapat Anda lakukan untuk membuat badan menjadi lebih proporsional.

Berat badan yang sehat dan ideal dapat diukur melalui perhitungan indeks massa tubuh (BMI). Orang dewasa dengan berat badan ideal umumnya memiliki nilai IMT 18,5–25. Jika nilai IMT seseorang berada di bawah angka 18,4, orang tersebut dapat dikatakan memiliki berat badan kurang atau terlalu kurus.

Tidak Perlu Vitamin Penggemuk Badan, Ini Cara Aman Menambah Berat Badan - Alodokter

Tidak sedikit orang yang berusaha keras untuk menambah berat badannya hingga akhirnya mencari cara cepat dengan mengonsumsi vitamin penggemuk badan. Padahal, ada cara aman yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan berat badan ideal.

Penyebab Berat Badan Rendah

Sebagian orang memiliki tubuh yang kurus dan mengalami kesulitan untuk menambah berat badannya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

Faktor genetika

Jika Anda memiliki orang tua atau anggota keluarga yang memang bertubuh kurus, maka tubuh kurus yang Anda miliki bisa dikarenakan oleh faktor keturunan atau genetik.

Seseorang yang memiliki tubuh kurus karena faktor genetik akan memiliki tingkat metabolisme tubuh yang tinggi dan nafsu makan yang lebih rendah, sehingga kerap memiliki berat badan yang kurang.

Penyakit tertentu

Ada beberapa jenis masalah kesehatan yang dapat membuat tubuh menjadi kurus, antara lain gangguan tiroid, diabetes, gangguan pencernaan, HIV/AIDS, tuberkulosis, dan kanker.

Aktivitas fisik yang tinggi

Berat badan bisa semakin berkurang bila Anda terlalu sering berolahraga atau menjalani aktivitas fisik yang tinggi. Hal ini dikarenakan kegiatan olahraga dan aktivitas fisik akan membuat tubuh lebih banyak membakar kalori.

Kondisi tersebut mengakibatkan jaringan lemak di dalam tubuh yang merupakan cadangan kalori akan dipecah dan digunakan, sehingga berat badan juga akan turun karena massa lemak berkurang.

Masalah psikologis

Gangguan kesehatan mental, misalnya stres dan depresi, dapat mengganggu pola makan dan menurunkan nafsu makan. Selain itu, badan yang terlalu kurus juga bisa terjadi akibat gangguan makan, seperti anorexia nervosa dan bulimia.

Jika Anda mengalami masalah psikologis yang membuat berat badan berkurang, sebaiknya segera periksakan kondisi Anda ke psikiater.

Efek samping obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan, misalnya topiramat, naltrexone, dan bupropion, dapat menimbulkan efek samping berupa penurunan berat badan. Selain itu, berbagai jenis pengobatan kanker, seperti kemoterapi, juga dapat menyebabkan berat badan turun.

Ini Cara Menambah Berat Badan yang Aman

Untuk menambah berat badan, tak sedikit orang mengandalkan vitamin penggemuk badan. Padahal, berat badan tidak akan bertambah hanya dengan mengonsumsi vitamin penggemuk badan.

Anda tetap perlu menyertainya dengan upaya lain. Beberapa upaya yang dapat Anda lakukan adalah:

1. Selektif dalam memilih makanan

Kunci untuk menambah berat badan adalah mengonsumsi kalori lebih banyak dari jumlah kalori yang dibakar. Namun, Anda tetap harus menghindari makanan yang mengandung terlalu tinggi kalori, seperti cokelat dan minuman manis kemasan.

Beberapa makanan yang mengandung kalori dan nutrisi sehat, antara lain susu, nasi, kacang-kacangan, dan kentang. Selain itu, konsumsilah setidaknya 5 porsi buah atau sayuran tiap harinya. Usahakan pula untuk mengonsumsi 2 porsi ikan setiap minggu, seperti salmon atau tongkol.

2. Atur jadwal dan porsi makan

Jika Anda mudah kenyang, buatlah porsi makan menjadi lebih kecil namun sering. Misalnya, jika Anda biasa makan 2 porsi besar tiap harinya, ubahlah menjadi 5–6 porsi kecil.

3. Cukup minum air putih

Konsumsi setidak 6–8 gelas air putih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, usahakan untuk tidak terlalu banyak minum sebelum makan agar Anda tidak merasa kenyang saat makan.

4. Rutin olahraga

Hindari terlalu sering melakukan olahraga yang dapat membakar banyak kalori. Anda dianjurkan untuk melakukan olahraga angkat beban setidaknya 2–4 kali dalam seminggu. Jenis olahraga ini dapat menyimpan kalori berlebih di tubuh dengan mengubahnya menjadi otot, bukan lemak.

5. Cukup istirahat

Kualitas tidur yang tetap terjaga berperan penting dalam pertumbuhan otot. Oleh karena itu, pastikan Anda mencukupi waktu tidur dengan beristirahat setidaknya 7–9 jam sehari.

6. Hindari rokok

Merokok kerap membuat Anda mengalami penurunan berat badan. Dengan menghentikan kebiasaan merokok, Anda cenderung dapat meningkatkan berat badan.

Selama Anda konsisten, cara-cara di atas sudah cukup untuk menambah berat badan sesuai yang Anda harapkan dan tentunya aman dari efek samping. Namun, jika cara di atas tidak kunjung membuahkan hasil, segera temui dokter.

Selain itu, jika Anda tetap ingin menggunakan vitamin penggemuk badan, sebaiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter gizi. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan jenis dan dosis vitamin penggemuk badan yang cocok dengan kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh.