Permethrin

Pengertian Permethrin

Permethrin adalah obat oles yang digunakan untuk mengatasi kudis. Obat oles ini bekerja dengan membunuh parasit yang hidup pada tubuh manusia.

Saat digunakan, obat ini harus dioleskan ke seluruh bagian tubuh. Terutama pada bagian yang rentan mengalami kelembapan, misalnya lipatan-lipatan tubuh serta pada sela-sela jari.

Selain untuk mengobati kudis, permethrin juga dapat digunakan untuk mengatasi kutu kelamin atau pubis. Tetapi obat ini tidak dianjurkan untuk mengatasi kutu kelamin pada pasien bawah 18 tahun.

alodokter-permethrin

Tentang Permethrin

Golongan Antiparasit
Kategori Obat resep
Manfaat Menangani kudis dan kutu kelamin
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Bentuk Obat oles (topikal)

Penggunaan permethrin untuk bayi dan anak-anak hingga usia dua tahun harus disertai pengawasan ketat oleh dokter.

Peringatan:

  • Wanita hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan permethrin.
  • Hindari terkena mata dan luka terbuka.
  • Harap berhati-hati bagi yang menderita asma dan penyakit kulit, seperti eksim.
  • Oleskan permethrin ke seluruh bagian tubuh dan biarkan selama setidaknya delapan jam sebelum dibasuh.
  • Segera temui dokter jika gatal-gatal tidak kunjung hilang dalam waktu hingga tiga minggu setelah pengobatan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Permethrin

Obat ini hanya boleh digunakan satu kali dan jika perlu, bisa diulangi seminggu kemudian. Keefektifan permethrin umumnya bisa terasa hanya dengan satu kali oles. Waktu penggunaan permethrin yang ideal adalah pada malam hari sebelum tidur. Jika ragu mengenai cara pemakaian dan dosis, tanyakan kepada dokter kulit Anda.

Menggunakan Permethrin dengan Benar

Gunakan permethrin sesuai anjuran dokter dan jangan lupa untuk membaca keterangan pada kemasan.

Oleskan permethrin secukupnya dan merata di seluruh permukaan tubuh. Jangan lupa untuk mengoleskannya pada tangan dan bagian antara jari-jari.

Permethrin sebaiknya tidak digunakan pada sekitar mata dan bagian kulit dengan luka terbuka. Jika ini terjadi, segera basuh dengan air sampai bersih.

Pasangan serta orang yang tinggal serumah dengan pasien juga sebaiknya menggunakan obat oles ini meski tidak menunjukkan gejala dan lakukan pada waktu yang sama. Langkah ini dilakukan untuk mencegah sekaligus mengatasi penularan.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Permethrin

Penggunaan permethrin umumnya aman. Tetapi obat ini tetap berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa di antaranya meliputi sensasi terbakar, perih, kemerahan, iritasi, serta ruam pada kulit.

Segera hentikan pemakaian obat dan temui dokter jika Anda mengalami alergi atau efek samping yang berkepanjangan atau bertambah parah.