Pengobatan penyakit asam lambung atau GERD bertujuan mengurangi gejala, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup. Penanganan dapat meliputi perubahan gaya hidup, konsumsi obat-obatan, hingga tindakan operasi jika diperlukan.

Pengobatan Penyakit Asam Lambung

Ada banyak pengobatan untuk mengatasi penyakit asam lambung, seperti:

1. Perubahan gaya hidup

Langkah awal yang disarankan dokter untuk meredakan gejala asam lambung naik adalah dengan melakukan perubahan gaya hidup. Berikut ini merupakan gaya hidup yang dapat membantu mengatasi penyakit asam lambung:

  • Menurunkan berat badan jika memiliki kelebihan berat badan
  • Menghindari makanan dan minuman penyebab asam lambung naik, seperti kafein, alkohol, makanan pedas, dan makanan tinggi lemak
  • Makan dalam porsi kecil namun lebih sering
  • Berhenti  merokok
  • Mengurangi atau membatasi konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya seperti aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid
  • Menghindari penggunaan  pakaian yang terlalu ketat, terutama di area perut
  • Menghindari membungkuk, duduk bersandar, atau berbaring setidaknya selama 3 jam setelah makan
  • Tidur pada posisi miring ke kiri atau menggunakan bantal tambahan untuk meninggikan posisi tubuh bagian atas

Kebiasaan-kebiasaan sederhana ini dapat membantu menekan frekuensi kekambuhan dan mempercepat pemulihan.

2. Obat-obatan 

Jika perubahan gaya hidup belum cukup efektif, dokter dapat meresepkan obat berikut ini: 

  • Antasida

Obat ini bekerja menetralkan asam lambung dan bisa dibeli bebas. Antasida efektif meredakan gejala GERD secara cepat. Contoh produk antasida, yaitu Polysilane, Acitral, dan Promag.

  • Obat penurun produksi asam lambung

Kelompok obat ini bekerja dengan menurunkan jumlah asam lambung yang diproduksi, sehingga gejala lebih terkontrol dan kerusakan pada kerongkongan dapat dicegah.

Beberapa jenis obat dalam kelompok ini antara lain antagonis H2 , seperti cimetidinefamotidine, atau ranitidin, obat penghambat pompa proton (PPI), contohnya lansoprazole atau omeprazole, serta potassium-competitive acid blocker, seperti vonoprazan.

  • Obat prokinetik

Obat prokinetik, seperti metoclopramidedomperidone, atau cisapride., membantu mempercepat pengosongan lambung sehingga isi lambung tidak mudah naik ke kerongkongan. Penggunaan obat ini harus atas resep dokter.

Untuk ibu hamil, pilihan obat asam lambung sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter demi keamanan janin dan ibu. Selain itu, beberapa obat herbal dibuat dari bahan alami dan dapat menjadi pilihan tambahan, namun pastikan keamanan serta efektivitasnya dengan berkonsultasi ke dokter.

3. Operasi

Operasi menjadi pilihan terakhir jika gejala asam lambung tidak kunjung membaik dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup, atau jika sudah terjadi komplikasi, seperti penyempitan kerongkongan.

Beberapa jenis operasi yang dapat dilakukan antara lain

  • Fundoplication, merupakan prosedur untuk mengencangkan area otot LES (Lower Esophageal Sphincter) dengan melilitkan bagian atas lambung di sekitarnya, sehingga mencegah asam lambung naik.
  • Pemasangan alat LINX, yaitu alat berbentuk cincin magnetik yang dipasang di sekitar otot LES, untuk memperkuat LES namun tetap memungkinkan makanan dan minuman melewatinya saat menelan.
  • Tindakan endoskopi, menggunakan selang dengan kamera (endoskop) untuk menjahit atau memperkuat jaringan di dasar kerongkongan, sehingga LES menjadi lebih kuat dan mencegah naiknya asam lambung.

Jika Anda sering mengalami gejala asam lambung naik, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar mendapat penanganan yang sesuai. Anda juga dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter untuk berdiskusi seputar keluhan, pilihan obat, serta langkah penanganan yang paling tepat sesuai kondisi Anda.