Kerutan di dahi akan membuat penampilan seseorang tampak tua. Ada beberapa cara menghilangkan kerutan di dahi yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, baik dengan perawatan dari dokter maupun dengan perawatan mandiri di rumah.

Garis halus atau kerutan yang muncul di dahi tak hanya terjadi pada mereka yang berusia di atas 50 tahun, tapi juga bisa muncul pada orang-orang yang usianya lebih muda. Paparan sinar matahari, gaya hidup, dan kebiasaan mengernyitkan dahi merupakan faktor-faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan munculnya kerutan di dahi lebih awal.

Cara Menghilangkan Kerutan di Dahi yang Perlu Anda Ketahui - Alodokter

Cara Menghilangkan Kerutan di Dahi

Secara umum, terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi munculnya kerutan di dahi, yaitu:

  • Perawatan medis
    Perawatan medis terbukti lebih efektif untuk menghilangkan kerutan di dahi. Metode perawatan medis yang bisa Anda pilih untuk mengatasi masalah kerutan di dahi adalah dengan obat-obatan dan prosedur medis.
    Dokter dapat meresepkan beberapa jenis krim untuk menghilangkan kerutan di dahi, seperti krim retinoid, asam alfa hidroksi (AHA), dan antioksidan. Sementara untuk prosedur medis, dokter dapat melakukan penyuntikan botox, filler, laser, peeling, dermabrasi, atau bahkan operasi plastik.
  • Perawatan menggunakan bahan alami
    Selain perawatan medis, Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan alami untuk menghilangkan kerutan di dahi. Walaupun bahan alami tidak dapat menghilangkan kerutan dengan cepat, namun risiko efek samping yang ditimbulkan sangatlah kecil.
    Beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan kerutan di dahi adalah lidah buaya, pisang, minyak zaitun, dan putih telur. Jadikan bahan-bahan alami tersebut sebagai masker untuk mengatasi kerutan di dahi.

Tips Mencegah Munculnya Kerutan di Dahi

Supaya kerutan di dahi tidak terlihat semakin parah, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan. Beberapa cara mencegah munculnya kerutan di dahi yang bisa Anda lakukan di rumah, yaitu:

1. Tidur telentang

Posisi tidur telentang dapat membuat Anda terhindar dari kerutan di dahi. Hal ini karena posisi tidur tersebut tidak menyebabkan kulit wajah tertekan ketika Anda sedang tertidur.

2. Perbanyak konsumsi air putih

Selain untuk mencegah dehidrasi, konsumsi air putih juga bisa membantu mengurangi timbulnya kerutan di dahi. Hal ini karena air putih dapat menjaga kelembapan dan elastisitas kulit Anda. Jadi, pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari.

3. Konsumsi makanan yang tinggi antioksidan

Mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan dapat membantu mencegah munculnya kerutan di dahi. Antioksidan dapat membantu menangkal radikal bebas dan meningkatkan produksi kolagen di kulit.

4. Gunakan tabir surya (sunscreen)

Paparan sinar UV secara berlebih dapat memicu kerutan dan menyebabkan timbulnya tanda-tanda penuaan. Guna menghindari hal tersebut, Anda bisa menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan SPF 30 sebelum memulai aktivitas di luar ruangan.

Ketika muncul kerutan di dahi, Anda bisa melakukan perawatan kulit secara mandiri di rumah atau perawatan di dokter kulit. Dokter akan menentukan cara menghilangkan kerutan di dahi sesuai kondisi Anda.