Manfaat Pepaya Bagi Kesehatan

Tidak hanya enak, pepaya yang rendah kalori ini ternyata punya segudang kandungan mineral dan vitamin yang memberikan ragam manfaat bagi tubuh.

Pepaya mengandung banyak sekali nutrisi, bahkan yang paling menarik adalah ternyata pepaya sangat kaya akan vitamin c. Satu buah pepaya setidaknya mengandung 235 mg vitamin C.

manfaat pepaya bagi kesehatan - alodokter

Tidak hanya itu, pepaya juga mengandung nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebut saja vitamin A, vitamin E, vitamin K dan likopen, kalsium, kalium, folat, magnesium, asam pantotenat, alpha dan betakaroten, serta lutein dan zeaxanthan. Semua nutrisi tersebut ada di dalam pepaya. Dengan segudang nutrisi tersebut, pepaya memberikan begitu banyak manfaat.

Ragam Manfaat Pepaya

Sebagian orang mungkin mengenal pepaya sebagai buah yang dapat memperlancar pencernaan. Berikut ini adalah ragam manfaat pepaya bagi kesehatan dan kecantikan yang perlu Anda ketahui:

  • Menyehatkan mata. Kandungan beta-karoten yang terdapat pada pepaya baik untuk mata. Selain itu kandungan antioksidan zeaxanthin-nya juga dapat menangkal bahaya yang ditimbulkan dari masalah degenerasi makula, serta menyaring bahaya sinar biru yang dapat membahayakan mata.
  • Menyehatkan rambut. Untuk dapat tumbuh sehat, rambut perlu terjaga kelembapannya. Kandungan vitamin A yang terdapat di dalam pepaya dapat memicu produksi sebum yang berfungsi memberikan kelembapan pada rambut sekaligus membuat rambut tumbuh subur.
  • Menyembuhkan luka pada kulit. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan papain dan enzim proteolitik kimopapain yang ada di dalam pepaya bisa mencegah infeksi pada luka bakar dan membantu penyembuhan luka. Untuk mengatasi masalah kulit seperti luka akibat berbaring terlalu lama (decubitus ulcers), Anda bisa menggunakan salep yang mengandung enzim papain.
  • Menyembuhkan peradangan. Kandungan kolin yang terdapat di dalam pepaya dapat meredakan peradangan kronis. Selain itu, kandungan kolin di dalam pepaya dapat membantu dalam menjaga struktur membran sel, membantu penyerapan lemak, terlibat dalam pengiriman rangsang saraf, berpengaruh dalam pergerakan otot, menjaga daya ingat dan kemampuan belajar.
  • Mengurangi risiko asma. Pepaya mengandung betakaroten yang dibutuhkan tubuh untuk mengurangi risiko timbulnya penyakit asma.
  • Memperlancar pencernaan. Tahu kenapa pepaya terkenal dapat memperlancar pencernaan? Hal ini karena pepaya kaya akan air dan serat yang memicu lancarnya pencernaan dan tentunya mencegah sembelit. Ditambah dengan adanya enzim papain yang berperan dalam proses pencernaan sebagai pelumat daging.
  • Kesehatan tulang. Pepaya mengandung vitamin K yang sangat dibutuhkan tubuh. Dengan cukup vitamin K, pembuangan kalsium berkurang dan penyerapan kalsium akan meningkat. Selain itu, vitamin K juga dapat mengubah protein matriks tulang sehingga risiko patah tulang atau masalah tulang akan berkurang.
  • Diabetes. Reaksi yang ditimbulkan serat pepaya pada penderita diabetes bisa berbeda. Pada penderita diabetes tipe 2, pepaya diduga dapat meningkatkan insulin, gula darah, dan lipid. Sedangkan pada penderita diabetes tipe 1, pepaya justru dapat menurunkan gula darah.
  • Kesehatan jantung. Guna mengurangi risiko penyakit jantung seperti kardiovaskular, diperlukan asupan yang rendah garam dan tinggi kalium. Pepaya yang mengandung kalium, vitamin, dan serat bisa menjadi salah satu makanan yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Mengurangi risiko kanker. Pepaya mengandung antioksidan betakaroten yang baik untuk mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Misalnya pada pria, mengonsumsi betakaroten diduga dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat.

Jika Anda tidak memiliki alergi pada pepaya dan kandungan di dalamnya, mulailah untuk mengonsumsi pepaya. Agar nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dapat dipenuhi dengan baik, dan terhindar dari beberapa penyakit.