Penyebab telinga gatal umumnya ringan dan tidak berbahaya, seperti iritasi atau kulit telinga yang kering. Namun, bila keluhan ini tidak membaik atau disertai gejala lain, kondisi tersebut bisa menandakan masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.
Telinga memiliki banyak saraf sensitif sehingga mudah menimbulkan rasa gatal saat terjadi iritasi atau gangguan. Kondisi ini bisa dipicu oleh hal sederhana, seperti masuknya benda asing, hingga masalah kesehatan tertentu yang memengaruhi saluran telinga.
Memahami berbagai penyebab telinga gatal penting agar penanganannya tepat dan risiko keluhan yang lebih serius dapat dicegah.
Berbagai Penyebab Telinga Gatal
Ada berbagai kondisi yang dapat menjadi penyebab telinga gatal, mulai dari gangguan ringan hingga penyakit tertentu yang memerlukan perhatian khusus. Berikut ini adalah beberapa penyebab telinga gatal yang paling umum:
1. Otitis eksterna
Otitis eksterna adalah infeksi pada saluran telinga luar, yaitu bagian yang menghubungkan lubang telinga dengan gendang telinga. Kondisi ini sering disebut swimmer’s ear karena kerap terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa yang sering berenang.
Air yang terperangkap di dalam telinga dapat membuat saluran telinga menjadi lembap, sehingga memicu pertumbuhan bakteri atau jamur. Selain rasa gatal, otitis eksterna juga dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, dan pembengkakan pada telinga.
Infeksi ini juga bisa dipicu oleh luka akibat menggaruk telinga, iritasi karena alergi, penggunaan earphone atau alat bantu dengar yang tidak bersih, serta kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton bud.
2. Penumpukan kotoran telinga
Produksi kotoran telinga yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan di saluran telinga, yang dikenal sebagai serumen prop. Padahal, kotoran telinga sebenarnya berfungsi melindungi telinga dari debu, kuman, dan benda asing.
Membersihkan telinga dengan cotton bud justru dapat mendorong kotoran masuk lebih dalam dan menyumbat liang telinga. Kondisi ini sering menjadi penyebab telinga gatal, serta dapat menimbulkan rasa penuh dan nyeri pada telinga.
3. Kulit kering
Kulit kering pada telinga dapat terjadi ketika produksi kotoran telinga berkurang, sehingga saluran telinga kehilangan pelumas alaminya. Kondisi ini sering menjadi penyebab telinga gatal, karena kulit telinga bagian dalam menjadi mudah terkelupas dan terasa tidak nyaman.
4. Dermatitis saluran telinga
Dermatitis saluran telinga merupakan peradangan pada kulit di dalam atau sekitar saluran telinga. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan tertentu, seperti perhiasan, produk perawatan rambut, atau kosmetik yang mengenai area telinga.
5. Penggunaan alat bantu dengar
Penggunaan alat bantu dengar dapat menjadi penyebab telinga gatal, terutama bila terjadi reaksi alergi terhadap bahan alat tersebut. Selain itu, alat bantu dengar juga dapat membuat saluran telinga menjadi lebih lembap, sehingga memicu iritasi.
6. Rhinitis
Rhinitis adalah peradangan pada lapisan dalam hidung yang dapat bersifat alergi maupun nonalergi. Selain menyebabkan hidung berair dan sering bersin, kondisi ini juga dapat menimbulkan telinga gatal akibat hubungan saluran hidung dan telinga tengah.
Gejala lain yang bisa menyertai rhinitis, meliputi hidung tersumbat, sakit kepala, mata berair, tenggorokan gatal, dan nyeri tenggorokan.
7. Psoriasis
Psoriasis merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang kulit dan dapat melibatkan area telinga. Gejalanya, meliputi ruam kemerahan, kulit menebal, kering, bersisik, dan mudah mengelupas, yang sering disertai rasa gatal, termasuk di dalam telinga.
Cara Menangani dan Mencegah Telinga Gatal
Penanganan telinga gatal perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi dan mencegah keluhan ini antara lain:
- Hentikan penggunaan produk perawatan atau kosmetik yang diduga memicu iritasi pada telinga.
- Hindari memasukkan benda apa pun ke dalam telinga, termasuk cotton bud, kapas, atau benda keras lainnya.
- Bersihkan telinga dengan obat tetes telinga yang dijual bebas sesuai aturan pakai, atau lakukan pemeriksaan telinga secara berkala.
- Hindari membersihkan telinga menggunakan benda tajam, seperti penjepit rambut.
- Lepaskan perhiasan yang menimbulkan rasa gatal dan pilih perhiasan berbahan antialergi.
- Gunakan penutup telinga saat berenang dan segera keringkan telinga jika kemasukan air.
Telinga gatal umumnya bukan kondisi berbahaya. Namun, sebaiknya periksakan diri ke dokter bila keluhan ini disertai demam, pembengkakan pada telinga, keluarnya cairan dari telinga, telinga berdenging, atau gangguan pendengaran.
Dokter dapat memberikan penanganan sesuai penyebabnya, seperti antibiotik, obat antijamur, kortikosteroid, atau obat tetes telinga untuk melunakkan kotoran telinga. Bila Anda ingin memastikan penyebab telinga gatal dan bingung melakukan penanganan yang tepat, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter.
Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebabnya dan memberikan penanganan sesuai kondisi Anda, termasuk menyarankan pemeriksaan langsung ke rumah sakit bila diperlukan.
