Pengobatan varises biasanya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan keluhan yang dialami. Pada kasus ringan, penderita umumnya tidak membutuhkan penanganan medis khusus. 

Untuk membantu melancarkan aliran darah di kaki dan mencegah varises bertambah parah, dokter biasanya menyarankan perubahan gaya hidup, seperti: 

  • Rutin berolahraga
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Menghindari berdiri atau duduk terlalu lama
  • Meninggikan posisi kaki menggunakan bantal saat beristirahat 

Namun, jika varises sudah menimbulkan gejala yang mengganggu atau berisiko menyebabkan komplikasi, dokter mungkin akan menyarankan beberapa metode pengobatan. Tujuannya adalah meredakan gejala, memperbaiki penampilan, sekaligus mengurangi risiko masalah lebih lanjut.

Metode pengobatan varises yang dapat dilakukan antara lain:

Stoking Kompresi

Dokter akan menyarankan pasien menggunakan stoking kompresi khusus untuk menangani varises. Stoking kompresi bekerja dengan memberi tekanan pada otot kaki dan vena sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Stoking ini juga dapat meredakan pembengkakan dan nyeri akibat varises.

Pasien umumnya dianjurkan untuk menggunakan stoking kompresi sejak pagi hari hingga menjelang tidur di malam hari. Namun, bila kulit terasa kering akibat pemakaian stoking, Anda boleh menggunakan krim pelembap.

Obat-obatan

Dokter bisa meresepkan obat antinyeri, seperti asam mefenamat atau ibuprofen, untuk membantu mengendalikan nyeri akibat varises. Selain itu, obat-obatan tertentu, seperti diosmin dan hesperidin juga dapat diberikan untuk mendukung kesehatan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan.

Prosedur Medis 

Jika keluhan tidak membaik atau sering kambuh, dokter dapat memberikan penanganan medis, antara lain:

1. Skleroterapi

Prosedur ini melibatkan penyuntikan cairan khusus ke pembuluh darah vena yang mengalami varises agar dinding pembuluh darah menutup dan akhirnya menghilang. Skleroterapi efektif untuk varises berukuran kecil hingga sedang. 

Setelah penyuntikan, pembuluh darah yang telah menutup tersebut secara bertahap akan diserap oleh tubuh dan memudar dalam beberapa minggu hingga bulan, sehingga aliran darah akan dialihkan ke pembuluh vena lain yang lebih sehat.

2. Terapi laser

Terapi ini menggunakan sinar laser yang diarahkan ke permukaan kulit untuk menutup pembuluh darah vena yang bermasalah. Terapi laser cocok digunakan untuk varises berukuran kecil atau sedang yang letaknya dekat permukaan kulit.

3. Terapi ablasi endotermal (radiofrekuensi)

Prosedur ini bertujuan untuk memanaskan dan menutup vena yang bermasalah menggunakan gelombang radio berfrekuensi tinggi.

4. Ambulatory phlebectomy

Pada ambulatory phlebectomy, dokter akan membuat sayatan kecil di kulit untuk menghilangkan varises berukuran kecil. Prosedur ini umumnya digunakan untuk menghilangkan varises yang dekat dengan permukaan kulit.

5. Transenduminated power phlebectomy

Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan serat optik yang dilengkapi cahaya ke bawah kulit. Melalui serat optik ini, dokter akan menyuntikkan larutan garam dan memotong vena yang terkena varises.

6. Ligasi pembuluh vena

Operasi ini dilakukan dengan mengikat dan mengangkat pembuluh vena melalui sayatan kecil. Pengangkatan pembuluh vena tidak akan memengaruhi sirkulasi darah di kaki karena pembuluh vena dalam akan menjaga pasokan darah dalam jumlah besar.

7. Endoskopi pembuluh vena (endoscopic vein surgery)

Pada prosedur ini, selang kecil berkamera (endoskop) akan dimasukkan ke dalam kaki. Melalui endoskop, dokter dapat melihat kondisi varises, kemudian menutup dan mengangkat jaringan vena yang bermasalah melalui sayatan kecil. Tindakan ini dilakukan jika varises menyebabkan ulkus di tungkai dan jika metode lain tidak efektif.

Pemilihan metode pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, termasuk tingkat keparahan varises, lokasi vena yang terdampak, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan. 

Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter lewat fitur Chat di aplikasi ALODOKTER, agar mendapatkan penanganan yang tepat dan aman, sekaligus mencegah varises semakin memburuk atau menimbulkan komplikasi di kemudian hari.