Seiring dengan kesadaran hidup sehat yang semakin meningkat, kini semakin banyak orang yang berusaha menghindari asam lemak jenuh. Berikut beberapa fakta asam lemak jenuh yang harus dipahami.

Asupan lemak dan asam lemak dibutuhkan sebagai penyedia energi dan membantu penyerapan beberapa jenis vitamin tertentu. Namun konsumsi asam lemak jenuh berlebihan justru merugikan kesehatan.

8 Fakta Asam Lemak Jenuh Yang Wajib Diketahui - Alodokter

Fakta Seputar Asam Lemak Jenuh

Tidak sulit membedakan asam lemak jenuh pada makanan. Pada suhu ruang, asam lemak jenuh berbentuk solid (padat). Beberapa fakta lain seputar asam lemak jenuh yaitu:

  1. Mengonsumsi makanan mengandung asam lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, makanan yang tinggi asam lemak jenuh juga kemungkinan mengandung kalori tinggi.
  2. Para ahli menuturkan, asupan asam lemak jenuh berlebihan berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskuler, seperti sakit jantung atau tekanan darah tinggi.
  3. Penelitian mengungkap asam lemak lemak jenuh kemungkinan terkait dengan beberapa jenis kanker tertentu, seperti kanker payudara, usus besar, dan kanker prostat.
  4. Mengurangi asupan asam lemak jenuh tak lebih dari 10% dari keseluruhan kalori dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol darah. Untuk orang yang berisiko tinggi penyakit kardiovaskuler, asupan asam lemak jenuh lebih rendah lagi yaitu 5-6% dari keseluruhan kalori harian. Jadi jika kebutuhan kalori per hari mencapai 2.000 kalori, asupan asam lemak jenuh tidak boleh melebihi 120 kalori atau sekitar 13 gram per hari.
  5. Asam lemak jenuh hanyalah salah satu nutrisi makanan. Anda harus tetap memperhatikan pola makan secara keseluruhan. Diet Mediterania dengan asupan lemak sekitar 45% dari kalori keseluruhan dan kandungan asam lemak jenuh terbatas, merupakan salah satu pola makan yang dianjurkan.
  6. Sebagian besar lemak yang berasal dari hewani mengandung asam lemak jenuh.   Misalnya, daging, roti, susu, dan produk olahan lainnya seperti sosis, mentega, dan daging asap. Selain itu, beberapa minyak dari tumbuhan seperti minyak kelapa dan minyak sawit juga tinggi kandungan asam lemak jenuh.
  7. Mengganti asam lemak jenuh dengan asam lemak tidak jenuh akan mengurangi risiko sakit jantung. Asam lemak tidak jenuh seperti asam lemak omega 3 dan omega 6 yang dapat ditemukan dari minyak kedelai, minyak kanola, dan minyak jagung. Asam lemak tidak jenuh juga terdapat pada ikan laut seperti salmon dan makarel, serta kacang-kacangan.
  8. Pola makan sehat dengan asam lemak jenuh terbatas dapat mencegah sakit jantung, terutama meminimalisir makanan yang diproses. Anda dapat mengonsumsi nasi merah, ikan, kacang-kacangan, sayuran, biji-bijian, dan minyak zaitun. Konsumsi produk hewani, keju, dan produk olahan susu.

Selain memerhatikan pola makan sehat yang tidak mengandung asam lemak jenuh berlebihan, penting juga memperhatikan gaya hidup sehat lain. Mulailah berolahraga teratur, hindari stres berlebihan, dan hindari rokok. Bila perlu, konsultasikan pola makan Anda dengan dokter ahli gizi.