Wajah Berkerut, Inilah Prosedur Untuk Mengatasinya

Dengan menerapkan cara mengatasi kerutan di wajah ini, katakan selamat tinggal pada lipatan kulit yang tak diinginkan.

Kerutan mungkin menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan wanita. Siapa sih yang ingin wajahnya tampak tua dengan kerutan? Padahal kerutan di wajah, leher, tangan, dan lengan adalah hal yang pasti dialami oleh manusia sebagai bagian dari penuaan.

wajah berkerut inilah prosedur untuk mengatasinya - alodokter

Usia yang semakin menua membuat kulit menjadi lebih tipis, lebih kering, dan berkurang keelastisannya. Kemampuan kulit untuk melindungi dirinya dari kerusakan juga berkurang. Akibatnya, kerutan, keriput, dan garis halus pun muncul di permukaan kulit. Selain usia, kerutan juga dapat ditimbulkan oleh terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet (UVkulit ) dari matahari, merokok, atau ekspresi wajah yang menimbulkan garis-garis halus pada kulit wajah.

Jika merasa terganggu dengan kerutan yang mulai muncul atau bertambah banyak, berikut adalah beberapa cara mengatasi kerutan di wajah dengan prosedur yang bisa Anda bisa pertimbangkan untuk dilakukan:

Botox

Jika disuntikkan dalam dosis kecil ke lapisan otot tertentu, Botox membuat otot terisi dan tidak dapat berkerut. Kulit pun tampak lebih halus karena kerutan-kerutan halus berkurang. Botox efektif untuk mengatasi garis-garis kerutan di antara alis, dahi, dan sudut mata. Hasil perawatan biasanya bertahan tiga sampai empat bulan.

Filler

Lemak, kolagen dan gel asam hyaluronic dapat disuntikkan ke kerutan yang dalam di wajah Anda. Hasilnya, kerutan dan keriput berubah menjadi mulus namun dengan efek samping kulit bengkak, kemerahan, dan memar sementara. Filler perlu diulang setiap beberapa bulan karena manfaatnya hanya bersifat sementara.

Facelift

Facelift dilakukan dengan membuang kelebihan kulit dan lemak pada bagian bawah wajah dan leher serta mengencangkan otot di bawahnya dan jaringan ikat. Facelift biasanya bertahan lima sampai 10 tahun. Namun prosedur ini disertai dengan waktu penyembuhan yang panjang dan komplikasi memar dan bengkak selama beberapa minggu setelah operasi.

Laser

Sinar laser dilakukan untuk menghancurkan lapisan luar kulit (epidermis) dan memanaskan kulit di bawahnya (dermis) guna merangsang pertumbuhan kolagen baru. Ketika luka akibat sinar laser sembuh, kulit pun akan tampak lebih halus dan kencang. Namun dibutuhkan waktu penyembuhan hingga beberapa bulan jika memilih menghilangkan kerutan dengan laser. Selain itu, terdapat efek samping seperti timbulnya jaringan parut, dan warna kulit berubah menjadi gelap atau terang.

Peeling

Dengan peeling, dokter mengoleskan zat kimia ke daerah kerutan di wajah. Zat kimia ini akan mengelupaskan lapisan luar kulit untuk menghilangkan bintik-bintik usia dan keriput. Ada tiga jenis peeling wajah, tergantung pada kedalaman kulit yang dikelupas. Hasilnya mungkin baru akan terlihat setelah beberapa kali peeling dilakukan. Peeling wajah juga tidak luput dari komplikasi, salah satunya kemerahan pada wajah sampai beberapa minggu.

Dermabrasi

Pada dermabrasi, lapisan permukaan kulit diampelas dengan sikat yang berputar guna menghilangkan permukaan kulit dan merangsang pertumbuhan lapisan kulit baru. Kulit kemerahan, luka, dan bengkak adalah komplikasi dermabrasi yang biasanya dapat berlangsung hingga beberapa minggu. Butuh waktu beberapa bulan agar hasil dermabrasi bisa terlihat. Prosedur ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan tato dan bekas luka.

Mikrodermabrasi

Prosedur ini dilakukan dengan menyemprotkan mikrokristal aluminium oksida ke permukaan kulit menggunakan vakum. Mikrodermabrasi diduga mampu membuat kulit tampak lebih segar dan halus serta mengurangi munculnya kerutan, garis wajah, pori-pori membesar, kulit kasar, dan kerusakan akibat sinar matahari. Efek sampingnya adalah kulit wajah terlihat sedikit kemerahan dan terasa sensasi menyengat. Prosedur mikrodermabrasi perlu dilakukan berulang kali karena hasilnya hanya bertahan sementara.

Berbagai cara mengatasi kerutan di wajah dengan prosedur di atas menimbulkan berbagai efek samping, oleh karena itu harus dilakukan dengan dokter yang ahli, terlatih, dan berpengalaman. Agar kerutan di wajah tidak muncul lebih dini, terapkan pola hidup sehat seperti memakai tabir surya, topi, kacamata hitam, tidak merokok, dan mengonsumsi makanan bergizi.