Infark miokard akut adalah istilah medis dari serangan jantung. Kondisi ini terjadi saat aliran darah ke jantung atau pada arteri koroner tersumbat sehingga dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang membahayakan nyawa. Penyumbatan ini umumnya dapat terjadi akibat penumpukan plak yang terdiri dari kolesterol, lemak, dan sisa metabolisme.

Arteri koroner adalah pembuluh darah menuju jantung yang sangat penting dalam sistem kardiovaskular. Pembuluh ini mengalirkan darah yang membawa oksigen ke jantung. Apabila arteri mengalami penyumbatan, aliran darah dapat berhenti seketika dan menyebabkan infark pada otot jantung (miokard). Infark adalah kerusakan jaringan yang terjadi karena kurangnya pasokan oksigen (iskemia).

Waspadai Infark Miokard Akut pada Kelompok Ini - Alodokter

Penyumbatan ini dapat disebabkan penumpukan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dan lemak jenuh dalam pembuluh arteri. Bahan ini banyak terkandung dalam makanan yang kaya lemak dan produk berbahan dasar susu seperti keju dan mentega.

Apakah Anda Berisiko?

Infark miokard akut dapat terjadi pada siapapun, tapi lebih sering terjadi pada pria dan pada penderita diabetes. Kondisi juga lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang mengalami situasi di bawah ini:

  • Orang dengan keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung lebih berisiko mengalami infark miokard akut.
  • Pengidap tekanan darah tinggi yang dapat meningkatkan penumpukan plak dan kerusakan pada pembuluh arteri.
  • Orang yang memiliki kadar kolesterol dan trigliserida
  • Penderita diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan memicu penyakit arteri koroner yang dapat berujung pada infark miokard akut.
  • Obesitas membuat orang lebih berisiko mengalami berbagai kondisi serius, termasuk infark miokard akut.
  • Risiko meningkat seiring pertambahan usia. Wanita paling berisiko mengalami kondisi ini setelah usia 55 tahun atau setelah menopause, sedangkan pria di atas usia 45 tahun.
  • Wanita yang mengalami menopause dini.
  • Merokok meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung.
  • Kurang olahraga, stres, memiliki riwayat preeklampsia, hipertensi selama masa kehamilan, dan pengguna obat terlarang seperti amfetamin dan kokain.

Selain sesak napas dan nyeri dada, infark miokard akut umumnya didahului gejala-gejala nyeri pada rahang, punggung, dan dada yang hilang timbul selama beberapa menit. Gejala lain adalah berkeringat, mual, muntah, kecemasan, batuk, jantung berdegup kencang, kelelahan, dan pucat.

Meski demikian, tiap orang dapat mengalami gejala infark miokard akut yang berbeda-beda sesuai perbedaan tingkat keparahannya. Beberapa wanita yang mengalami serangan jantung merasakan gejala yang menyerupai flu.

Hal yang Harus Dilakukan

Orang yang mengalami infark miokard akut harus langsung berhenti melakukan aktivitas dan segera hubungi rumah sakit terdekat untuk meminta pertolongan. Nitrogliserin secara oral atau pun semprot di bawah lidah biasanya diberikan jika pasien tidak memiliki riwayat kontraindikasi terhadap bahan ini, atau memang sudah pernah diresepkan obat ini oleh dokter.

Di rumah sakit, pemeriksaan EKG (elektrokardigram) dilakukan untuk mengukur aktivitas listrik jantung. Dokter juga akan melakukan tes darah untuk memeriksa enzim jantung yang berhubungan dengan kerusakan jantung. Penanganan untuk memperbaiki aliran darah jantung harus segera dilakukan dalam waktu paling lambat 90 menit setelah muncul gejala. Tindakan penanganan yang dapat dilakukan di rumah sakit meliputi PCI (Percutaneous Coronary Intervention) atau angioplasti. Semakin cepat penanganan diberikan, semakin besar kemungkinan nyawa pasien tertolong. Risiko serangan jantung dapat meningkat jika terjadi kerusakan berat pada jantung, bahkan dapat menyebabkan gagal jantung.

Infark miokard akut sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat, antara lain dengan pola makan yang kaya sayur, buah, gandum utuh, dan protein tanpa lemak. Kurangi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans, kolesterol, dan gula. Berhenti merokok dan berolahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan jantung.