Cara menghilangkan keriput di wajah dapat dilakukan dengan perawatan alami di rumah maupun perawatan medis di klinik kecantikan. Setiap metode memberikan hasil yang berbeda, sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit.
Keriput di wajah merupakan bagian alami dari proses penuaan yang terjadi seiring menurunnya produksi kolagen dan elastin, sehingga kulit menjadi kurang kencang dan elastis.

Selain faktor usia, paparan sinar matahari berlebih, polusi, kebiasaan merokok, serta gaya hidup yang kurang sehat juga dapat mempercepat penuaan dini dan membuat keriput muncul lebih cepat.
Meski bukan kondisi yang berbahaya, keriput sering kali memengaruhi rasa percaya diri. Oleh karena itu, banyak orang mulai mencari berbagai cara menghilangkan keriput di wajah agar kulit tampak lebih halus, sehat, dan terlihat lebih muda.
Cara Menghilangkan Keriput di Wajah
Ada banyak cara menghilangkan keriput di wajah, mulai dari perawatan sederhana di rumah hingga prosedur medis di klinik kecantikan. Setiap metode memiliki mekanisme kerja, tingkat efektivitas, serta risiko yang berbeda, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan hasil yang diharapkan.
1. Memakai masker wajah secara rutin
Masker wajah dapat membantu menjaga kelembapan dan memperbaiki tampilan kulit, sehingga keriput halus tampak lebih samar. Produk masker siap pakai tersedia di pasaran, tetapi masker alami juga bisa menjadi pilihan perawatan pendukung di rumah.
Beberapa bahan alami, seperti alpukat dan madu, diketahui mengandung lemak sehat dan antioksidan yang dapat membantu menjaga kelembapan serta elastisitas kulit. Meski begitu, perlu dipahami bahwa masker alami tidak dapat benar-benar menghilangkan keriput, melainkan membantu membuat kulit tampak lebih segar dan kenyal.
Salah satu masker alami yang bisa Anda coba adalah masker alpukat. Berikut adalah beberapa langkah untuk membuat masker alpukat:
- Lumatkan alpukat hingga lembut.
- Tambahkan 1 sendok teh madu, lalu aduk hingga merata.
- Oleskan ke wajah, diamkan sekitar 15–20 menit, kemudian bilas dengan air hangat.
Masker wajah dapat digunakan 1–2 kali seminggu, tergantung pada jenis dan sensitivitas kulit.
2. Memakai krim anti-aging
Krim anti-aging merupakan salah satu cara menghilangkan keriput di wajah yang umum digunakan. Produk ini biasanya mengandung bahan aktif, seperti alpha hydroxy acid (AHA), vitamin C, niacinamide, azelaic acid, atau retinol, yang bekerja dengan mempercepat regenerasi kulit dan merangsang produksi kolagen.
Penggunaan krim anti-aging secara rutin dapat membantu menyamarkan garis halus, memperbaiki tekstur kulit, serta membuat kulit terasa lebih kenyal. Untuk mencegah iritasi, terutama pada produk yang mengandung retinol atau AHA, pemakaiannya perlu dilakukan secara bertahap dan disertai tabir surya di siang hari.
3. Melakukan eksfoliasi
Eksfoliasi wajah 2–3 kali seminggu dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih sehat. Dengan begitu, tampilan kulit menjadi lebih cerah dan keriput halus tampak berkurang.
Selain itu, eksfoliasi juga membantu produk perawatan kulit, seperti krim anti-aging, agar dapat menyerap lebih optimal. Namun, eksfoliasi sebaiknya tidak dilakukan berlebihan karena dapat menyebabkan iritasi dan merusak lapisan pelindung kulit.
4. Menjalani chemical peeling
Chemical peeling merupakan prosedur medis yang dilakukan dengan mengoleskan larutan kimia tertentu ke kulit wajah untuk mengangkat lapisan kulit terluar. Prosedur ini dapat membantu merangsang pembentukan kolagen baru, sehingga kulit tampak lebih halus dan kencang.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, chemical peeling biasanya perlu dilakukan dalam beberapa sesi. Setelah prosedur, kulit akan menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari, sehingga perlindungan ekstra dengan tabir surya sangat diperlukan.
5. Menjalani dermabrasi atau mikrodermabrasi
Dermabrasi dan mikrodermabrasi termasuk cara menghilangkan keriput di wajah yang bekerja dengan mengikis lapisan kulit teratas menggunakan alat khusus. Prosedur ini bertujuan merangsang regenerasi kulit dan memperbaiki teksturnya.
Setelah tindakan, kulit dapat mengalami kemerahan, kering, atau mengelupas sementara, serta menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Efek ini umumnya akan membaik seiring waktu.
6. Menjalani prosedur suntik botox
Suntik botox bekerja dengan merelaksasi otot wajah penyebab keriput, sehingga garis-garis di wajah tampak lebih halus. Prosedur ini efektif untuk keriput dinamis, seperti di dahi atau sekitar mata.
Hasil suntik botox bersifat sementara dan umumnya bertahan sekitar 3–4 bulan, sehingga perlu diulang untuk mempertahankan efeknya.
7. Melakukan filler
Filler dilakukan dengan menyuntikkan bahan tertentu, seperti asam hialuronat, ke area wajah yang berkerut. Prosedur ini membantu mengisi lipatan kulit sehingga keriput tampak tersamarkan.
Efek filler dapat bertahan sekitar 6–12 bulan, tergantung jenis bahan dan kondisi kulit. Efek samping sementara, seperti bengkak atau memar, dapat terjadi dan biasanya akan membaik dalam beberapa hari hingga minggu.
8. Menjalani prosedur laser
Prosedur laser bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen baru dan memperbaiki struktur kulit. Dengan cara ini, keriput dapat tersamarkan dan kulit tampak lebih kencang serta halus.
Setelah tindakan laser, kulit dapat mengalami kemerahan, kering, atau mengelupas. Kondisi ini umumnya membaik secara bertahap dalam beberapa minggu hingga bulan, tergantung jenis laser yang digunakan.
Anda dapat menerapkan cara menghilangkan keriput di wajah tersebut sesuai dengan kebutuhan. Jika ingin menghilangkan keriput di wajah melalui prosedur medis, penting untuk melakukannya di klinik kecantikan dengan dokter yang berpengalaman maupun yang memiliki sertifikat.
Selain itu, jangan lupa untuk menyiapkan dana lebih karena tindakan tersebut umumnya perlu untuk dilakukan secara berulang supaya hasil yang didapat maksimal.
Pada akhirnya, cara menghilangkan keriput di wajah dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, kondisi kulit, dan hasil yang diharapkan. Jika Anda mempertimbangkan prosedur medis, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.
Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat membantu menentukan jenis perawatan yang tepat untuk menghilangkan keriput di wajah sesuai kondisi Anda.