Obat penambah nafsu makan dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang yang mengalami penurunan nafsu makan secara drastis, meski efeknya bisa saja berbeda pada tiap orang. Sebenarnya apa saja sih kandungan obat penambah nafsu makan yang bisa membuat kita jadi makan banyak?

Nama-nama zat yang ada di dalam kandungan obat penambah nafsu makan, sering kali terdengar asing di telinga. Meski sudah pernah membacanya di bagian kandungan pada kemasan, mungkin Anda masih bertanya-tanya, kira-kira apa manfaat zat dalam obat penambah nafsu makan tersebut dan bagaimana cara kerjanya.

Zat yang Dapat Terkandung di Dalam Obat Penambah Nafsu Makan - Alodokter

Ini Kandungan Obat Penambah Nafsu Makan

Obat penambah nafsu makan dibutuhkan ketika nafsu makan Anda menurun sehingga nutrisi yang Anda konsumsi tidak tercukupi. Zat-zat yang terkandung dalam obat penambah nafsu makan dimaksudkan untuk merangsang nafsu makan dan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Berikut beberapa kandungan obat penambah nafsu makan:

  • Minyak hati ikan Kod
    Minyak ikan kod kaya akan omega-3, vitamin D, dan vitamin A. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi minyak ikan memiliki nafsu makan yang lebih tinggi jika dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi minyak ikan. Efek minyak ikan sebagai penambah nafsu makan diduga terkait sifat antioksidan di dalamnya, serta kemampuannya dalam membantu mencegah resistensi insulin. Oleh karena itu, tidak heran jika minyak ikan kod menjadi salah satu kandungan obat penambah nafsu makan yang sering kita jumpai di pasaran.
  • Curcumin
    Tanaman kunyit yang selama ini Anda lihat di dapur, memiliki khasiat meningkatkan nafsu makan. Kunyit atau Curcuma longa mengandung zat bernama curcumin. Hasil penelitian terhadap curcumin (diferuloylmethane) membuktikan bahwa zat ini tidak hanya ampuh untuk membantu mencegah penyakit jantung dan kanker, tetapi juga dapat meningkatkan selera makan. Efek penambah nafsu makan dari curcumin ini diduga terkait kemampuan zat tersebut dalam menangkal radikal bebas, menghalau peradangan, serta membantu memperbaiki metabolisme tubuh.
  • Zinc
    Salah satu penyebab berkurangnya nafsu makan adalah kekurangan nutrisi kronis, termasuk kekurangan zinc. Beberapa studi menunjukkan bahwa pemberian suplemen zinc pada anak dengan gizi kurang dalam jangka waktu setidaknya 5 bulan dapat membantu menambah nafsu makan, serta memperbaiki asupan nutrisi.

Obat Medis untuk Menambah Nafsu Makan

Pada kasus tertentu, dokter mungkin akan memberikan penanganan masalah gizi kurang dalam bentuk pemberian orexigenic. Orexigenic adalah istilah untuk zat stimulan atau perangsang dalam meningkatkan selera makan. Cara kerjanya adalah meningkatkan rasa lapar sehingga orang yang mengonsumsinya cenderung makan lebih banyak.

Obat penambah nafsu makan lainnya adalah megestrol. Megestrol merupakan hormon sintetis atau hormon buatan yang masuk ke dalam kategori hormon progesteron. Selain digunakan sebagai obat kanker payudara, hormon ini juga dapat merangsang nafsu makan.

Penggunaan megestrol telah diresmikan oleh FDA (Food and Drug Administration), selaku lembaga pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat, pada tahun 1993. Sejak itu, megestrol kerap digunakan untuk meningkatkan nafsu makan penderita HIV/AIDS dan kanker, yang mengalami penurunan berat badan.

Beberapa jenis obat yang juga dipakai secara medis untuk menambah nafsu makan, yakni testosteron, L-carnitine, dan allopurinol.

Jika Anda atau anggota keluarga membutuhkan obat penambah nafsu makan, cobalah mencari obat yang mengandung salah satu zat tersebut. Namun, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat-obat tersebut, disarankan berkonsultasi kepada dokter gizi terlebih dahulu, demi menghindari adanya kemungkinan efek samping yang tidak diinginkan.