Pernahkah Anda mendengar tentang likopen? Meskipun jarang diketahui, ternyata zat yang satu ini juga turut membantu menjaga kesehatan tubuh. Lalu, apa saja manfaat likopen bagi kesehatan, cari tahu penjelasan selengkapnya berikut ini.

Likopen merupakan senyawa karetenoid yang memberikan warna kuning tua hingga merah pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Likopen juga dikenal memiliki efek antioksidan, sehingga bermanfaat untuk menangkal radikal bebas dan mencegah berbagai risiko penyakit, seperti penyakit jantung, aterosklerosis, dan kanker. Buah dan sayur yang mengandung likopen yaitu tomat, jeruk bali, wortel, atau pamelo, semangka, pepaya, dan jambu biji.

Simak Manfaat Likopen bagi Kesehatan Tubuh - Alodokter

Berbagai Manfaat Likopen untuk Kesehatan Tubuh

Likopen dalam buah dan sayur mengandung beragam manfaat. Berikut beberapa manfaat dari likopen bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Mencegah kanker
    Likopen termasuk golongan antioksidan kuat yang dapat mencegah dan memperlambat beberapa jenis kanker. Beberapa penelitian melaporkan bahwa likopen bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan kanker payudara.
  • Menjaga kesehatan jantung
    Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi likopen minimal 40 mg per hari, baik dalam bentuk buah segar ataupun jus, terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah. Hal inilah yang membuat likopen sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Menjaga tulang tetap sehat
    Selain vitamin D dan kalsium, asupan likopen sama pentingnya untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Sifat antioksidan likopen membantu menangkal kerusakan sel pada jaringan tulang yang menyebabkan kerapuhan tulang. Likopen juga membantu pembentukan tulang dan meningkatkan kepadatan tulang.
  • Mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari
    Beberapa jenis antioksidan dari tumbuhan terlihat dapat menangkal efek buruk sinar matahari pada kulit akibat paparan sinar ultraviolet (UV), salah satu zat antioksidan yang baik bagi kulit adalah likopen. Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat mencegah dampak kerusakan kulit dan membantu proses penyembuhan kulit akibat paparan sinar matahari.
  • Mencegah Asma
    Likopen juga bermanfaat untuk mencegah munculnya asma. Sebuah studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi likopen 45 mg per hari terbukti mampu menurunkan aktivitas kekebalan tubuh yang dapat memicu asma, juga membantu memelihara fungsi paru-paru bagi penderita asma. Namun, data ini masih perlu dikaji secara klinis lebih lanjut.

Ambil Manfaat Likopen dari Buah dan Sayur, Dibandingkan Suplemen

Kini sudah banyak tersedia suplemen dan vitamin yang diperkaya dengan likopen. Meski demikian, suplemen ini tidak diatur seketat obat-obatan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga aturan dosis pemakaian belum diketahui secara pasti. Secara umum, penggunaan suplemen harian likopen dianggap aman sekitar 120 mg per hari, dan bisa dikonsumsi selama satu tahun.

Penggunaan suplemen likopen dapat memunculkan efek samping bagi tubuh, seperti diare, sakit perut, kembung, mual dan muntah. Selain itu, penggunaan suplemen likopen selama kehamilan juga bisa meningkatkan risiko bayi terlahir prematur dan berat badan lahir bayi rendah. Oleh sebab itu, konsultasikan terlebih dulu ke dokter gizi sebelum Anda mengonsumsi suplemen apa pun dan agar dokter bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh Anda.

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat likopen untuk menjaga kesehatan tubuh, dianjurkan agar mendapatkannya dari sumber alami. Kandungan likopen paling banyak terdapat dalam tomat segar dan produk olahan tomat lainnya, seperti jus tomat, saus tomat, atau pasta tomat. Kandungan likopen dalam produk olahan tomat juga lebih mudah diserap oleh tubuh.