Ufiquin adalah krim topikal yang mengandung hydroquinone dan diresepkan dokter untuk mengatasi hiperpigmentasi, seperti melasma, flek hitam akibat sinar matahari, bekas jerawat, serta noda gelap lainnya. Karena termasuk obat keras, penggunaannya harus sesuai anjuran dan pengawasan dokter.
Kandungan hydroquinone dalam Ufiquin bekerja dengan menghambat produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit. Dengan pemakaian yang terkontrol, krim ini dapat membantu memudarkan noda hitam secara bertahap.

Meski efektif dalam mencerahkan kulit, penggunaannya perlu dibatasi karena pemakaian dalam jangka panjang justru bisa membuat kulit menghitam atau tampak kebiruan.
Produk Ufiquin
Ufiquin tersedia dalam dua varian, yaitu:
- Ufiquin 4% 10 gram, yang mengandung 4% hydroquinone
- Ufiquin 5% 10 gram, dengan kandungan 5% hydroquinon
Apa Itu Ufiquin
| Bahan aktif | Hidroquinone |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Obat pencerah kulit |
| Manfaat | Mencerahkan kulit yang menggelap atau mengalami hiperpigmentasi karena paparan sinar matahari, penuaan atau peradangan pada kulit |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia >12 tahun |
| Ufiquin untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika dokter menilai besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Ufiquin untuk ibu menyusui | Ibu menyusui dapat menggunakan obat ini selama dokter yang menyarankan. |
| Pastikan area kulit yang diolesi Ufiquin tidak bersentuhan langsung dengan kulit bayi. | |
| Jika area yang diobati adalah payudara, lakukan pengobatan setelah menyusui dan pastikan payudara sudah dibersihkan terlebih dahulu sebelum menyusui bayi. | |
| Bentuk obat | Krim |
Peringatan sebelum Menggunakan Ufiquin
Tidak semua kondisi kulit bisa menggunakan obat ini sehingga Ufiquin harus dipakai berdasarkan anjuran dari dokter. Dalam pemakaiannya juga terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan, seperti:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Ufiquin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi dengan kandungan hydroquinone.
- Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, penyakit hati, penyakit ginjal, atau penyakit asma.
- Jangan berikan obat ini kepada anak berusia 12 tahun ke bawah tanpa persetujuan dokter.
- Pastikan untuk tidak mengoleskan obat ini pada kulit yang teritasi, kering, atau pecah-pecah.
- Bicarakan dengan dokter jika kondisi kulit tidak membaik setelah digunakan selama 2 bulan. Ufiquin tidak boleh digunakan lebih lama dari waktu tersebut, kecuali dokter yang menyarankan.
- Sampaikan kepada dokter bahwa Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
- Diskusikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan Ufiquin bersama dengan obat atau produk tertentu, terutama yang dioleskan ke kulit. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya interaksi obat.
- Segera hubungi dokter ketika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Ufiquin.
Dosis dan Aturan Pakai Ufiquin
Ufiquin merupakan obat resep yang harus digunakan sesuai anjuran dokter. Dosis penggunaan Ufiquin umumnya adalah 1–2 kali sehari, yang dapat dioleskan secara tipis ke kulit yang ingin diobati. Penggunaannya secara rutin sesuai arahan dokter bisa membuat kulit menjadi lebih cerah.
Namun perlu diingat, Anda perlu untuk menghentikan penggunaan obat ini jika setelah digunakan selama 2 bulan tidak ada perbaikan warna kulit. Jadi, konsultasikan kembali kepada dokter mengenai pengobatan lain yang lebih cocok dalam mengatasi permasalahan kulit Anda.
Cara Menggunakan Ufiquin dengan Benar
Sebelum menggunakan Ufiquin pada area kulit yang bermasalah, sebaiknya lakukan uji alergi terlebih dahulu. Pengujian dapat dilakukan dengan mengoleskan sedikit krim ke area siku bagian dalam, lalu biarkan selama 24 jam. Jika muncul reaksi seperti gatal, bengkak, atau lepuh, hentikan pemakaian.
Namun, bila tidak timbul reaksi apa pun, Ufiquin dapat digunakan pada area kulit yang membutuhkan perawatan. Berikut panduan cara penggunaannya:
- Bersihkan area kulit yang ingin diobati dan cucilah tangan Anda dengan sabun dan air bersih. Keringkan dengan handuk.
- Oleskan krim Ufiquin secara tipis ke area kulit yang ingin diobati sesuai dengan arahan dokter.
- Segera bilas dengan air bersih ketika krim ini tidak sengaja mengenai mata, hidung, atau mulut.
- Usahakan untuk menggunakan obat ini pada waktu yang sama setiap harinya. Jika disarankan untuk digunakan 1 kali per hari, oleskan pada malam hari saja.
- Pastikan untuk tidak lupa menggunakan tabir surya dan pakaian berlengan panjang ketika beraktivitas di luar ruangan. Pasalnya, penggunaan Ufiquin bisa menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, sehingga risiko untuk alami sunburn meningkat.
- Bicarakan dengan dokter jika setelah pemakaian selama 2 bulan kulit tidak mengalami perubahan yang berarti.
- Simpan Ufiquin di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Ufiquin dengan Obat Lain
Efek interaksi obat dapat muncul ketika Ufiquin digunakan bersama dengan obat lain tanpa adanya diskusi dengan dokter terlebih dahulu. Berikut efek samping penggunaan Ufiquin:
- Peningkatan risiko munculnya noda pada kulit, ketika dioleskan bersamaan dengan benzoyl peroxide
- Peningkatan risiko terjadinya iritasi kulit, saat dipakai bersama dengan pewarna rambut, penghilang bulu, sabun atau pun sampo yang mengandung alkohol, astringent, dan jeruk nipis
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat yang tidak diinginkan, pastikan untuk menggunakan Ufiquin secara hati-hati. Jadi, jika ada obat lain yang ingin digunakan bersama dengan Ufiquin, termasuk produk perawatan kulit, ada baiknya untuk berkonsutasi dengan dokter terlebih dahulu.
Efek Samping dan Bahaya Ufiquin
Ada beberapa efek samping dari penggunaan Ufiquin:
- Kulit kering
- Kulit memerah
- Kulit terasa perih atau seperti terbakar
Konsultasikan dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter ketika efek samping tersebut tidak juga hilang atau makin memburuk meski penggunaan Ufiquin sudah dihentikan.
Segera kunjungi dokter ketika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Perubahan warna kulit menjadi biru kehitaman
- Kulit melepuh atau mengeluarkan nanah
- Kulit pecah-pecah yang parah