Beragam Manfaat Probiotik Bagi Kesehatan

Produk makanan atau minuman yang mengandung probiotik makin populer di masyarakat Indonesia. Namun, apakah sebenarnya probiotik dan apa saja manfaat probiotik yang dapat diperoleh tubuh?

Berbeda dengan bakteri yang sering disebut sebagai penyebab penyakit, probiotik adalah bakteri atau jamur yang dapat mendukung sistem pencernaan, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebenarnya tubuh manusia dipenuhi beragam jenis bakteri, yang baik dan yang buruk.

Beragam manfaat probiotik untuk kesehatan - alodokter

Bakteri Baik

Probiotik dapat memberi manfaat bagi tubuh dengan cara memicu pertumbuhan  bakteri baik baru, yang hilang dalam tubuh karena pengobatan antibiotik. Probiotik juga membantu menekan bakteri buruk dalam pencernaan yang dapat menimbulkan gangguan, serta menyeimbangkan jumlah bakteri baik dan buruk.

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat dibantu penyembuhannya dengan menggunakan probiotik, misalnya:

  • Membantu meredakan diare yang disebabkan virus, bakteri atau parasit, maupun yang disebabkan hal lain seperti reaksi terhadap antibiotik.
  • Meringankan sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome).
  • Meredakan penyakit radang usus (Inflammatory bowel disease)
  • Mencegah alergi dan pilek.
  • Menjaga kesehatan saluran kemih dan vagina.
  • Membantu meringankan gangguan kulit, seperti eksim.
  • Menjaga kesehatan mulut.
  • Mencegah infeksi pernapasan

Jenis Probiotik

Probiotik terdiri dari beberapa jenis bakteri yang memiliki manfaat yang berbeda dalam sistem pencernaan.

Jenis probiotik yang paling banyak digunakan adalah Lactobacillus. Ada lebih dari 50 jenis bakteri Lactobacilli, yang secara alami dapat ditemukan di saluran pencernaan, saluran kemih dan sistem genital. Umumnya ditemukan dalam yoghurt atau makanan hasil fermentasi lain. Probiotik ini diduga dapat membantu meringankan diare dan aman untuk orang yang alergi laktosa.

Ada pula probiotik yang disebut Bifidobacteria, yang memiliki sekitar 30 jenis yang berbeda. Bakteri ini paling banyak ditemukan dalam usus besar.  Asupan probiotik jenis ini diduga bermanfaat meringankan sindrom iritasi usus.

Probiotik streptococcus thermophilus yang dapat memproduksi enzim laktase, yang dapat mencegah intoleransi laktosa. Kemudian ada jenis lain yang dikenal dengan nama probiotik Leuconostoc. Probiotik ini banyak dimanfaatkan dalam memproses makanan.

Ada pula probiotik dari jamur yang kerap digunakan yaitu Saccharomyces boulardii. Jenis ini banyak digunakan untuk mencegah dan mengobati diare. Juga dapat mengobati jerawat serta mengurangi efek samping pengobatan radang lambung yang disebabkan oleh bakteri jenis Helicobacter pylori.

Konsumsi Aman Probiotik

Probiotik yang terkandung dalam makanan dan suplemen, dianggap aman secara umum. Jenis makanan yang mengandung probiotik, misalnya yoghurt dan kefir (suatu produk dari hasil fermentasi susu yang mengandung bakteri serta jamur yang baik).

Selain itu, probiotik dapat terkandung dalam beberapa jenis makanan dan minuman lain seperti sereal, coklat batangan, biskuit, dan jus. Hanya saja sulit mendapatkan jaminan jumlah probiotik yang mampu memenuhi kebutuhan yang diperlukan.

Efek samping yang pernah dikeluhkan tergolong ringan seperti sakit perut, perut kembung, hingga diare selama beberapa hari pertama setelah mengonsumsi. Probiotik juga memiliki kemungkinan memicu alergi bagi sebagian orang.

Sebagian studi memang menunjukkan berbagai manfaat probiotik, meski demikian sebaiknya dikonsumsi dengan hati-hati terutama pada anak, wanita hamil, lanjut usia dan orang yang mengalami gangguan sistem imun.

Selalu perhatikan dengan cermat label dalam kemasan produk atau suplemen yang mengandung probiotik. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsinya.