Velpatasvir-sofosbuvir adalah kombinasi obat antivirus yang digunakan untuk mengobati hepatitis C kronis. Obat ini dapat digunakan sebagai pengobatan tunggal atau dikombinasikan dengan ribavirin. 

Velpatasvir termasuk ke dalam golongan penghambat replikasi kompleks dari nucleotide hepatitis C virus (HCV) NS5A. Sementara itu, sofosbuvir termasuk ke dalam golongan penghambat polimerase HCV NS5B.

Velpatasvir Sofosbuvir - alodokter

Kombinasi velpatasvir dan sofosbuvir akan menganggu kerja enzim virus hepatitis C bernama NS5A dan NS5B, yang berperan dalam replikasi virus. Dengan begitu, jumlah virus akan berkurang, sehingga sistem kekebalan tubuh lebih mampu untuk melawan infeksi.

Merek dagang velpatasvir-sofosbuvir: Epclusa, Myhep All

Apa Itu Velpatasvir-Sofosbuvir

Golongan Obat resep
Kategori Obat antivirus
Manfaat Mengobati hepatitis C kronis
Dikonsumsi oleh Dewasa
Velpatasvir-sofosbuvir untuk ibu hamil dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan.

Velpatasvir-sofosbuvir belum diketahui bisa terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang hamil atau menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat Kaplet salut selaput atau tablet salut selaput

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Velpatasvir-Sofosbuvir

Velpatasvir-sofosbuvir hanya boleh dikonsumsi sesuai resep dokter. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum mengonsumsi velpatasvir-sofosbuvir:

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Velpatasvir-sofosbuvir tidak boleh digunakan oleh seseorang yang alergi terhadap obat ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, penyakit jantung, diabetes, HIV/AIDS, atau penyakit liver, seperti hepatitis B
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani cuci darah (dialisis).
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi suplemen, produk herbal, atau obat, termasuk obat jantung, antikoagulan, atau antasida.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, efek samping serius, atau overdosis setelah mengonsumsi velpatasvir-sofosbuvir.

Dosis dan Aturan Pakai Velpatasvir-Sofosbuvir

Velpatasvir-sofosbuvir akan diberikan oleh dokter, dosisnya akan ditentukan sesuai dengan kondisi dan respons tubuh pasien terhadap pengobatan.

Secara umum, dosis velpatasvir-sofosbuvir untuk orang dewasa adalah 1 tablet atau kaplet per hari. Satu tablet atau kaplet berisi 100 mg velpatasvir dan 400 mg sofosbuvir. Pengobatan dilakukan selama 12–24 minggu. Pengobatan dapat dikombinasikan dengan ribavirin.

Cara Mengonsumsi Velpatasvir-Sofosbuvir dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk pada kemasan obat sebelum mengonsumsi velpatasvir-sofosbuvir. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Konsumsi velpatasvir-sofosbuvir secara teratur pada waktu yang sama tiap harinya agar efek obat lebih maksimal. Velpatasvir-sofosbuvir bisa dikonsumsi bersama atau tanpa makanan. Telan obat dengan utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan obat.

Jangan berhenti mengonsumsi velpatasvir-sofosbuvir walaupun kondisi yang diderita sudah membaik, kecuali atas anjuran dokter. Berhenti mengonsumsi obat sebelum waktu yang ditentukan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi virus yang tidak terkontrol.

Bila lupa mengonsumsi velpatasvir-sofosbuvir, segera konsumsi obat ini jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Apabila waktu konsumsi dosis selanjutnya sudah dekat atau lebih dari 18 jam sejak konsumsi dosis terakhir, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Pastikan ada jarak 4 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi velpatasvir-sofosbuvir jika akan mengonsumsi antasida. Hal itu dilakukan untuk memastikan velpastavir-sofosbuvir yang dikonsumsi dapat bekerja dengan efektif.

Simpan velpatasvir-sofosbuvir dalam wadah tertutup di tempat sejuk dan kering. Hindarkan obat dari paparan sinar matahari langsung dan jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Velpatasvir-Sofosbuvir dengan Obat Lain

Efek interaksi obat yang dapat terjadi jika velpatasvir-sofosbuvir digunakan dengan obat tertentu antara lain:

  • Penurunan kadar velpatasvir di dalam darah jika digunakan dengan obat maag, seperti antasida, penghambat pompa proton, atau antagonis H2
  • Penurunan kadar velpataspir-sofosbuvir secara signifikan di dalam darah jika digunakan dengan, seperti rifampicin, phenobarbital, phenytoin, atau carbamazepine
  • Peningkatan kadar digoxin atau rosuvastatin di dalam darah
  • Peningkatan risiko terjadinya gangguan waktu pembekuan darah jika digunakan dengan warfarin
  • Peningkatan risiko terjadinya bradikardia berat dan gangguan irama jantung jenis blok jantung jika digunakan dengan amiodarone

Efek Samping dan Bahaya Velpatasvir-Sofosbuvir

Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah penggunaan velpatasvir-sofosbuvir, yaitu:

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping yang disebutkan di atas tidak kunjung mereda atau semakin memburuk. Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Rasa sakit pada perut bagian kanan atas
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Rasa tidak enak badan
  • Gangguan mental dan suasana perasaan, termasuk depresi
  • Mata dan kulit terlihat berwarna kekuningan (penyakit kuning)