Yuk Cuti, Liburan Terbukti Membuat Kerja Lebih Produktif

Tidak perlu merasa terlalu bersalah jika kamu merasa perlu mengambil jeda dari pekerjaan. Memberi waktu untuk diri kamu beristirahat bukan buang waktu, tetapi bermanfaat membuat kembali fokus dalam bekerja. Pernyataan ini ternyata didukung penelitian lho.

Saat stres, pencernaan dan pola tidurmu akan cenderung terganggu, sehingga tubuh tidak berfungsi normal. Kamu mungkin juga akan merasa tidak nyaman berinteraksi dengan orang lain, karena stres membuatmu jadi mudah tersinggung dan cemas. Inilah alasan kamu perlu mengambil jeda dari rutinitas harian yang mungkin membuat kamu bosan atau tertekan.

Yuk Cuti, Liburan Terbukti Membuat Kerja Lebih Produktif-Alodokter

Berbagai Manfaat Liburan

Studi membuktikan, orang yang terbiasa traveling di hari libur atau cuti kerja, memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung, memiliki tingkat stres lebih rendah, lebih termotivasi untuk meraih target pekerjaan, bahkan memandang hidup lebih positif.

Setelah kembali dari liburan, memang bukan berarti masalah yang sebelumnya kamu hadapi akan hilang. Tetapi, liburan dapat membuat kamu melihat masalah dari sudut pandang yang lebih positif.

Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa pergi berlibur membuat orang lebih mampu melakukan komunikasi antarbudaya, mengembangkan diri secara sosial dan personal, serta lebih mampu memahami sekitar.

Tetapi, jeda tidak selalu berarti kamu harus pergi ke luar kota atau luar negeri selama berhari-hari lho. Mengambil jeda selama satu hari penuh saja sudah dapat membuat kamu merasa lebih segar.

Jeda di Sela Bekerja

Jika kamu belum bisa mengambil cuti atau hari libur nasional belum kunjung tiba, jangan khawatir. Sebenarnya ada cara mengambil jeda di sela pekerjaan, sehingga kamu bisa kembali fokus bekerja. Berikut hal-hal yang dapat kamu lakukan:

  • Menarik napas panjang

Tetap duduk di depan meja atau berdiri di luar ruangan sambil menarik napas panjang dan perlahan selama setidaknya 30 detik, dapat membantu melemaskan tubuh dan pikiran. Aktivitas seperti menggambar dan mewarnai juga bisa mengaktifkan sisi kreativitas dan otak kiri.

  • Berjalan keluar ruangan

Berjalan keluar ruangan dapat meredakan stres dan menggerakkan otot. Menurut studi, olahraga atau sekadar berjalan kaki telah lama dikaitkan dengan peningkatan kemampuan kreativitas.

  • Berinteraksi dengan rekan kerja

Ngobrol sambil minum kopi atau teh dapat menjadi jeda yang menyenangkan, sekaligus sarana untuk bersosialisasi dengan rekan kerja. Selain itu, kafein dalam kopi dan teh dapat membantu kamu tetap terjaga.

  • Tidur siang

Jika memungkinkan, tidur siang sebentar saat istirahat makan siang dapat membuat kamu lebih bersemangat dan dapat lebih berkonsentrasi setelahnya

  • Hindari pekerjaan kantor setelah waktu pulang

Setelah keluar pulang dari kantor, hindari memeriksa ponsel, terutama untuk mengecek surel kantor. Terus menerus memusatkan pikiran pada pekerjaan dapat mengganggu kesehatan mental dan hubunganmu dengan keluarga di rumah.

Jadi, jangan sampai liburan atau cuti bekerja membuat kamu merasa bersalah ya. Hal itu justru dapat membuat kamu lebih produktif dan fokus bekerja. Yuk, cek kalender untuk menjadwalkan liburan kamu!

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi